Manfaat Holisticare Ester C untuk Tubuh

holisticare

Biasanya, suplemen vitamin C akan memicu asam lambung. Namun hal itu tidak akan terjadi jika kamu mengonsumsi Holisticare Ester C. Bentuk vitamin yang dipatenkan ini terdiri dari kandungan utama kalsium askorbat yang merupakan bagian garam yang berasal dari asam askorbat atau vitamin C. 

Efek Ester-C pun pernah diteliti terhadap orang-orang yang punya sensitivitas terhadap makanan asam. Dari penelitian yang dilakukan pada 2006 ini, didapati kalau potensi Ester-C dalam menyebabkan efek samping epigastrik lebih sedikit ketimbang vitamin C biasa. Epigastrik biasa terjadi karena masalah pencernaan seperti refluks asam, intoleransi laktosa, dan GERD. Penelitian ini menunjukkan bila orang yang sensitif asam punya toleransi terhadap Ester-C. 

Manfaat Holisticare Ester C

Melindungi dari Bahaya Radikal Bebas

Vitamin C dikenal sebagai salah satu zat yang memiliki sifat antioksidan, selain vitamin E, selenium, zinc, dan lainnya. Sifat tersebut punya peran besar dalam melawan radikal bebas sebagai partikel berbahaya yang dihasilkan dari sisa perubahan makanan ke energi. Partikel ini juga terbentuk saat berolahraga atau ketika terkena terpaan asap rokok, polusi udara, dan sinar matahari.

Radikal bebas menjadi ancaman bagi tubuh karena beberapa kapabilitasnya dalam:

  • Merubah struktur DNA
  • Membuat lemak jahat LDL terperangkap di dinding pembuluh arteri
  • Mengganti membran sel

Jumlah radikal bebas yang tinggi di dalam tubuh dapat menyebabkan reaksi stres oksidatif, yang mana dapat merusak sel-sel sehingga memicu penyakit kronis

Itulah mengapa tubuh memerlukan antioksidan. Bentuk pertahanan tubuh ini terlibat dalam sistem perbaikan DNA dan perlindungan kesehatan sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Mencegah Kekurangan Vitamin C

Kebutuhan tubuh akan pemenuhan vitamin per harinya sangatlah penting. Apalagi vitamin C tergolong sebagai vitamin esensial yang tidak bisa diproduksi tubuh. Dan, walaupun vitamin C serta vitamin dan mineral lainnya tergolong sebagai mikronutrien (nutrisi yang diperlukan dalam jumlah sedikit), kurangnya nutrisi dasar ini bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Defisiensi vitamin C dapat menyebabkan beberapa reaksi negatif pada tubuh, mulai dari yang tingkat sedang hingga serius. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Kelelahan dan badan melemah
  • Nyeri otot dan sendi
  • Kulit mudah memar
  • Bintik-bintik kecil seperti memar berwarna merah kebiru-biruan di kulit
  • Kulit kering
  • Rambut bercabang
  • Gusi membengkak dan mengalami perubahan warna, diikuti perdarahan yang tiba-tiba
  • Mimisan
  • Penyembuhan luka yang buruk
  • Permasalahan melawan infeksi
  • Gigi copot
  • Berat badan turun

Kekurangan vitamin C yang tidak segera ditangani dapat memperkeruh kondisi tubuh. Permasalahan yang berkepanjangan ini pun dapat memicu sesak nafas, kelainan saraf, demam, hingga kejang-kejang. 

Membantu Penyerapan Zat Besi di Tubuh

Zat besi sama pentingnya bagi tubuh seperti halnya vitamin C. Mineral yang terdapat di dalam darah ini berperan sebagai komponen yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Selain itu, ia juga dapat menyingkirkan zat buangan seperti karbon dioksida yang dibawa keluar oleh paru-paru ketika kita menghembuskan nafas. 

Kekurangan zat besi dapat menimbulkan masalah anemia. Kondisi ini menyebabkan letih, kulit pucat, pening, dan peradangan di lidah. Vitamin C dapat membantu tubuh menyerap zat besi secara efisien sehingga masalah anemia atau defisiensi zat besi dapat dihindari. 

Kemampuan vitamin C ini diperlukan, terlebih untuk penyerapan zat besi yang berasal dari sumber makanan nabati. Tubuh biasanya akan kesulitan sendiri ketika menyerap zat besi dari pangan nabati daripada sumber makanan berupa daging. 

Laman Michigan State University mengungkapkan bila sumber alami vitamin C tidak selalu menyediakan efek yang besar dalam penyerapan zat besi. Bahkan, terkadang penyerapan vitamin C dari buah semisal anggur bisa memberikan efek penyerapan yang sama dengan vitamin C dalam bentuk suplemen. 

Mendukung Produksi Kolagen

Vitamin C dikenal sebagai faktor penting dalam pembentukan kolagen. Zat kolagen ini merupakan protein di tubuh yang memiliki fungsi penting dalam menyediakan struktur kulit, tulang, tendon, dan sebagai perekat bagian tubuh lainnya.

Kolagen merupakan komponen dasar bagi kesehatan kulit. Ia dapat meningkatkan penampilan dan elastisitas kulit. Kurangnya kolagen dalam kulit jadi alasan mengapa seseorang mengalami tanda penuaan seperti kulit yang tidak kencang dan munculnya tanda lain seperti kerutan. 

Hubungan vitamin C dengan pembentukan kolagen inilah yang membuatnya jadi vitamin khusus pemeliharaan kulit. Konsumsi vitamin C atau pemberian produk topikal pada kulit pun dapat memberi manfaat bagi sel kulit. Selain itu, beberapa studi juga memperlihatkan kalau vitamin C dapat membatasi kerusakan kulit akibat paparan sinar UV. Walaupun, kemampuan tersebut tidak seefektif bila menggunakan sunscreen. 

Demikian manfaat holisticare ester C yang bisa dirasakan. Semoga menambah wawasanmu.