Yuk, Kenali 12 Indikator Keluarga Sehat Indonesia!

Yuk, Kenali 12 Indikator Keluarga Sehat Indonesia!

12 Indikator Keluarga Sehat Indonesia terus digalakkan sebagai salah satu rencana dari Pendekatan Keluarga Sehat yang dirancang oleh Kemenkes RI.

Pada tahun 2016, Kemenkes meluncurkan Program Indonesia Sehat yang diturunkan menjadi Pendekatan Keluarga Sehat. Nah, 12 Indikator Keluarga Sehat termasuk di dalam pendekatan tersebut.

Ada beberapa aspek penting kesehatan yang diterjemahkan ke dalam 12 indikator untuk menentukan kesehatan suatu keluarga dan menjaga pola hidup sehat.

12 Indikator Keluarga Sehat ini penting dipenuhi oleh Anda dan keluarga untuk menjaga kesehatan dan mencegah terjadinya penyakit.

12 indikator keluarga sehat Kemenkes RI

Indikator keluarga sehat dirancang dengan menentukan aspek-aspek penting untuk mencapai dan menjaga kesehatan keluarga. Aspek-aspek ini termasuk aspek internal dan aspek eksternal.

Aspek-aspek tersebut kemudian diterjemahkan menjadi 12 indikator keluarga sehat versi Kemenkes RI sebagai berikut:

1. Keluarga mengikuti program Keluarga Berencana (KB)

Program KB dirintis dalam periode tahun 1950-1966 dan mulai efektif diterapkan sejak tahun 1970-an. Sampai sekarang, Program KB masih dianggap efektif dalam menjaga kesehatan keluarga.

Keluarga Berencana menyuarakan pembatasan dua anak untuk setiap orang tua. Dengan demikian, setiap anak dipastikan mendapat ASI cukup dan pola asuh optimal untuk mencapai perkembangan sehat dan cerdas.

Tidak hanya itu, Program KB juga dapat menurunkan risiko kematian ibu dan bayi dalam proses persalinan tidak terkontrol.

2. Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan

Proses persalinan ideal dilakukan di fasilitas kesehatan yang memadai. Kebijakan ini perlu ditegaskan untuk mengurangi risiko dan komplikasi akibat kehamilan.

Selain itu, yang tidak kalah penting adalah memperhatikan kesehatan ibu dan anak pasca-persalinan. Dengan fasilitas kesehatan yang memadai, ibu dan anak dapat menerima perawatan optimal.

3. Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap

Kesehatan bayi harus terus dijaga mulai dari kelahiran hingga melewati masa-masa genting beberapa tahun awal. Salah satu cara menjaganya adalah dengan melakukan imunisasi dasar lengkap.

Bayi yang menerima imunisasi ideal dapat mencegah penularan penyakit seperti polio, campak, dan difteri. Orang tua dapat membawa bayi ke Posyandu atau Puskesmas untuk melakukan imunisasi.

4. Pemberian ASI eksklusif untuk bayi

ASI adalah suplai makanan utama bayi yang sebaiknya diberikan secara eksklusif hingga usia 2 tahun. Bayi yang menerima ASI optimal terbukti dapat tumbuh dengan sangat baik.

ASI penting sebagai sumber nutrisi, menjaga imun tubuh bayi, melindungi dari berbagai penyakit, mendukung perkembangan tubuh, dan mengoptimalkan perkembangan otak bayi.

Pemberian ASI eksklusif hingga 2 tahun sangat penting untuk membentuk dan menjaga keluarga sehat.

5. Balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan

Seperti yang dijelaskan di atas, masa-masa perkembangan bayi perlu dipantau secara intens dalam beberapa tahun pertama. Anda dapat menjaga perkembangan anak hingga usia 5 tahun.

Pemantauan pertumbuhan dapat dilakukan dengan menimbang berat badan bayi secara berkala. Pencatatan juga diperlukan untuk membaca grafik perkembangan dan pertumbuhan bayi.

6. Pengobatan sesuai standar untuk penderita TBC

Tuberkulosis (TBC) adalah salah satu penyakit mematikan yang perlu dicegah sejak dini. Anda perlu mewaspadai gejala-gejala TBC seperti batuk berkepanjangan, nyeri dada, sesak napas, badan lemas, hingga berat badan turun.

