6 Pilihan Suplemen untuk Jantung dari Herbal

6 Pilihan Suplemen untuk Jantung dari Herbal

Bagi penderita penyakit jantung, memang harus diobati dengan perawatan dokter. Seperti minum obat heparin atau mengikuti prosedur pemasangan ring jantung. Namun tidak hanya itu. Ada juga pilihan beberapa suplemen untuk jantung yang terbuat dari herbal.

Berikut daftar suplemen untuk jantung yang perlu diketahui.

1. Suplemen omega 3

Harvard Heart Publishing menyebutkan bahwa American Heart Association (AHA) merekomendasikan penggunaan suplemen omega 3 pada pasien penyakit jantung koroner dapat mencegah serangan jantung.

Obat alami ini juga menunjukkan potensi menurunkan risiko kematian lebih rendah pada pasien penyakit jantung. Besarnya penurunan risiko ternyata berkaitan dengan seberapa besar dosis minyak ikan yang diminum.

Setelah diselidiki, suplemen yang dikenal dengan sebutan minyak ikan ini memberikan perlindungan pada jantung dengan beberapa cara, seperti:

  • Menstabilkan aliran darah di dalam dan sekitar jantung.
  • Mengurangi kadar trigliserida darah dalam tubuh.
  • Menurunkan tekanan darah dan mengurangi peradangan.
  • Mencegah pembekuan darah.

Meski begitu, hingga kini studi masih mengamati efektivitas maupun kemungkinan efek samping penggunaan obat alami untuk perawatan penyakit jantung.

2. Suplemen vitamin D

Obat alami yang biasanya digunakan untuk mengobati penyakit jantung adalah suplemen vitamin D. Ini dikaitkan dengan asupan vitamin D, baik itu dari makanan maupun sinar matahari yang tidak tercukupi dengan risiko penyakit jantung yang semakin meningkat.

Vitamin D diketahui berperan sebagai pengatur kalsium dalam tubuh. Selain itu, juga menjaga kadar fosfor dalam darah. Sayangnya, penggunaan suplemen vitamin D untuk pasien penyakit jantung masih diperdebatkan. Pasalnya, studi lain menunjukkan bahwa konsumsi suplemen obat alami ini tidak menimbulkan manfaat untuk pasien penyakit jantung.

Bahkan, konsumsi suplemen vitamin D bersamaan dengan suplemen kalsium bisa meningkatkan risiko terjadinya stroke.

3. Suplemen yang mengandung bawang putih

Obat alami untuk penyakit jantung yang bisa dijadikan pilihan adalah suplemen bawang putih. Ya, kamu tentu sudah tidak asing dengan manfaat bawang putih bagi jantung, bukan?

Bawang putih mengandung vitamin C, vitamin B6, mangan, selenium, dan antioksidan, seperti allicin yang memberikan manfaat baik bagi jantung. Semua nutrisi tersebut dapat mencegah penyakit jantung karena menjaga tekanan darah tetap stabil.

Selain tersedia dalam bentuk rempah asli, bawang juga dijadikan ekstrak yang dikemas menjadi suplemen. Guna mengetahui efektivitas suplemen bawang putih, Ravi Varshney dan rekannya melakukan penelitian, yang kemudian dimuat pada The Journal of Nutrition.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa konsumsi suplemen bawang putih mengurangi tekanan darah sebesar 7-16 mmHg (sistolik) dan 5-9 mmHg (diastolik). Selain itu, kadar kolesterol total juga berkurang sebesar 7,4-29,9 mg/dL.

Perlu kamu ketahui bahwa tekanan darah dan kadar kolesterol tinggi menjadi risiko penyakit jantung yang paling umum. Keduanya, menjadi penyebab penyakit jantung karena bisa membentuk plak yang mempersempit aliran darah di pembuluh darah arteri, memperberat kerja jantung, dan mengurangi elastisitas pembuluh darah arteri.

Penggunaan obat alami ini juga terbilang aman untuk pasien penyakit jantung. Hanya saja, kandungan bawang putih bisa memunculkan reaksi alergi pada beberapa orang.

