Resep Cemilan Ibu Hamil yang Mudah Dibuat di Rumah

Rasa lapar yang sering melanda ibu hamil adalah hal yang umum terjadi selama kehamilan. Rasanya makanan yang masuk tidak pernah bisa memuaskan perut. Cemilan bisa jadi penyelamat, tapi hati-hati karena kudapan yang tidak menyehatkan bisa meningkatkan risiko obesitas pada ibu hamil. 

Dengan bahan-bahan sederhana dan mudah didapat, ibu bisa membuat sendiri cemilan ibu hamil yang menyehatkan di rumah. Tentu saja cemilan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi kehamilan harian dan membawa manfaat bagi ibu dan bayi. 

  1. Sereal gandum, sederhana dan mudah dibuat

Siapa bilang sarapan adalah waktu yang paling pas untuk mengonsumsi sereal? Sereal juga tak kalah enak dinikmati di sela-sela makan pagi dan siang. Apalagi dengan campuran susu rendah lemak yang bisa membuat ibu lebih berenergi.

Pilihlah sereal gandum utuh dengan kandungan gula kurang dari 10 gram dan minimal 3 gram serat per sajian. Lalu campurkan dengan susu rendah lemak favorit ibu (bisa rasa coklat atau vanila). Menambahkan beberapa iris buah segar juga bisa membuat tampilan semangkuk sereal jadi lebih cantik dan lezat dinikmati.  

  1. Smoothie buah dan susu: Lezat, sehat, dan mengenyangkan

Resep cemilan ibu hamil sederhana selanjutnya adalah smoothie. Ibu bisa membuat smoothie dari satu atau lebih buah dengan rasa yang lebih nikmat. Misalnya, pisang beku, almond, dan susu ketika ibu mual. Atau jika ingin lebih kaya rasa, cobalah haluskan ceri beku dengan bubuk kakao, mangga dengan nanas, atau buah beri dan selai kacang. 

  1. Yogurt dan buah, kombinasi probiotik terbaik

Ibu hamil sering berhadapan dengan gangguan pencernaan, terutama sembelit. Mengonsumsi makanan yang tinggi probiotik seperti yogurt dapat membantu melancarkan BAB. Apalagi jika ditambah dengan buah-buahan yang tinggi serat. Selain sistem pencernaan, ibu bisa mendapat banyak manfaat dari kombinasi keduanya.

Pilih yogurt polos (tanpa gula dan penambah rasa), lalu campurkan dengan potongan buah segar seperti mangga, apel, atau buah beri. Ibu juga bisa menambahkan sedikit granola untuk mendapatkan sensasi crunchy sekaligus meleleh ketika dimakan. 

  1. Buncis panggang, rasanya tak semenyeramkan yang dibayangkan

Jika ibu mengidam makanan gurih, sebaiknya coba buncis panggang. Kudapan ini memiliki rasa renyah dan gurih seperti keripik. Bedanya, buncis lebih kaya akan protein, serat, dan zat besi. 

Untuk membuatnya, pilih buncis berukuran agak besar lalu cuci terlebih dahulu. Marinasi dengan minyak zaitun, sedikit garam dan lada, atau dengan bumbu favorit ibu. Setelah itu panggang dengan microwave atau teflon hingga gurih. Santap dengan tomat ceri dan beberapa kubus keju feta agar lebih nikmat.

  1. Telur rebus

Telur mengandung protein dan sumber vitamin D yang baik untuk membantu membangun tulang dan gigi bayi dalam rahim. Telur rebus bisa dijadikan sebagai camilan, namun karena mengandung kolesterol sebaiknya batasi konsumsi telur sebagai kudapan saat hamil.

  1. Susu hangat kayu manis, pas dinikmati saat dingin

Segelas susu hangat paling pas diminum ditengah musim hujan. Susu merupakan sumber kalsium yang baik, dan menurut National Sleep Foundation susu bisa membantu menenangkan tubuh. Campurkan sedikit bubuk kayu manis untuk memberikan rasa manis yang berbeda. Ibu juga bisa mencoba rempah lain seperti pala atau kapulaga. 