Kenali gejala TBC dan lakukan pengobatan ke dokter untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Jika memang positif TBC, perlu dilakukan pengobatan secara rutin hingga tuntas sepenuhnya.

Pengobatan TBC harus dilakukan sesuai dengan instruksi dokter, tidak boleh terhenti di tengah-tengah. Jika tidak, penyakit TBC tidak bisa sembuh sepenuhnya dan dapat menular ke orang lain.

7. Pengobatan teratur untuk penderita hipertensi

Hipertensi adalah salah satu penyakit dasar yang dapat menjadi sumber masalah untuk berbagai penyakit lainnya. Karena itu, pencegahan hipertensi sejak dini perlu dilakukan.

Nah yang membuat pencegahan ini lebih tricky adalah karena hipertensi pada umumnya tidak menunjukkan gejala. Sebab itu, penting bagi Anda dan keluarga untuk mengecek tekanan darah secara rutin.

Hipertensi dapat diturunkan secara genetik, juga dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti usia, jenis kelamin, dan gaya hidup.

8. Pengobatan dan bantuan untuk penderita gangguan jiwa dan masalah kesehatan mental

Kesehatan mental masih membutuhkan perhatian khusus di Indonesia, terlebih karena masih banyak anggota masyarakat yang memandang sebelah mata pentingnya kesehatan mental.

Mental yang tidak terawat dengan baik dapat menyebabkan gangguan jiwa. Masalahnya, penderita umumnya tidak menyadari bahwa mereka mengalami masalah kejiwaan, bahkan cenderung membantahnya.

Di sinilah pentingnya peran keluarga untuk saling memperhatikan dan menyadari kesulitan anggota keluarga lainnya. Coba dengarkan apa keluh kesah mereka, lakukan pendampingan, dan jangan menghakimi.

Jika sulit melakukannya sendiri, Anda dapat mengajak anggota keluarga tersebut ke psikolog dan mendampinginya.

9. Tidak ada anggota keluarga yang merokok

Kemenkes RI juga memilih program anti-rokok sebagai indikator keluarga sehat. Pasalnya, rokok diyakini membawa bahaya serius bagi kesehatan setiap penggunanya.

Setiap batang rokok menyimpan zat kimia beracun yang sebagian besar bersifat karsinogenik atau penyebab kanker. Asap rokok juga dapat menyebabkan masalah bagi anggota keluarga lain yang tidak merokok.

Rokok lebih berbahaya bagi pasangan yang sedang hamil atau orang tua yang memiliki anak. Anda dapat mencari bantuan profesional untuk merancang program berhenti merokok.

10. Mendaftarkan anggota keluarga menjadi bagian program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

JKN diterjemahkan dalam keikutsertaan sebagai peserta BPJS Kesehatan. Untuk menjaga dan menjamin kesehatan keluarga, sebaiknya setiap anggota keluarga terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Program JKN dirancang untuk memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh, mulai dari pencegahan hingga pengobatan penyakit.

11. Keluarga mempunyai akses sarana air bersih

Sering dipandang sepele, padahal ketersediaan air bersih adalah salah satu faktor penting untuk menjaga kesehatan keluarga. Air bersih dapat mencegah penularan berbagai penyakit seperti diare, kolera, disentri, tipes, dan lainnya.

Jika Anda tinggal di lokasi dengan kondisi air yang kurang bersih, pastikan melakukan pembersihan secara berkala. Hindari genangan air terlalu lama tanpa perawatan dan penggantian air.

12. Jamban sehat untuk keluarga

Jamban yang sehat juga penting untuk membantu Anda melakukan buang air kecil dan buang air besar. Kebersihan jamban penting untuk mencegah penularan bakteri dan virus.

Pastikan Anda dan keluarga memiliki akses jamban sehat dan lakukan pembersihan secara berkala.

Demikian 12 indikator keluarga sehat versi Kemenkes RI yang perlu diperhatikan oleh setiap keluarga Indonesia. Lakukan bagianmu ya!

Manfaat Frisolac Gold 2 untuk Perkembangan Anak

Manfaat Frisolac Gold 2 untuk Perkembangan Anak

Frisolac Gold 2 merupakan salah satu susu formula untuk anak usia 6-12 bulan dengan kandungan nutrisi yang sangat lengkap.

Susu formula ini bisa menjadi pilihan bagi ibu yang sudah tidak bisa memberikan ASI dan ingin memastikan si Kecil tetap terpenuhi kebutuhan nutrisinya.