4. Suplemen vitamin K

Selanjutnya, obat alami yang bisa dijadikan andalan untuk penyakit jantung adalah suplemen vitamin K. Studi yang diterbitkan pada jurnal Heart menunjukkan potensi vitamin K untuk menjaga kesehatan kardiovaskuler pada pasien penyakit ginjal kronis.

Hasil studinya adalah obat alami berupa suplemen vitamin K memberikan manfaat pada kesehatan jantung, yakni mengurangi kalsifikasi vaskuler.

Kalsifikasi vaskuler sendiri merupakan lintasan metabolisme yang menyebabkan senyawa kalsium pada pembuluh darah. Melekatnya kalsium pada pembuluh darah ini nantinya akan membentuk plak dan menyebabkan penyakit aterosklerosis.

Jika risiko kalsifikasi vaskuler, itu artinya pembentukan plak akan lebih rendah sehingga risiko penyakit jantung juga ikut menurun. Namun, penggunaan obat herbal untuk penyakit jantung ini tidak mengurangi kekakuan pada pembuluh darah arteri.

5. Suplemen vitamin B

Vitamin B menjadi salah satu vitamin yang memiliki manfaat baik untuk jantung. Mulai dari vitamin B1 (tiamin) dan vitamin B2 (riboflavin) yang mendukung kesehatan saraf dan otot jantung .

Oleh karena itu, periset melakukan pengamatan lebih dalam mengenai vitamin ini, salah satunya adalah penggunaan suplemen vitamin B sebagai obat alami untuk penyakit jantung. Apalagi, studi pada American Journal Of Preventive Medicine menunjukkan bahwa kekurangan vitamin B berisiko menimbulkan stroke, aterosklerosis, dan serangan jantung.

Sebagian studi menunjukkan hasil bahwa penggunaan suplemen ini dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung. Namun, hingga kini studi masih terus melakukan pengamatan lebih dalam mengenai efektivitas sekaligus keamanan suplemen vitamin B bagi kesehatan jantung.

6. Fitosterol

Terakhir, kamu juga bisa memilih suplemen yang mengandung fitosterol sebagai obat alami dalam mengatasi penyakit jantung.

Suplemen ini mengandung senyawa sterol dan ester stanol, yakni senyawa alam pada membran sel tanaman yang strukturnya mirip kolesterol dalam tubuh. Baik sterol maupun stanol, keduanya dapat ditemukan dengan mudah pada buah, sayur, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Bia dikonsumsi, senyawa ini bersaing dengan kolesterol dalam proses penyerapan di sistem pencernaan. Alhasil, penyerapan kolesterol akan terhambat dan membuat kadar kolesterol dalam darah berkurang.

Dari manfaat tersebut, penggunaan fitosterol dapat membantu pasien penyakit jantung mengelola kadar kolesterol dalam tubuhnya. Berdasarkan laporan Cleveland Clinic, tidak ada efek kesehatan negatif dari penggunaan suplemen ini karena jaringan tubuh tidak menyimpan fitosterol sehingga penyerapan vitamin yang larut dalam lemak.

Namun, sejauh ini belum ada penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas maupun efek samping penggunaan obat ini pada pasien dengan penyakit jantung.

Demikian daftar suplemen untuk jantung yang terbuat dari herbal yang bisa dikonsumsi penderita sakit jantung. Semoga dapat menambah wawasanmu.

Apakah Lesitin Kedelai Efektif Bagi Tubuh?

Setiap orang ingin menambah selera makanan dengan menggunakan bahan-bahan tertentu. Salah satu bahan yang sering digunakan adalah lesitin. Ada berbagai makanan yang dicampur dengan lesitin, salah satunya termasuk lesitin kedelai.

Informasi Tentang Lesitin Kedelai

Lesitin kedelai merupakan bahan aditif yang menggunakan kedelai. Pada umumnya, lesitin kedelai dapat digunakan sebagai bahan untuk mengemulsi atau menyatukan zat-zat lain. Selain itu, lesitin kedelai juga dapat digunakan untuk memberikan efek antioksidan dan pelindung rasa pada makanan.