Selain keenam inspirasi kudapan di atas, ibu juga bisa membuat sendiri resep cemilan ibu hamil menyehatkan dari makanan favorit ibu. Selamat mencoba.

Manfaat Minyak Canola Untuk Memasak

manfaat minyak canola

Banyak masakan yang memerlukan minyak baik dalam proses memasaknya, bahkan sebagian besar perlu minyak. Minyak tersebut bisa didapatkan dari sayuran atau nabati atau dari lemak hewani. Minyak canola adalah salah satu minyak sayur yang juga bisa digunakan sebagai minyak goreng untuk memasak.

Apa itu minyak canola dan apa saja manfaat minyak canola untuk memasak, berikut penjelasannya. 

Apa itu Minyak Canola?

Minyak canola adalah minyak yang terbuat dari biji canola yang dihancurkan. Minyak ini digadang-gadang menjadi salah satu minyak terbaik untuk kesehatan jantung. Minyak canola memiliki lebih sedikit lemak jenuh dibandingkan minyak lain yang biasa digunakan. Mengurangi lemak jenuh membantu menurunkan kadar kolesterol Anda.

Minyak canola dapat dipanaskan hingga berbagai suhu, dan memiliki rasa yang netral. Karena kelebihan itu, minyak canola menjadi minyak goreng favorit bagi banyak orang. Minyak canola secara luas dianggap sebagai minyak sehat karena kadar lemak jenuh yang rendah dan tinggi lemak tak jenuh tunggal.

Lebih baik membatasi jumlah lemak jenuh dalam diet Anda. Kelemahan utama minyak canola adalah merea tak berasal dari tumbuhan alami. mereka dibuat dengan persilangan dan sebagian besar minyak canola diproduksi dari tanaman yang dimodifikasi secara genetik (juga dikenal sebagai GMO).

Meskipun ini tidak serta merta membuat minyak menjadi pilihan yang tidak sehat, beberapa transgenik disemprot dengan bahan kimia yang dapat berbahaya bagi manusia, termasuk mereka yang sensitif.

Minyak ini sendiri masih mengandung banyak kontroversi karena kandungan yang didalamnya dan apakah aman atau tidak dikonsumsi dalam jangka panjang.

Manfaat Minyak Canola

Minyak canola memiliki lemak tak jenuh yang sangat tinggi yang lebih sehat. Mereka lebih tinggi dalam asam lemak omega-3 asam alfa-linolenat (ALA) daripada minyak lainnya. ALA sangat penting untuk ada dalam diet Anda karena tubuh Anda tidak dapat membuatnya.

Studi menunjukkan bahwa ALA dapat membantu melindungi jantung melalui efeknya pada tekanan darah, kolesterol, dan peradangan. FDA memberi izin pada produsen minyak canola dengan memberi label produk mereka yang menyatakan klaim kesehatan yang memenuhi syarat, yaitu bukti ilmiah untuk mengganti lemak jenuh dengan jumlah minyak canola yang sama dapat mengurangi risiko penyakit jantung masih “terbatas dan tidak meyakinkan”.

Minyak Canola untuk memasak

Karena rasanya yang ringan, titik asap yang tinggi, dan tekstur yang halus, minyak canola adalah salah satu minyak goreng yang paling serbaguna. Anda dapat menggunakannya dalam beberapa hidangan dan metode memasak, seperti:

  • Sebagai minyak goreng untuk menumis dan memanggang
  • Dalam saus salad, saus, dan bumbu-bumbu
  • Untuk melapisi wajan saatu memanggang sebagai anti lengket 
  • Pengganti lemak padat, seperti margarin dan mentega dalam resep

Memanggang kue dengan Minyak Canola

Minyak canola ringan, bening, dan memiliki rasa ringan yang tidak mengganggu rasa makanan yang dipanggang. Ini menyatu dengan mudah dengan bahan lain sehingga masakan yang dihasilkan lembab dan bertekstur lembut.

Minyak Canola yang rendah lemak jenih dan tidak mengandung lemak trans juga bisa menggantikan minyak lain dalam resep kue atau masakan Anda. Tapi minyak ini akan lebih cocok untuk kue seperti bolu yang bertekstur lembut dibanding untuk kue kering. 

