4 Daftar Dokter Gigi Anak Terbaik di Jakarta Selatan

Memeriksakan kesehatan gigi anak ke dokter sudah menjadi keharusan, bisa dilakukan di dokter gigi pada umumnya. Meski begitu, terkadang orang tua memiliki anak yang rewel dan sulit diajak bertemu dokter, kondisi inilah yang memaksa mereka mencari alternatif. Beberapa dokter gigi di Jakarta Selatan menyediakan pelayanan khusus untuk anak-anak.

Dokter gigi anak disebut juga dengan pedodobntis atau pediatric dentis, meski demikian baik dokter gigi umum maupun dokter gigi anak sama-sama mengurus seputar kesehatan gigi dan segala permasalahan yang muncul. Perlu diketahui bahwa dokter gigi anak hanya menerima pasien yang masih anak-anak atau remaja.

Daftar Dokter Gigi di Jakarta Selatan

  1. Dentalogy Dental Care

Klinik gigi untuk anak yang berada di kawasan Kebayoran Baru, tepatnya di Jl. Wijaya II No.64 Rt.01/Rw.07, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Klinik ini menawarkan perawatan gigi yang cukup lengkap, termasuk pencabutan, pemutihan, tambal, rontgen hingga bedah mulut. Telah berdiri sejak 2013 dan didukung berbagai faskes dalam mengatasi masalah gigi anak.

  1. OMDC Mampang

Berada di kawasan Mampang tepatnya Jl. Warung Buncit Raya No.06, Rt.04/Rw.05, Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Menyediakan layanan pemeriksaan gigi dan mulut yang tergolong lengkap. Mulai dari ortodonti, scalling, bleaching, tambal dan lain sebagainya, termasuk permasalahan gigi anak.

  1. Kemang Konfi Dental Care

Terletak di kawasan Kemang Point Building, Konfi Dental Care sudah berdiri sejak 2012 lalu dan menjadi salah satu klinik gigi pilihan untuk melakukan perawatan gigi. Termasuk pada anak, mulai dari spesialis ortho, konservasi hingga bedah mulut. Promo-promo menarik yang ditawarkan menjadikan klinik ini disukai banyak pelanggan.

  1. PI Dental

Menjadi klinik dokter gigi selanjutnya yang memiliki layanan khusus untuk anak, terletak di Pondok Indah Mall Lantai 2, Jl. Metri Pondok Indah, Rt.01/Rw.16, Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Menyediakan layanan perawatan gigi anak-anak, bleaching hingga implan yang ditangani langsung oleh dokter profesional, tersedia pula faskes.

Perawatan Gigi Anak

  • Pemeriksaan mulut anak guna mendeteksi adanya karies atau kerusakan gigi anak, kemungkinan besar kerusakan ini tidak terlihat dengan mata biasa.
  • Proses tindakan pencegahan kerusakan gigi, seperti membersihkan karang gigi, perawatan dengan fluoride termasuk rekomendasi nutrisi untuk anak demi menjaga kesehatan gigi dan mulut.
  • Konsultasi kebiasaan anak yang mungkin bisa merusak gigi, seperti penggunaan dot atau ngempeng ibu jari.
  • Obati sakit gigi anak dan kerusakan gigi lainnya seperti retak atau tanggal, hal ini dilakukan demi mencegah kondisi yang lebih buruk.
  • Diagnosis terhadap penyakit gigi yang berhubungan dengan masalah kesehatan lain, seperti diabetes, kelainan jantung bawaan, asma hingga ADHD.
  • Melakukan perawatan gigi, seperti misalnya pemasangan kawat gigi dengan beberapa tujuan salah satunya agar struktur gigi menjadi lebih rata.

Kapan ke Dokter?

Setelah mengetahui beberapa dokter gigi di Jakarta Selatan yang sudah dijelaskan di atas, orang tua hanya perlu memahami kapan harus membawa anak melakukan perawatan gigi. Hal pertama yang harus dilakukan adalah jangan menunggu sampai anak mengalami sakit gigi, untuk membawanya ke dokter gigi anak segera setelah gigi pertamanya sudah tumbuh atau muncul.

Setidaknya sampai anak menginjak usia satu tahun, setelah itu orang tua bisa mengajak anak melakukan perawatan gigi secara rutin setiap enam bulan sekali. Tujuan perawatan ini adalah agar mencegah munculnya gigi berlubang maupun penyakit lainnya.

Sering Mengalami Gusi Gatal? Kenali 7 Penyebab Berikut Ini

Sering Mengalami Gusi Gatal? Kenali 7 Penyebab Berikut Ini

Pernahkah Anda mengalami gusi gatal? Ada beberapa hal yang menyebabkan kondisi ini. Penyebabnya beragam, mulai dari yang ringan hingga berat dan butuh penanganan dokter.