Berikut adalah contoh-contoh makanan yang menggunakan lesitin kedelai:

  • Roti.
  • Produk susu.
  • Pasta.

Sebagian orang berpendapat bahwa lesitin dapat memicu gangguan kesehatan. Meskipun demikian, masalah tersebut perlu diteliti lebih lanjut oleh para peneliti.

Lesitin kedelai tidak hanya dapat Anda temukan melalui makanan, bahan tersebut juga dapat Anda temukan melalui suplemen. Sebagian orang berpendapat bahwa mengkonsumsi lesitin kedelai dapat memberikan asupan kolin di dalam tubuh dan menurunkan kolesterol.

Manfaat Lesitin Kedelai

Berikut adalah penjelasan tentang manfaat lesitin kedelai:

  • Asupan kolin

Kolin merupakan salah satu senyawa yang penting dalam tubuh manusia, karena kolin dapat melindungi tubuh manusia supaya mereka terhindar dari gangguan tertentu seperti disfungsi organ, perlemakan hati, dan kerusakan otot.

  • Penurunan kolesterol

Walaupun penelitian tentang penurunan kolesterol karena lesitin kedelai masih terbatas, bahan tersebut dapat memberikan hasil yang efektif bagi tubuh manusia.

Sebuah studi yang melibatkan hewan (yang diberikan lesitin kedelai), menyatakan bahwa hewan tersebut mengalami penurunan kolesterol jahat (LDL), namun kadar kolesterol baiknya (HDL) tetap sama. Hasil tersebut sama ketika penelitian dilakukan dengan melibatkan manusia.

Meskipun demikian, jika Anda ingin mengkonsumsi lesitin kedelai, Anda sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Hati-Hati Untuk Mengkonsumsi Lesitin Kedelai

Lesitin kedelai sebaiknya Anda konsumsi dalam jumlah yang sedikit karena bahan aditif lainnya yang mungkin tercampur. Kondisi tubuh masih dianggap aman jika Anda mengkonsumsi lesitin kedelai dalam jumlah yang sedikit. Anda juga sebaiknya konsumsi makanan utuh (tanpa bahan aditif) seperti sayuran dan buah-buahan untuk memenuhi kebutuhan Anda sehari-hari.

Ketika lesitin kedelai diproses, banyak alergen (pemicu alergi) dalam bahan tersebut dihilangkan. Artinya, lesitin kedelai juga dapat dikonsumsi oleh orang-orang yang memiliki reaksi alergi terhadap kedelai. Meskipun demikian, jika seseorang memiliki reaksi alergi di tingkat tinggi, mereka masih bisa mengalami alergi terhadap bahan tersebut.

Oleh karena itu, jika Anda ingin menurunkan kolesterol, Anda bisa mengkonsumsi lesitin kedelai dengan hati-hati atau mengkonsumsi makanan lain yang dapat memberikan efek yang sama pada tubuh Anda.

Berikut adalah beberapa contoh makanan yang dapat membantu Anda menurunkan kolesterol jahat (selain kedelai):

  • Ikan.
  • Buah-buahan.
  • Kacang.

Jika Anda Mengalami Penyakit Karena Kolesterol Tinggi

Jika Anda mengalami penyakit karena kolesterol tinggi (seperti stroke), Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum Anda bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami karena penyakit tersebut.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama kondisi tersebut terjadi?
  • Apakah Anda pernah mengalami penyakit tertentu sebelumnya?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat melakukan diagnosis. Setelah itu, dokter dapat menentukan pengobatan untuk mengatasi kondisi yang Anda alami. Contoh pengobatan untuk menurunkan kolesterol adalah statin dan niasin. Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk menerapkan cara-cara untuk mencegah kolesterol tinggi seperti berolahraga secara teratur.

Kesimpulan

Lesitin kedelai dapat dikonsumsi jika Anda ingin menurunkan kolesterol. Namun, jika Anda memiliki reaksi alergi terhadap kedelai, Anda sebaiknya konsumsi makanan lain yang dapat memberikan efek yang sama pada tubuh Anda. Untuk informasi lebih lanjut tentang lesitin kedelai atau kolesterol, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.