Salad dan Vinaigrette dengan Minyak Canola

Warna, tekstur, dan rasa yang ringan pada minyak canola sangat ideal untuk vinaigrette atau saus salad. Ini memungkinkan mulut terasa halus tanpa berat. Proporsi tradisional yang biasa digunakan, yaitu 3 sampai 4 bagian minyak untuk 1 bagian cuka, cobalah rasio 2:1. Blender minyak canola dan cuka, lalu tambahkan bumbu lain, seperti garam, merica, bawang putih, mustard, jahe. Anda juga bisa mengganti cuka dengan jus lemon, jeruk nipis atau jeruk untuk cuka.

Memanggang dengan Minyak Canola

Saat hendak memangang daging atau barbeque, Anda mungkin akan menambahkan bumbu-bumbu, seperti minyak, asam, dan rempah-rempah, garam, lada, dan sedikit pemanis. Minyak membantu makanan mempertahankan kelembapan, dan minyak canola dengan rasanya yang ringan memungkinkan rasa bumbu marinade (bawang putih, mustard, rempah-rempah) mendominasi rasa masakan.

Untuk menambah rasa, daging dapat diolesi dengan bumbu, tetapi berhentilah mengolesinya setidaknya 5 menit sebelum dimasak untuk menghilangkan kemungkinan bakteri dari daging mentah.

Jangan memasak daging tanpa lemak, unggas, dan makanan laut terlalu lama karena akan cepat kering. Bumbu berbasis minyak diperlukan untuk menjaganya tetap lembab dan berair selama memasak.

Manfaat minyak canola adalah salah satunya sebagai bahan masakan karena dinilai memiliki lemak jenuh yang sedikit dan tanpa lemak trans. Ini dapat digunakan untuk memanggang, menumis, atau menjadi bahan membuat mayonaise. 

Meski demikian, minyak canola juga dinilai memiliki kadar omega 6 yang tinggi sehingga penggunaannya masih kontroversial. Anda dapat mencari alternatif lain untuk memasak dengan beberapa minyak sehat lainnya, seperti minyak zaitun, minyak kelapa, minyak alpukat untuk menggoreng, dan minyak biji rami atau minyak kenari untuk membuat dressing salad.

Temukan lebih banyak tentang minyak canola di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Anda juga dapat berdiskusi seputar topik ini bersama dokter. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Play Store. 

Ladang Lima Pancake Mix, Makan Pancake Tanpa Gendut

Pancake merupakan hidangan manis yang biasanya disajikan sebelum makanan utama. Pancake biasanya ditambahkan berbagai macam topping, seperti madu, whip cream, gula halus, sirup maple, buah-buahan segar atau kering, maupun es krim. Karena rasanya yang manis, pancake juga kerap dijadikan cemilan atau makanan pembangkit mood.

Meski menggugah selera, sebagian orang menjauhi pancake karena dianggap sebagai salah satu penyebab kenaikan berat badan. Tapi kamu tak perlu khawatir karena Ladang Lima Pancake Mix  mengandung komposisi yang ramah untuk pelaku diet. 

Nyemil Sehat dengan Ladang Lima Pancake Mix

Pancake Mix merupakan tepung pancake instan dari Ladang Lima yang terbuat dari campuran tepung singkong dan gula kelapa, juga dilengkapi dengan garam dan baking powder. Tepung singkong dan gula aren memiliki indeks glikemik (GI) yang baik untuk tubuh. Kadar indeks glikemik diklaim memiliki manfaat kesehatan lebih, seperti mengontrol gula darah, menurunkan berat badan, dan berpotensi menurunkan risiko kanker. 

Premix pancake ini tidak mengandung telur, susu, maupun tepung terigu sehingga aman dikonsumsi oleh pelaku diet vegan maupun mereka yang alergi terhadap susu dan telur. 

Ladang Lima Pancake Mix juga tidak mengandung bahan pengawet, pewarna buatan, rendah gula, serta kaya serat. Untuk varian Ladang Lima Gluten Free Pancake Mix with Cranberry Topping, premiks pancake ini juga sudah dilengkapi dengan tambahan buah cranberry kering yang bisa digunakan sebagai topping. 

