Jauhi Lingkungan Toxic Jadi Cara Mengatasi Insecure pada Diri Sendiri

Cara Mengatasi Insecure pada Diri Sendiri

Pernahkah kamu merasa jika dirimu tidak mampu memenuhi harapan atau tuntutan standar dari lingkunganmu, seperti misalnya kamu merasa tampilan fisikmu tidak semenarik orang-orang di sekeliling? Jika, ya, ketahuilah bahwa itu adalah perasaan insecure. Perlu digaris bawahi bahwa ini adalah tanda bahaya. Seseorang perlu mencari cara mengatasi insecure pada diri sendiri agar kondisi tersebut tidak terakumulasi menjadi masalah kesehatan mental lainnya.

Insecure adalah perasaan tidak aman. Perasaan tidak aman ini bisa termanifestasi ke dalam perasaan-perasaan lain, yang hampir seluruhnya akan bermuara pada tereduksinya rasa percaya diri seseorang. Dari insecure, seseorang bisa merasakan takut yang berlebihan hingga cemas yang amat sangat. 

Penyebab insecure sendiri amat pribadi. Seseorang memiliki potensi insecure yang berbeda-beda. Namun, semua kembali kepada bagaimana mereka mengontrol potensi tersebut. Sayangnya, tidak banyak orang yang mampu melakukan itu. Memang ada beberapa faktor yang bisa membuat seseorang gagal atau berhasil dalam mengatasi potensi insecure tersebut.

Dua diantara faktor yang belakangan paling umum terjadi adalah penggunaan media sosial dan kondisi lingkungan mereka. Keberadaan media sosial yang fungsi utamanya sudah tereduksi menjadi “ajang unjuk keberhasilan” sering kali membuat penggunanya inferior. Utamanya mereka merasa terlambat atau kalah dalam perlombaan semu. Perlombaan pada apa pun yang sebenarnya tidak ada.

Sementara kondisi lingkungan yang tidak sehat pun tak kalah berbahayanya. Kita biasa mengistilahkan ini “lingkungan toxic”. Alih-alih saling membantu dan membuat masing-masing anggotanya maju ke arah yang lebih baik, lingkungan toxic atau beracun justru menghadirkan yang sebaliknya.

Lingkungan toxic tak melulu soal orang-orangnya, tetapi juga atmosfernya, tren atau dinamika yang berlangsung di dalamnya, atau kombinasi di antaranya. Padahal, lingkungan adalah unit sosial yang salah satu fungsi utamanya adalah membuat individu di dalamnya mampu tumbuh dan berkembang serta menggapai kedewasaan secara mental.

Jika kamu sering mengalami insecure, mungkin kamu perlu melakukan refleksi dan mengevaluasi lingkungan tempatmu bersosialisasi, selain melakukan pembenahan dalam diri. Kombinasi keduanya adalah sebuah upaya atau cara mengatasi insecure pada diri sendiri.

Andai benar lingkunganmu toxic, ada baiknya kamu melakukan beberapa upaya di bawah ini agar kamu bisa hidup lebih baik tanpa bayang-bayang perasaan tidak aman akan sesuatu yang ada di hidupmu:

  • Tidak ambil pusing

Upaya ini butuh mental yang kuat. Apa pasal? Sebab upaya ini menuntut kamu untuk bersikap acuh tak acuh terhadap apa pun. Terkadang hidup di dunia ini harus mengikuti arus yang mengalir. Ketika saat ini kamu berada di lingkungan pertemanan yang cukup toxic, bersabarlah sampai kamu benar-benar bisa keluar dari sana. Tahanlah segala ego dan amarah demi tercapainya tujuan hidup meskipun memiliki kolega yang tak sehat.

Suatu saat nanti hal itu pasti akan menjadi pelajaran terbesar di hidupmu dan sangat berguna jika kamu terjebak lagi di dalam hal yang sama. Bersikaplah seperti biasa ketika tak terjadi apa-apa dalam hidupmu. Kamu bisa memakai topengmu agar memudahkan segala urusanmu di sana untuk sementara waktu.

  • Cari circle pertemanan yang baru

Ketika lingkunganmu yang toxic itu tidak bisa diandalkan, cobalah untk mencari lingkar pertemanan baru agar kamu bisa merasakan bagaimana persahabatan yang sesungguhnya.

Ketika mencari circle yang baru, kamu akan merasakan bahwa beban yang selama ini dipendam sendiri bisa hilang seketika. Ingatlah bahwa tempat berbagi keluh kesah terbaik adalah seorang sahabat yang merelakan waktunya untuk mendengarkan serta memberi solusi terhadap semua masalahmu.

  • Buat sebuah pembuktian

Lingkungan toxic itu bukan hanya terdiri dari orang-orang yang berusaha untuk mengusik hidupmu, tetapi juga adalah mereka yang suka meremehkan segala kemampuanmu. Salah satu cara mengatasi gangguan dari lingkungan toxic ini adalah menunjukkan bahwa dirimu seribu kali lebih hebat dari mereka.

Lakukanlah hal itu agar orang-orang yang semula meremehkanmu bisa mengagung-agungkan dirimu untuk dihormati. Lagi pula hal tersebut tidak membuang waktumu secara percuma karena yang kamu perjuangkan itu adalah salah satu dari mimpi-mimpimu.

Jika kamu sudah berhasil mengatasi lingkungan yang toxic itu, setidaknya kamu sudah berhasil menghapus satu faktor penting penyebab insecure. Seandainya di kemudian hari kamu kembali merasa insecure, kamu perlu mencari cara mengatasi insecure pada diri sendiri yang lain. Namun, perlu digaris bawahi bahwa kamu perlu memetakan kemungkinan faktor penyebab sebelum melakukan upaya perubahan.