Gusi gatal tentu saja tidak bisa dibiarkan terus menerus karena bisa menjadi infeksi yang lebih serius. Oleh karena itu penting untuk mengetahui kondisi apa saja yang menjadi penyebab gusi gatal.

Penyebab Gusi Gatal yang Sering Terjadi

Ada beberapa hal yang menyebabkan gatal pada gusi. Bisa karena masalah area gigi dan mulut, alergi, hingga adanya perubahan hormon pada wanita.

Berikut beberapa penyebabnya, mulai dari yang ringan hingga serius.

  1. Gusi Terluka

Gusi yang terluka bisa membuat gusi menjadi gatal, nyeri, dan tidak nyaman. Gusi bisa terluka akibat menggunakan sikat gigi yang terlalu kasar, punya kebiasaan gigi ketika tidur, cedera fisik ketika berolahraga, hingga akibat iritasi karena rokok elektrik.

  1. Alergi

Alergi pada makanan atau obat-obatan tertentu, hingga terpapar alergen tertentu bisa membuat gusi menjadi gatal. Rhinitis alergi juga bisa memicu gusi menjadi gatal.

  1. Plak Menumpuk

Menumpuknya plak pada gigi dan gusi juga menjadi penyebab gusi gatal. Plak ini merupakan sisa makanan yang terselip di sela gigi. Plak yang menumpuk pada gigi dan gusi ini akan menyebabkan munculnya penyakit gusi seiring berjalannya waktu.

Selain itu, plak yang bercampur air liur di dalam mulut bisa menjadi karang gigi jika sudah lama. Karang gigi tidak bisa dihilangkan dengan menyikat gigi, tapi harus dilakukan dengan penanganan medis dari dokter gigi.

  1. Radang Gusi atau Gingivitis

Kebersihan gigi dan mulut yang tidak terjaga dengan baik dapat menyebabkan penyakit gusi, salah satunya gingivitis atau radang gusi. 

Di tahap awal mungkin radang gusi ini belum menimbulkan komplikasi lanjut. Namun, jika tidak ditangani dengan benar di awal, radang gusi bisa menyebabkan kerusakan gigi lebih lanjut. 

Bahkan radang gusi bisa menyebabkan munculnya abses dan akan terasa sakit berdenyut serta membuat bau mulut menjadi sangat bau. Kondisi ini juga akan merusak jaringan lunak dan tulang yang menjadi pendukung gigi dan berakibat pada gigi yang goyah.

  1. Mulut Kering

Meskipun mulut bisa mengatur kelembapan alami sendiri, namun terkadang ada beberapa kondisi yang membuat mulut tidak bisa memproduksi air liur yang cukup[ untuk melembapkan lidah dan menjaga gusi. Hal ini bisa jadi karena kondisi medis atau sedang mengkonsumsi obat-obat tertentu. Sehingga, mulut menjadi kering dan akan menyebabkan gusi gatal.

  1. Kesalahan Penggunaan Gigi Palsu

Gigi palsu yang tidak digunakan dengan baik akan menyebabkan masalah seperti terjadinya infeksi. Hal ini terjadi saat posisi gigi palsu dan gusi terdapat celah sehingga membuat sisa makanan terselip di dalamnya. 

Bakteri yang ada di dalam mulut akan berkembangbiak dan risiko terjadinya infeksi akan meningkat. Kemudian, kondisi ini akan menyebabkan peradangan, sensitivitas gusi menurun, serta gusi gatal.

  1. Perubahan Hormon

Wanita biasanya akan mengalami perubahan hormon alami. Ternyata perubahan hormon ini juga bisa menyebabkan gusi terasa gatal. Wajar saja, ketika wanita mengalami pubertas, menstruasi, hamil, atau bahkan menopause, biasanya akan sering merasakan gusi gatal. Serta ada gejala lain seperti terasa nyeri, muncul perdarahan tiba-tiba, dan sensitivitas gusi menurun. 

Cara Mengobati Gusi Gatal

Nah, tentu saja untuk memastikan penyebab keluhan gusi yang terasa gatal itu, Anda perlu mengunjungi dokter gigi terlebih dahulu. Biasanya dokter akan menyarankan beberapa obat, seperti:

  • Menggunakan obat antihistamin, jika penyebab gusi terasa gatal adalah karena alergi
  • Membersihkan plak di gigi, jika gusi gatal diakibatkan oleh adanya plak yang menumpuk
  • Berkumur dengan garam untuk meredakan rasa gatal dan juga iritasi yang terjadi pada kulit
  • Kompres es batu, bisa ditempelkan atau juga dikulum di gusi yang gatal.