Ide Resep Pancake Sehat dan Lezat

Dengan Premix Ladang Lima Pancake Mix, kamu bisa membuat berbagai hidangan pancake yang sehat sekaligus lezat untuk sarapanmu. 

Berikut ini beberapa ide resep pancake yang bisa kamu coba:

  1. Fluffy Vegan Pancakes

Ladang Lima Pancake Mix mengandung bahan-bahan yang ramah diet vegan, seperti tidak mengandung susu, telur, dan butter. Namun pancake akan tetap terasa empuk karena sudah disertai baking powder, garam, dan rendah gula sehingga rasanya tetap enak. 

Kamu hanya perlu mengadoni tepung Pancake Mix Ladang Lima sesuai dengan cara pemakaian yang tertera pada kemasan, lalu masak di atas teflon atau panci anti lengket dengan api kecil hingga sedang. Jaga agar pancake tidak gosong. 

Setelah pancake jadi, tata di atas piring dan tambahkan beberapa irisan pisang segar dan sirup maple secukupnya. 

  1. Coconut Flour Pancakes

Kalau kamu tertarik untuk mencoba membuat pancakemu sendiri, kamu bisa mengikuti resep berikut. Pancake ini terdiri dari bahan-bahan yang mudah didapatkan, bebas gluten, sekaligus tinggi serat dan protein. 

Bahan yang dibutuhkan:

  • 1/3 cc yogurt Yunani 2%
  • 2 sdm sirup maple
  • 3 telur besar, pisahkan antara kuning dan putihnya
  • 2 sdm mentega cair
  • 1/3 cc tepung kelapa
  • ½ sdt soda kue
  • Sejumput garam

Cara membuat:

  • Gabungkan kuning telur dan semua bahan di atas ke dalam mangkuk besar, lalu aduk perlahan hingga tercampur rata.
  • Dalam mangkuk yang terpisah, kocok putih telur sampai kaku. Kemudian masukkan ke dalam mangkuk yang pertama.
  • Olesi wajan antilengket dengan spray cooking atau sedikit minyak agar tidak lengket. Tuang sekitar 2 sdm adonan ke dalam wajan, lalu ratakan. Balik pancake ketika dirasa sisi baliknya sudah matang. Masak hingga kedua sisi berwarna keemasan.
  • Sajikan dengan mentega dan sirup maple di atasnya.
  1. Cream Cheese Pancake

Untuk sajian yang sedikit berbeda, kamu juga bisa membuat cream cheese pancake dengan premix pancake instan. Tambahkan cream cheese dan 1 sdm ekstrak vanila untuk menambah rasa. Kemudian hidangkan dengan irisan strawberry dan gula halus.

Ladang Lima Pancake Mix akan lebih nikmat jika disantap dengan beragam topping yang menyehatkan. Pancake Mix cocok disantap sebagai sarapan sehat setiap hari atau camilan di kala lapar. 

Dengan Ladang Lima Pancake Mix, makan pancake akan terasa mudah, menyenangkan, dan kamu tak perlu khawatir lagi akan berat badan. 

Kandungan Madu dan Manfaatnya untuk Kesehatan

kandungan madu

Madu adalah cairan kental yang mempunyai rasa manis dan sering dijadikan sebagai pengganti gula. Madu dihasilkan oleh lebah dengan cara mengumpulkan nektar bunga dan diolah dengan tujuan sebagai cadangan makanan. 

Selain digunakan sebagai pemanis alami untuk makanan dan minuman, madu pun sering dikonsumsi untuk menjaga kesehatan. Ada beberapa kandungan madu yang bisa bermanfaat bagi tubuh, di antaranya yaitu:

Karbohidrat sebagai Sumber Energi Baik

Nektar yang menjadi bahan utama pembentuk madu terdiri dari sukrosa dan air. Lebah kemudian menambahkan enzim hidrolase dan pengurangan kandungan air dengan cara penguapan. Proses ini membuat gula kompleks pada nektar terpecah menjadi gula invert atau gula sederhana yaitu glukosa dan fruktosa. 