Apa saja sih kandungan yang ada pada susu formula asal Belanda ini? Berikut ulasan terkait kandungan penting Frisolac Gold 2 serta manfaatnya untuk perkembangan anak!

1. Prebiotik FOS dan GOS 

FOS atau fructo-oligosaccharide dan GOS atau galacto-oligosaccharide adalah dua jenis prebiotik yang berfungsi merangsang pertumbuhan atau aktivitas bakteri baik dalam sistem pencernaan.

Kedua prebiotik ini bisa menunjang kesehatan pencernaan anak dengan menumbuhkan bakteri baik, mencegah dan mengatasi konstipasi, bahkan juga bisa memperkuat daya tahan tubuh lho.

2. Nukleotida

Nukleotida adalah salah satu jenis asam amino yang berperan sebagai bahan penyusun DNA. Sebenarnya tubuh juga memproduksi nukleotida sendiri, namun ini tidak cukup.

Anak masih membutuhkan asupan nukleotida tambahan dari apa yang dikonsumsi, demi pertumbuhan yang maksimal. Apa saja sih manfaat dari nukleotida ini?

  • Perkuat sistem imun

Salah satu peran asam amino ini adalah memperkuat sistem imun, agar anak tidak mudah sakit

  • Tunjang sistem pencernaan

Nukleotida dapat meningkatkan jumlah bakteri baik di sistem pencernaan dan melancarkan pemrosesan makanan. 

  • Bantu penyerapan zat besi

Konsumsi nukleotida juga bantu penyerapan zat besi lebih baik dan efektif. Zat besi sendiri adalah nutrisi penting untuk perkembangan saraf otak anak.

3. Frisolac Gold 2 mengandung AA dan DHA

Arachidonic (AA) dan Docosahexaenoic (DHA) adalah 2 nutrisi penting yang bantu menunjang perkembangan otak anak. Mulai dari meningkatkan fungsi visual hingga perkembangan perilaku kognitif anak.

Tak hanya bagi otak, susu mengandung DHA dan AHA juga bisa bantu turunkan risiko alergi kulit dan pernapasan, serta asma dan mengi pada anak yang memiliki ibu penderita alergi.

Selain itu, sebuah penelitian menemukan bahwa anak yang mengonsumsi susu formula mengandung DHA berisiko lebih rendah mengalami beberapa penyakit. Seperti bronkitis, bronkiolitis, dan hidung tersumbat.

4. Mengandung 12 jenis vitamin

Susu formula ini mengandung setidaknya 12 jenis vitamin yang sangat bermanfaat untuk perkembangan anak.

Berikut apa saja vitamin yang ada pada susu Frisolac:

  • Vitamin A

Penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak, jaga kesehatan mata, dukung pertumbuhan fisik, menurunkan risiko diare serta campak

  • Vitamin D3

Bayi yang kekurangan asupan vitamin D berisiko mengalami rakitis atau penyakit yang melemahkan tulang

  • Vitamin E

Sebagai antioksidan, vitamin E dapat membantu mencegah kerusakan oksidatif 

  • Vitamin K1

Kekurangan vitamin K dapat menyebabkan perdarahan pada bayi baru lahir dan anak kecil

  • Vitamin B kompleks

Susu formula Frisolac ini mengandung 7 jenis vitamin B (B1, B2, B3, B5, B6, B9, B12). Vitamin B penting untuk pembentukan sel darah merah dan juga menunjang sistem metabolisme tubuh.

  • Vitamin C

Penting untuk memperkuat sistem imun dan produksi kolagen pada kulit

5. Mengandung mineral penting

Selain vitamin, susu formula ini juga diperkaya berbagai jenis mineral. Mulai dari kalsium dan fosfor yang baik untuk tulang dan gigi.

Lalu ada zat besi, magnesium, zinc, yodium, selenium, mangan, dan juga kalium yang semuanya sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang anak.

Itu dia ulasan terkait kandungan dan manfaat Frisolac Gold 2 untuk tumbuh kembang anak. Pastikan berkonsultasi dengan dokter anak sebelum memberikan susu ini pada si Kecil ya!

