Manfaat Frisolac Gold 2 untuk Perkembangan Anak

Manfaat Frisolac Gold 2 untuk Perkembangan Anak

Frisolac Gold 2 merupakan salah satu susu formula untuk anak usia 6-12 bulan dengan kandungan nutrisi yang sangat lengkap.

Susu formula ini bisa menjadi pilihan bagi ibu yang sudah tidak bisa memberikan ASI dan ingin memastikan si Kecil tetap terpenuhi kebutuhan nutrisinya.

Apa saja sih kandungan yang ada pada susu formula asal Belanda ini? Berikut ulasan terkait kandungan penting Frisolac Gold 2 serta manfaatnya untuk perkembangan anak!

1. Prebiotik FOS dan GOS 

FOS atau fructo-oligosaccharide dan GOS atau galacto-oligosaccharide adalah dua jenis prebiotik yang berfungsi merangsang pertumbuhan atau aktivitas bakteri baik dalam sistem pencernaan.

Kedua prebiotik ini bisa menunjang kesehatan pencernaan anak dengan menumbuhkan bakteri baik, mencegah dan mengatasi konstipasi, bahkan juga bisa memperkuat daya tahan tubuh lho.

2. Nukleotida

Nukleotida adalah salah satu jenis asam amino yang berperan sebagai bahan penyusun DNA. Sebenarnya tubuh juga memproduksi nukleotida sendiri, namun ini tidak cukup.

Anak masih membutuhkan asupan nukleotida tambahan dari apa yang dikonsumsi, demi pertumbuhan yang maksimal. Apa saja sih manfaat dari nukleotida ini?

  • Perkuat sistem imun

Salah satu peran asam amino ini adalah memperkuat sistem imun, agar anak tidak mudah sakit

  • Tunjang sistem pencernaan

Nukleotida dapat meningkatkan jumlah bakteri baik di sistem pencernaan dan melancarkan pemrosesan makanan. 

  • Bantu penyerapan zat besi

Konsumsi nukleotida juga bantu penyerapan zat besi lebih baik dan efektif. Zat besi sendiri adalah nutrisi penting untuk perkembangan saraf otak anak.

3. Frisolac Gold 2 mengandung AA dan DHA

Arachidonic (AA) dan Docosahexaenoic (DHA) adalah 2 nutrisi penting yang bantu menunjang perkembangan otak anak. Mulai dari meningkatkan fungsi visual hingga perkembangan perilaku kognitif anak.

Tak hanya bagi otak, susu mengandung DHA dan AHA juga bisa bantu turunkan risiko alergi kulit dan pernapasan, serta asma dan mengi pada anak yang memiliki ibu penderita alergi.

Selain itu, sebuah penelitian menemukan bahwa anak yang mengonsumsi susu formula mengandung DHA berisiko lebih rendah mengalami beberapa penyakit. Seperti bronkitis, bronkiolitis, dan hidung tersumbat.

4. Mengandung 12 jenis vitamin

Susu formula ini mengandung setidaknya 12 jenis vitamin yang sangat bermanfaat untuk perkembangan anak.

Berikut apa saja vitamin yang ada pada susu Frisolac:

  • Vitamin A

Penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak, jaga kesehatan mata, dukung pertumbuhan fisik, menurunkan risiko diare serta campak

  • Vitamin D3

Bayi yang kekurangan asupan vitamin D berisiko mengalami rakitis atau penyakit yang melemahkan tulang

  • Vitamin E

Sebagai antioksidan, vitamin E dapat membantu mencegah kerusakan oksidatif 

  • Vitamin K1

Kekurangan vitamin K dapat menyebabkan perdarahan pada bayi baru lahir dan anak kecil

  • Vitamin B kompleks

Susu formula Frisolac ini mengandung 7 jenis vitamin B (B1, B2, B3, B5, B6, B9, B12). Vitamin B penting untuk pembentukan sel darah merah dan juga menunjang sistem metabolisme tubuh.

  • Vitamin C

Penting untuk memperkuat sistem imun dan produksi kolagen pada kulit

5. Mengandung mineral penting

Selain vitamin, susu formula ini juga diperkaya berbagai jenis mineral. Mulai dari kalsium dan fosfor yang baik untuk tulang dan gigi.

Lalu ada zat besi, magnesium, zinc, yodium, selenium, mangan, dan juga kalium yang semuanya sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang anak.

Itu dia ulasan terkait kandungan dan manfaat Frisolac Gold 2 untuk tumbuh kembang anak. Pastikan berkonsultasi dengan dokter anak sebelum memberikan susu ini pada si Kecil ya!