Gula yang terdapat di dalam kandungan madu itulah yang menjadi karbohidrat untuk penambah energi. Glukosa dalam kandungan madu dapat diserap oleh tubuh dengan cepat dan memberikan energi langsung, sedangkan fruktosa memberikan energi berkelanjutan karena diserap tubuh lebih lambat.

Tinggi Kandungan Vitamin dan Mineral

Madu mengandung banyak mineral dan vitamin. Kandungan madu ini didapatkan dari tanah dan tanaman penghasil nektar yang menjadi bahan utama pembuat madu. Kualitas madu dan kandungan mineral di dalamnya dipengaruhi oleh tempat di mana tanaman tersebut tumbuh serta proses pengolahannya. Umumnya, madu yang berwarna lebih gelap dapat memberikan vitamin dan mineral yang lebih berkualitas dan bermanfaat dibandingkan yang berwarna pucat.

Mineral yang ada di dalam kandungan madu yaitu natrium, kalsium, magnesium, alumunium, besi, fosfor, dan kalium. Sedangkan vitamin yang ada di dalam kandungan madu yaitu vitamin B1 (thiamine), vitamin B2 (riboflavin), vitamin B6 (piridoksin), vitamin C, vitamin K, asam folat, asam pantotenat, dan asam amino. Manfaat kandungan madu tersebut yaitu mendukung proses metabolisme kolesterol dan asam lemak yang tidak diinginkan oleh organ dan jaringan tubuh. Sehingga baik untuk mencegah obesitas dan meningkatkan kesehatan sistem pencernaan. vitamin C dalam kandungan madu pun berkhasiat untuk mencegah peradangan pada pembuluh darah di sekitar jantung.

Antioksidan untuk Menangkal Radikal Bebas

Antioksidan yang ada di dalam kandungan madu terdiri dari asam fenolik dan flavonoid. Kandungan madu ini baik untuk merawat kesehatan kulit karena mampu menangkal radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini. Radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh pun bisa memicu refluks asam lambung karena merusak sel-sel yang melapisi saluran pencernaan.

Antioksidan yang terdapat di dalam kandungan madu tersebut mempunyai manfaat untuk mencegah kerusakan lebih lanjut terhadap kondisi tersebut. Oleh karena itu, madu sering dijadikan sebagai obat untuk mendukung meredakan asam lambung bagi penderita maag dan digunakan untuk menjaga sistem pencernaan. Antioksidan pun dikaitkan dengan penurunan risiko kanker dan serangan jantung.

Antibakteri yang mendukung Penyembuhan Luka

Kandungan madu lainnya yaitu efek antibakteri dan antiseptic dari nitrogen monoksida dan hidrogen peroksida. Madu pun mempunyai pH yang bersifat asam sehingga menghambat pertumbuhan bakteri. Selain itu, madu pun mempunyai efek anti radang dan kemampuan untuk menyamarkan bekas luka, mendukung mempercepat pertumbuhan lapisan kulit yang mengalami kerusakan, serta meningkatkan kolagen yang baik untuk mendukung perbaikan kulit. 

Beberapa jenis luka yang dapat diobati dengan madu yaitu lecet, luka potong, luka bakar ringan, dan luka tertutup karena aliran darah yang tidak lancar. Anda bisa menggunakan madu murni atau madu Manuka. Kandungan madu ini yaitu adanya senyawa yang bersifat sitotoksik atau dapat membunuh bakteri.

Beberapa Opsi Sayuran Berwarna Merah

Beberapa Opsi Sayuran Berwarna Merah

Sayuran berwarna hijau bukanlah satu-satunya sayuran sehat di luar sana. Menurut Mayo Clinic, sayuran berwarna merah, seperti tomat dan paprika, dapat membantu mengurangi resiko diabetes, osteoporosis, dan kolesterol tinggi.

Sayur-sayuran berwarna merah alami itu sehat dan tinggi nutrisi, sumber vitamin yang bagus dan produk yang sempurna untuk mengkonsumsi antioksidan yang sangat bermanfaat bagi tubuh Anda.

Fitonutrien yang memberi warna merah pada keindahan sayur-sayuran ini juga memiliki manfaat kesehatan yang kuat. Warna yang lebih pekat, seperti rona gelap pada bit, biasanya berarti sayuran lebih kaya fitonutrien ini termasuk antioksidan, vitamin, dan mineral. Nutrisi ini telah terbukti membantu mencegah kanker, melawan penyakit kronis, dan memperkuat sistem kekebalan.

Sayuran berwarna merah mendapatkan rona dan nutrisi tambahan dari likopen dan antosianin. Likopen adalah antioksidan yang terbukti dapat mengurangi resiko penyakit jantung, melindungi mata, melawan infeksi, dan melindungi dari kerusakan akibat asap tembakau.

Para peneliti juga mempelajari potensi perlindungannya terhadap kanker prostat dan tumor lainnya. Antosianin dipercaya dapat melindungi hati, meningkatkan penglihatan, serta menurunkan tekanan darah dan peradangan.

Menurut National Cancer Institute, terlepas dari manfaatnya, 95 persen orang dewasa tidak mendapatkan cukup sayuran berwarna merah dan oranye. Untuk mendapatkan cukup asupan sayuran berwarna merah yang banyak manfaatnya, berikut beberapa sayuran yang bisa Anda jadikan pilihan:

  • Bit

Bit adalah salah satu sayuran kaya antioksidan. Mereka juga merupakan sumber potasium, serat, folat, vitamin C, dan nitrat. Untuk hasil terbaik, cobalah memanggang bit dengan sedikit minyak yang menyehatkan jantung dan menumis sayuran untuk kandungan vitamin A, C, dan K yang tinggi. Anda juga dapat minum jusnya, tetapi para peneliti merekomendasikan untuk berhati-hati dalam mengkonsumsinya.

  • Kubis merah

Meskipun sayuran ini bisa tampak lebih ungu daripada berwarna merah, kubis berbagi banyak manfaat dengan saudara kandungnya seperti kubis Brussel, dan brokoli. Warnanya yang dalam berasal dari antosianin, antioksidan kuat yang dapat menurunkan resiko gangguan otak, kanker, dan penyakit kardiovaskular. Kubis merah dikemas dengan vitamin dan mineral serta sumber serat, vitamin B6, kalium, dan mangan yang bagus.

  • Paprika merah

Sayuran manis ini memiliki dosis vitamin A harian Anda, tiga kali lipat dosis harian vitamin C Anda, dan hanya 30 kalori. Paprika merah adalah pilihan yang bagus untuk fungsi kekebalan tubuh yang sehat dan kulit yang bercahaya. Konsentrasi vitamin C yang tinggi membantu melindungi dari infeksi. Kunyah mentah atau dimasak untuk mendapatkan vitamin B6, vitamin E, dan folat.

  • Tomat

Dari saus pasta hingga salad caprese segar, tomat memberikan manfaat tersembunyi. Tomat adalah sumber likopen, vitamin C, dan kalium yang bagus. Menurut National Institutes of Health, sekitar 85 persen likopen dalam makanan kita berasal dari tomat segar dan produk tomat. Sementara semua varietas memberikan manfaat nutrisi, tomat yang dimasak dengan sedikit minyak memudahkan tubuh Anda menyerap likopen.

Sayuran berwarna merah merupakan bagian penting dari makanan sehat. Pastikan untuk memasukkannya setiap hari, tetapi jangan lupa untuk memakan seluruh sayur dengan berbagai macam warna. Menurut penelitian, orang yang makan berbagai macam sayuran dan buah-buahan memiliki resiko lebih rendah terkena beberapa penyakit kronis.

8 Manfaat Polenta, Bubur Jagung Khas Italia yang Bisa Anda Coba

Mungkin hidangan yang satu ini masih asing di telinga Anda. Namanya adalah polenta, sajian khas Italia yang terbuat dari tepung jagung yang direbus. Teksturnya seperti bubur, lembut, dengan rasa creamy nanu gurih lagi lezat.

Anda bisa mengkonsumsi polenta dengan tambahan topping berupa keju, sayuran, atau rempah-rempah lainnya.

