Zat Aktif Paracetamol Dalam Grafadon Apa Manfaatnya?

Grafadon adalah obat yang digunakan untuk meredakan nyeri (seperti nyeri akibat sakit kepala, sakit gigi, serta rasa nyeri ringan lain) dan menurunkan demam. Grafadon adalah obat bebas, dalam arti Anda bisa membelinya di apotek tanpa perlu membutuhkan resep dari dokter. Zat aktif dalam grafadon adalah paracetamol, sebuah zat misterius yang mekanisme aksi atau kerjanya masih belum diketahui oleh dokter. Namun, paracetamol ini telah digunakan selama bertahun-tahun sebagai pereda rasa nyeri dan penurun demam. Paracetamol digunakan untuk merawat kondisi seperti sakit kepala, sakit otot, arthritis, sakit punggung, sakit gigi, demam, dan flu. Paracetamol dapat meringankan rasa nyeri pada arthritis ringan namun tidak memiliki efek apapun terhadap peradangan utama dan pembengkakan di persendian. 

Peringatan penting

Grafadon bukanlah satu-satunya obat paracetamol. Ada banyak merek dan bentuk paracetamol yang tersedia di pasaran. Anda juga tidak boleh menggunakan paracetamol melebihi dosis yang dianjurkan. Overdosis paracetamol dapat berbahaya bagi tubuh. Jumlah maksimal paracetamol untuk orang dewasa adalah 1 gram per dosis dan 4 gram per hari. Konsumsi paracetamol berlebih dapat menyebabkan kerusakan hati. Apabila Anda minum tiga gelas minuman beralkohol setiap harinya, diskusikan dengan dokter dan jangan pernah mengonsumsi paracetamol lebih dari 2 gram per hari. Selain itu, beritahu dokter apabila Anda menderita sirosis; karena ada kemungkinan Anda tidak bisa menggunakan paracetamol jika memiliki kondisi tersebut. 

Anda juga dilarang menggunakan obat batuk, demam, alergi, dan nyeri OTC lain sebelum berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Ini disebabkan karena paracetamol banyak terkandung di dalam berbagai jenis obat. Jika Anda menggunakan beberapa obat secara bersamaan, ada kemungkinan Anda akan mengonsumsi paracetamol dalam jumlah melebihi batas harian tanpa Anda menyadarinya. Untuk menghindari hal ini, baca label obat dan pastikan obat tersebut tidak mengandung paracetamol, acetaminophen, atau APAP. Hindari minum minuman beralkohol saat Anda mengonsumsi obat ini, karena alkohol dapat meningkatkan risiko kerusakan hati saat Anda menggunakan obat paracetamol seperti grafadon. 

Efek samping

Obat paracetamol seperti grafadon jarang menyebabkan efek samping apabila dikonsumsi dalam jumlah atau dosis yang tepat. Apabila Anda khawatir tentang efek samping yang dimiliki obat ini atau melihat adanya tanda atau gejala tidak biasa setelah menggunakannya, hubungi dokter segera. Dalam kasus yang langka, seseorang dapat menderita reaksi alergi parah atau anaphylaxis terhadap obat paracetamol seperti grafadon. Selain itu, hubungi dokter apabila Anda melihat gejala seperti ruam kulit yang gatal, merah, bengkak, melepuh, dan kulit yang mengelupas; Anda menderita mengi dan dada atau tenggorokan terasa sesak; Anda kesulitan bernapas dan berbicara; serta mulut, wajah, bibir, tenggorokan, atau lidah mulai membengkak. Gejala tersebut dapat menjadi tanda adanya reaksi alergi yang serius dan Anda membutuhkan perawatan rawat inap secepatnya. 

Dalam menggunakan grafadon atau obat paracetamol lainnya, Anda harus mengikuti anjuran dokter atau label yang tertera di dalam kemasan obat. Konsumsi berlebihan grafadon atau obat paracetamol lainnya dapat meningkatkan risiko efek samping seperti kerusakan hati. Dosis grafadon untuk orang dewasa adalah 500 mg hingga 1000 mg sebanyak 3 atau 4 kali sehari, dengan dosis maksimal per hari adalah 4000 mg. Sementara itu, dosis untuk anak usia 7 hingga 12 tahun adalah 250 mg, dengan dosis maksimal per hari adalah 1 gram. Untuk anak usia 1 hingga 6 tahun, dosis sekali minum adalah 125 mg, atau dengan dosis maksimal sebanyak 500 mg per hari, dan anak di bawah 1 tahun memiliki dosis 60 mg.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *