Inilah Buah Untuk Menambah Berat Badan Yang Bisa Anda Konsumsi!

Permasalahan mengenai berat badan tidak selalu terkait dengan usaha untuk menurunkannya tetapi juga bagaimana agar bisa menambah berat badan. Setiap orang memiliki masalahnya masing – masing sesuai dengan kondisi gizi yang ditubuhkan oleh tubuh Anda. Faktanya, buah tidak hanya bisa untuk menurunkan berat badan tetapi manfaat buah untuk menambah berat badan juga bisa Anda rasakan.

Guna menambah berat badan, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan yang banyak mengandung kalori, protein, karbohidrat, dan juga lemak. Salah satunya adalah buah. Buah untuk menambah berat badan selain menguntungkan juga menyehatkan. 

  1. Alpukat 

Alpukat adalah buah yang wajib untuk Anda konsumsi jika ingin berat badan cepat naik. Makanan penambah berat badan yang satu ini mengandung 168 kalori untuk setiap 100 gramnya, jumlah yang cukup untuk membantu menambah berat badan. Anda bisa menikmati alpukat dalam bentuk jus maupun sop buah. 

  1. Mangga 

Buah mangga sudah selayaknya masuk ke dalam menu sehat Anda. Mangga menjadi salah satu makanan untuk menambah berat badan karena buah yang dagingnya berwarna kuning ini mengandung sejumlah zat yang berguna untuk meningkatkan massa tubuh. Setiap 100 gram mangga mengandung 70 kalori dan 16,5 gram karbohidrat. Tidak hanya itu, kandungan gula yang cukup banyak pada mangga juga menjadi salah satu alasan mengapa buah ini cocok untuk dikonsumsi oleh Anda yang ingin menaikkan berat badan.

  1. Anggur

Buah “mewah” yang satu ini ternyata bisa membuat badan berisi. Sekitar 1 cangkir anggur segar mengandung 104 kalori, yang bisa membantu Anda mencapai berat badan ideal. Buah anggur yang menyehatkan dengan segudang jenis ini memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti mencegah kanker hingga menjaga kesehatan jantung.

  1. Nanas

Buah yang menyegarkan ini mengandung 83 kalori. Tidak heran kalau nanas masuk dalam daftar buah yang bisa untuk menambahkan berat badan. Satu cangkir nanas juga mengandung 78,9 miligram Vitamin C, yang membuatnya bisa meningkatkan kesehatan sistem imun tubuh.

  1. Kurma

Buah yang sering dijadikan makanan wajib saat bulan Ramadan ini ternyata mengandung 66,5 kalori, 0,1 gram lemak, dan 18 gram karbohidrat sehingga cukup ampuh untuk menambah berat badan. Kurma juga merupakan sumber zat besi dan vitamin B6 yang baik. Cobalah mencampurkan kurma dengan mentega kacang almond atau potongan buah kelapa, untuk menambah jumlah kalorinya.

  1. Aprikot

Di lidah orang Indonesia, mungkin aprikot masih asing. Namun, buah ini patut dicoba untuk menambah berat badan jadi lebih berisi. Satu porsi aprikot kering (28 gram) bisa mengandung 67 kalori, 0,1 gram lemak, dan 18 gram karbohidrat. Di samping itu, aprikot mengandung beta-karoten, lutein, dan zeaxanthin yang menyehatkan mata Anda.

  1. Kismis

Kismis adalah anggur kering bercita rasa khas. Selain bisa dimakan langsung, kismis juga bisa ditambahkan dalam beberapa hidangan seperti kue, maupun es krim. Di balik bentuknya yang mungil, kismis juga tinggi kalori dan karbohidrat sehingga bisa dijadikan pilihan buah yang membantu dalam menaikkan berat badan. Menurut data, satu porsi kismis (dengan berat 28 gram) menyediakan 79 kalori dan 21 gram karbohidrat. Cobalah tambahkan kismis ke dalam yoghurt atau hidangan lain untuk menambah kandungan kalorinya. Selain itu, kamu juga bisa menikmati kismis dengan kacang-kacangan atau biji-bijian lain untuk dijadikan sebagai camilan lezat di pagi atau sore hari. 

Itulah beberapa buah untuk menambah berat badan yang bisa Anda konsumsi. Anda bisa memilih buah mana yang Anda sukai sebagai nambah makanan yang bisa menaikkan berat badan. Buah untuk menambah berat badan ini selain menjadi solusi dari permasalahan berat badan, Anda juga jadi mendapatkan tambahan vitamin yang terkandung dari buah – buah tersebut.

Apakah Lesitin Kedelai Efektif Bagi Tubuh?

Setiap orang ingin menambah selera makanan dengan menggunakan bahan-bahan tertentu. Salah satu bahan yang sering digunakan adalah lesitin. Ada berbagai makanan yang dicampur dengan lesitin, salah satunya termasuk lesitin kedelai.

Informasi Tentang Lesitin Kedelai

Lesitin kedelai merupakan bahan aditif yang menggunakan kedelai. Pada umumnya, lesitin kedelai dapat digunakan sebagai bahan untuk mengemulsi atau menyatukan zat-zat lain. Selain itu, lesitin kedelai juga dapat digunakan untuk memberikan efek antioksidan dan pelindung rasa pada makanan.

Berikut adalah contoh-contoh makanan yang menggunakan lesitin kedelai:

  • Roti.
  • Produk susu.
  • Pasta.

Sebagian orang berpendapat bahwa lesitin dapat memicu gangguan kesehatan. Meskipun demikian, masalah tersebut perlu diteliti lebih lanjut oleh para peneliti.

Lesitin kedelai tidak hanya dapat Anda temukan melalui makanan, bahan tersebut juga dapat Anda temukan melalui suplemen. Sebagian orang berpendapat bahwa mengkonsumsi lesitin kedelai dapat memberikan asupan kolin di dalam tubuh dan menurunkan kolesterol.

Manfaat Lesitin Kedelai

Berikut adalah penjelasan tentang manfaat lesitin kedelai:

  • Asupan kolin

Kolin merupakan salah satu senyawa yang penting dalam tubuh manusia, karena kolin dapat melindungi tubuh manusia supaya mereka terhindar dari gangguan tertentu seperti disfungsi organ, perlemakan hati, dan kerusakan otot.

  • Penurunan kolesterol

Walaupun penelitian tentang penurunan kolesterol karena lesitin kedelai masih terbatas, bahan tersebut dapat memberikan hasil yang efektif bagi tubuh manusia.

Sebuah studi yang melibatkan hewan (yang diberikan lesitin kedelai), menyatakan bahwa hewan tersebut mengalami penurunan kolesterol jahat (LDL), namun kadar kolesterol baiknya (HDL) tetap sama. Hasil tersebut sama ketika penelitian dilakukan dengan melibatkan manusia.

Meskipun demikian, jika Anda ingin mengkonsumsi lesitin kedelai, Anda sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Hati-Hati Untuk Mengkonsumsi Lesitin Kedelai

Lesitin kedelai sebaiknya Anda konsumsi dalam jumlah yang sedikit karena bahan aditif lainnya yang mungkin tercampur. Kondisi tubuh masih dianggap aman jika Anda mengkonsumsi lesitin kedelai dalam jumlah yang sedikit. Anda juga sebaiknya konsumsi makanan utuh (tanpa bahan aditif) seperti sayuran dan buah-buahan untuk memenuhi kebutuhan Anda sehari-hari.

Ketika lesitin kedelai diproses, banyak alergen (pemicu alergi) dalam bahan tersebut dihilangkan. Artinya, lesitin kedelai juga dapat dikonsumsi oleh orang-orang yang memiliki reaksi alergi terhadap kedelai. Meskipun demikian, jika seseorang memiliki reaksi alergi di tingkat tinggi, mereka masih bisa mengalami alergi terhadap bahan tersebut.

Oleh karena itu, jika Anda ingin menurunkan kolesterol, Anda bisa mengkonsumsi lesitin kedelai dengan hati-hati atau mengkonsumsi makanan lain yang dapat memberikan efek yang sama pada tubuh Anda.

Berikut adalah beberapa contoh makanan yang dapat membantu Anda menurunkan kolesterol jahat (selain kedelai):

  • Ikan.
  • Buah-buahan.
  • Kacang.

Jika Anda Mengalami Penyakit Karena Kolesterol Tinggi

Jika Anda mengalami penyakit karena kolesterol tinggi (seperti stroke), Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum Anda bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami karena penyakit tersebut.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama kondisi tersebut terjadi?
  • Apakah Anda pernah mengalami penyakit tertentu sebelumnya?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat melakukan diagnosis. Setelah itu, dokter dapat menentukan pengobatan untuk mengatasi kondisi yang Anda alami. Contoh pengobatan untuk menurunkan kolesterol adalah statin dan niasin. Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk menerapkan cara-cara untuk mencegah kolesterol tinggi seperti berolahraga secara teratur.

Kesimpulan

Lesitin kedelai dapat dikonsumsi jika Anda ingin menurunkan kolesterol. Namun, jika Anda memiliki reaksi alergi terhadap kedelai, Anda sebaiknya konsumsi makanan lain yang dapat memberikan efek yang sama pada tubuh Anda. Untuk informasi lebih lanjut tentang lesitin kedelai atau kolesterol, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.