Mungkin jika dibanding oatmeal, beras, atau quinoa, polenta jelas kalah populer untuk santapan menu sarapan. Padahal, makanan ini juga menawarkan nutrisi dan manfaat yang tidak kalah banyaknya.

Manfaat Polenta untuk Kesehatan

Jagung memang merupakan salah satu bahan baku makanan yang bisa menjadi pilihan pengganti karbohidrat. Oleh karena itulah, polenta ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan jika dikonsumsi. Apa saja?

  1. Mengandung Tinggi Karbohidrat Kompleks

Jagung yang terkandung di dalam polenta berbeda dengan jagung manis yang biasa kita temukan. Jagung dalam polenta ini lebih tinggi karbohidrat kompleksnya. Mekanan yang mengandung karbohidrat kompleks ini dalam proses perncernaannya lebih pelan sehingga membuat seseorang akan merasa kenyang lebih lama dan memberikan energi.

Mengonsumsi karbohidrat dalam jagung juga dapat mengendalikan kadar gula darah dan insulin. Sebab, karbohidrat dalam jagung mengandung amylose yang dikenal resistant starch.

  • Kaya Antioksidan

Makanan ini juga kaya akan antioksidan yang berfungsi melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif. Kandungan yang menonjol dalam polenta ini salah satunya adalah carotenoids dan phenolic yang membuat jagung berwarna kuning. Carotenoids dan phenolic inilah yang bermanfaat menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, diabetes, demensia, dan menurunkan risiko penyakit mata akibat penuaan.

  • Baik untuk Kadar Gula Darah

Perlu diketahui bahwa polenta tidak menyebabkan gula darah melonjak drastis karena mengandung indeks glikemik 68. Kandungan glycemic load pada polenta juga tidak terlalu tinggi sehingga gula darah tetap stabil.

Namun, jika Anda menderita diabetes, tetap harus membatasi konsumsi polenta. Penderita diabetes hanya diperbolehkan konsumsi 3/4 porsi saja. Agar lebih sehat dan menyeimbangkan kadar gula, sebaiknya tambahkan sayuran atau daging saat konsumsi polenta.

  • Gluten-free

Menu gluten-free lain yang bisa menjadi pilihan buat Anda adalah polenta. Beberapa produk polenta ada yang diolah bersamaan dengan makanan yang mengandung gluten. Sehingga hal ini akna menyebabkan adanya risiko kontaminasi. Oleh karena itu Anda harus jeli dan teliti membaca label nutrisi pada kemasannya.

  • Mengandung Vitamin A

Polenta juga mengandung vitamin A yang baik bagi sistem kekebalan tubuh. Di mana vitamin A ini akan menjaga epitel atau jaringan tubuh yang melapisi paru-paru, lapisan pembuluh darah, kulit, dan saluran pencernaan.

Fungsi vitamin A ini adalah untuk menjaga epitel dari bakteri atau mikroorganisme lain yang menjadi penyebab penyakit masuk ke tubuh.

  • Rendah Lemak

Polenta memang pada dasarnya adalah makanan yang mengandung rendah lemak dan cenderung aman dikonsumsi untuk orang yang sedang menjalani diet rendah lemak. Akan tetapi, ini akan bergantung pada bagaimana cara Anda mengolah polenta ini. Misalnya dengan tidak menggunakan lemak jenuh tambahan saat mengolahnya. Sebab, ini akan membuat manfaat polenta akan berkurang.

  • Polenta Mengandung Protein

Seperti yang disebutkan bahwa komponen utama dari polenta adalah karbohidrat. Namun, polenta juga mengandung portein, lho. Protein sudah jelas memiliki banyak sekali manfaat dalam proses metabolisme tubuh dan pembentukan struktur dalam tubuh.

Selain itu, protein juga berfungsi membentuk enzim, neurotransmitter, dan hormon, serta mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh.

  • Mengandung Mineral Penting Lain

Perlu diketahui juga bahwa polenta mengandung mineral-mineral penting seperti zat besi, kalsium, fosfor, magnesium, zinc, hingga natrium. Ada juga vitamin B dan E yang ditemukan dalam jumlah yang kecil dalam polenta. Mineral-mineral esensial ini berguna untuk menjaga kepadatan tulang dna menyeimbangkan kadar cairan tubuh.