Berbagai Faktor Penyebab Bullying pada Remaja

Berbagai Faktor Penyebab Bullying pada Remaja

Bullying sampai saat ini masih sering terjadi pada anak-anak dan orang dewasa dengan maksud menyakiti korbannya baik fisik maupun verbal secara berulang kali. Anak laki-laki lebih sering mengalami perundungan secara fisik sedangkan anak perempuan secara verbal. Ada banyak hal yang menjadi penyebab bullying, namun biasanya anak-anak yang memiliki status sosial rendah atau yang dianggap kurang menarik sering menjadi korban bullying.

Penyebab Bullying di Kalangan Remaja

Bullying bisa terjadi karena kurangnya peran orang tua untuk memerhatikan anaknya. Sehingga pelaku melampiaskannya dengan merundung atau mengintimidasi orang lain. Selain itu, ada lagi beberapa faktor penyebab bullying di sekolah, berikut penjelasannya:

1. Kekuasaan

Anak-anak di sekolah biasanya membentuk kelompok pertemanan dengan persyaratan tertentu misalnya sama-sama memiliki status sosial kelas atas atau sama-sama berpenampilan menarik. Beberapa kelompok pertemanan tersebut biasanya ingin menunjukkan kekuasaan dengan mengintimidasi anak lainnya. Baik itu teman sebayanya atau adik kelas dengan cara menyebarkan gosip, mengucilkan atau memberikan tekanan sosial.

2. Hiburan

Remaja yang tidak memiliki empati, seringkali menyakiti perasaan orang lain hanya untuk mencari hiburan. Mereka melakukan perundungan salah satunya karena kurangnya perhatian orang tua saat mereka berada di rumah. Karena itu mereka mencari kesenangan di luar rumah dengan melakukan bullying. Beberapa remaja bahkan menganggap jika merundung orang lain seperti mengejek adalah hal yang menyenangkan.

3. Pelampiasan Masalah

Remaja yang memiliki masalah di rumahnya seperti sering mengalami atau melihat kekerasan baik verbal maupun fisik dari orang tua atau saudaranya, cenderung melakukan hal yang sama di luar rumah. Selain itu, orang tua yang lebih sering memberikan kebebasan tanpa memberikan aturan pada pola asuhnya, bisa membuat anak menjadi pelaku bullying di luar rumah.

4. Pembalasan Dendam

Remaja yang pernah menjadi korban bullying dapat melakukan hal sama pada orang lain demi membalaskan rasa sakit hatinya di masa lalu. Mereka akan membuat orang lain merasakan hal yang sama dengan apa yang mereka alami. Anak-anak yang lebih lemah biasanya akan menjadi target mereka.

5. Prejudicial Bullying

Anak-anak sering kali melakukan perundungan saat melihat temannya yang memiliki perbedaan agama, ras, warna kulit, dan orientasi seksual mereka. Bahkan remaja yang memiliki kebutuhan khusus juga sering menjadi bahan perundungan. Mereka yang menjadi pelaku bullying memiliki keyakinan jika kelompok tertentu pantas diperlakukan secara berbeda. Sayangnya salah satu penyebab bullying ini masih marak terjadi di Indonesia.

Tindakan Pencegahan

Sebagai orang tua dan orang dewasa, Anda harus mampu melakukan tindakan pencegahan agar anak Anda tidak melakukan perundungan di luar sana. Beberapa tindakan pencegahan yang bisa Anda lakukan meliputi:

  1. Mengajari anak-anak jika bullying adalah satu hal salah dan tidak bisa dibenarkan. Tindakan bullying bisa merugikan dan menyakiti orang lain.
  2. Orang tua adalah role model anak-anaknya. Sebagai orang tua, Anda harus mencontohkan hal-hal baik kepada anak Anda demi membangun kepribadian yang positif. Contohkan pada anak bagaimana cara yang tepat untuk memperlakukan orang lain yang berbeda dengan Anda. Jika melihat orang lain mengalami perundungan di hadapan Anda dan anak, Anda harus membelanya sehingga anak akan melakukan hal sama seperti Anda.
  3. Seringlah menghabiskan waktu bersama anak Anda. Tanyakan apa saja yang mereka lakukan di sekolah hingga bagaimana perasaan mereka hari ini. Jika anak merasa nyaman bercerita dengan Anda, maka jika dia mengalami perundungan atau melihat perundungan, maka mereka akan segera memberitahu Anda mengenai perundungan yang mereka alami.

Orang tua harus mengetahui penyebab bullying dan memerhatikan tanda-tanda yang ada pada anak Anda. Jika anak Anda mengalami tanda-tanda sebagai pelaku bullying, Anda harus segera memberikan pemahaman agar bullying yang anak Anda lakukan tidak terus berlanjut.