Ini Perbedaan Apel Malang dan Apel Fuji

Kalori apel fuji cenderung berbeda-beda tergantung ukurannya

Apel merupakan salah satu buah yang disukai banyak orang, selain karena memiliki rasa yang enak, buah ini juga kaya akan manfaat kesehatan. Berbagai jenis apel, mulai dari apel malang hingga apel fuji memiliki ciri khas dan manfaat masing-masing. Bahkan, dokter menyarankan agar seseorang mengonsumsi buah ini setiap harinya.

Buah apel dikenal memiliki kandungan nutrisi yang melimpah, kandungan yang menguntungkan bagi tubuh manusia. Apel nyaris tak mengandung lemak dan rendah kalori, meski demikian buah ini tetap kaya akan antioksidan, flavonoid, serat, air, vitamin C, pektin dan asam ursolat. Selain itu, buah ini juga mengandung karbohidrat, vvitamin A, vitamin K dan folat.

Beda Apel Malang dan Apel Fuji

Rasa dan bentuknya yang khas juga membuat buah ini menjadi favorit banyak orang di dunia, jenis apel pun sangat beragam mulai dari yang terkenal di Indonesia, apel malang hingga dari luar yakni Fuji Apple. Fuji Apple biasanya berwarna merah muda atau pink yang merata di seluruh bagian buah, sangat menarik untuk coba dinikmati.

Ada pula Golden Apple merupakan jenis apel dengan warna kuning yang berukuran sedang diameter kurang lebih 67 sentimeter, Juliet Organic merupakan varietas apel premoum yang dibudidayakan secara organic berkulit merah dan kekuningan, kemudian Pink Lady Apple berwarna merah mudah dan kemerahan merona dengan perlakuan khusus sejak penanaman sampai pemetikan.

Apel jenis Fuji dan Malang sekilas memang terlihat sama, namun kedua jenis buah apel ini tentu memiliki perbedaan dan karakteristik tersendiri. Kedua jenis apel ini mudah dibedakan secara tampilan yakni melalui warna kulitnya. Fuji Apple memiliki warna merah yang tampak di hampir seluruh permukaan kulitnya.

Apel jenis ini dikembangkan di Jepang sejak era 1930-an dan merupakan hasil seleksi dari persilangan antara Red Delicious dan Ralls Janet, ketika pertama kali diperkenalkan apel ini langsung menjadi favorit dan bahkan populer di Jepang. Tak hanya di negara asalnya, apel ini juga populer di Korea, Cina dan Amerika Serikat.

Cita rasa yang lezat dan kandungan antioksidan tinggi di dalamnya membuat apel ini menjadi salah satu favorit. Sementara apel Malang lebih didominasi warna hijau dengan semburat warna merah di beberapa bagian apel. Jenis yang satu ini didatangkan oleh Belanda di masa penjajahan, tepatnya pada tahun 1962.

Apel Malang merupakan buah dari teknik budidaya menggunakan teknologi yang semakin maju, hasilnya perkembangan dari apel ini semakin pesat dan mulai dikenali pecinta apel dunia dengan sangat mudah. Namun, perlu diketahui satu hal mengenai apel ini karena memiliki kulit yang sedikit tebal dan berbeda dari jenis apel yang lain.

Untuk itu, sebaiknya memotong apel Malang menjadi beberapa bagian sebelum dikonsumsi, tak heran jenis apel ini sangat cocok dijadikan sebagai bahan masakan ketimbang apel Fuji. Misalnya digunakan untuk membuat apple pie atau sup apel. Terlepas dari perbedaan kedua jenis apel ini, baik Fuji maupun Malang memiliki kandungan yang sangat baik untuk kesehatan.

Salah satunya untuk memelihara kesehatan usus, apel kaya akan serat larut dan tidak larut yang membantu melancarkan buang air besar. Untuk mendapatkan manfaatnya, disarankan untuk mengonsumsi buah dengan kulitnya karena bagian ini banyak mengandung antioksidan dan selain kandungan pektin yang memberi nutrisi bagi bakteri di dalam saluran pencernaan.