Becefort Sirup, Suplemen Yang Memenuhi Kebutuhan B Kompleks Untuk Si Kecil

Becefort Sirup untuk anak

Vitamin B kompleks sangat penting bagi semua orang termasuk anak – anak. Jika kebutuhan akan vitamin B dapat terpenuhi maka akan terhindar dari penyakit beri – beri, kesemutan atau pun anemia. Apalagi untuk anak – anak, pemenuhan akan vitamin B kompleks ini sangat membantu dalam masa pertumbuhan perkembangannya. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan akan vitamin B kompleks dapat memberikan Becefort Sirup untuk si kecil. 

Suplemen ini melengkapi nutrisi tubuh dalam masa penyembuhan setelah sakit dan masa pertumbuhan dan perkembangan pada anak – anak. Bahkan tidak hanya anak – anak saja, Becefort Sirup ini juga bisa mencegah kekurangan gizi pada orang dewasa.

Tidak hanya vitamin B kompleks, tetapi Becefort Sirup juga mengandung vitamin C, d – phantenol, dan nikotinamida. Kandungan ini sangat berguna untuk kesehatan dan masa pertumbuhan karena dapat membantu pemebentukkan sel saraf, jaringan otak, melancarkan sistem metabolisme, mengolah karbohidrat menjadi energi dan membantu membentuk massa otot.

Jika kekurangan vitamin B kompleks dapat berakibat fatal bagi tubuh. Berbagai gangguan kesehatan dapat terjadi bila tubuh kekurangan vitamin. Berikut ini akibat yang terjadi apabila tubuh kekurangan vitamin B kompleks.

  1. Vitamin B1 dan B2

Gejala yang muncul apabila Anda kekurangan Vitamin B1 dan B2 adalah bibir pecah – pacah bahkan sampai mengganggu konsentrasi sehingga seringkali mengalami kebingungan. Anda bisa mendapatkan kedua vitamin ini dengan mengonsumsi susu dan sereal gandum. Kekurangan Vitamin B1 dan B2 akan sangat terasa bagi Anda yang mengonsumsi alkohol secara berlebihan.

  1. Vitamin B3

Jika Anda mengalami masalah pada sistem pencernaan seperti kram perut dan mual, itu artinya Anda kekurangan vitamin B3. Jika sudah berada di tahap yang parah, kekurangan vitamin B3 juga bisa menganggu konsentrasi yang mengakibatkan kebingungan seperti kekurangan vitamin B1 dan B2.

  1. Vitamin B5

Jika sudah kekurangan vitamin B5, itu artinya Anda juga sudah kekurangan vitamin yang lain. Gejala yang muncul akibat kekurangan vitamin B5 pun cukup parah yaitu mudah marah, sakit kepala hebat, gangguan koordinasi otot, kelelahan sampai pada masalah pencernaan.

  1. Vitamin B6

Akibat kekurangan vitamin B6 ini adalah terjadinya gangguan kulit dan anemia megaloblastik. Bibir menjadi pecah – pecah dan terjadi ruam kulit menjadi gejala lain dari kekurangan vitamin ini.

  1. Vitamin B7

Rambut rontok, depresi, lesu, mati rasa dan gangguan pada anggota gerak serta halusinasi adalah tanda jika Anda kekurangan vitamin B7. Sebetulnya jarang sekali terjadi seseorang mengalami kekurangan vitamin B7, tetapi jika Anda mengalami gejala tersebut sebaiknya langsung periksa kondisi Anda ke dokter atau pun segera mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin B7.

  1. Vitamin B9

Jika Anda kekurangan vitamin B9, maka bisa terkena diare dan anemia. Vitamin B9 atau asam folat ini sangat penting bagi kesehatan terutama bagi ibu hamil. Jika kekurangan asam folat saat hamil akan berakibat fatal karena berisiko menyebabkan cacat pada bayi. 

  1. Vitamin B12

Jika terjadi kekurangan vitamin B12, Anda akan mengalami kebingungan dan bisa terkena anemia. Bahkan jika sudah parah, gejala seperti demensia, paranoid, depresi, perubahan perilaku, mudah marah, rasa lelah yang berlebihan sampai rasa kesemutan pada kaki dan tangan bisa Anda rasakan.Itulah bahaya dan gejala yang bisa terjadi pada Anda apabila kekurangan vitamin B kompleks. Anda bisa memenuhi kebutuhan akan vitamin B kompleks bagi anak – anak dengan mengonsumsi Becefort Sirup, atau pun mengonsumsi makanan dan minuman seperti bayam, telur, susu, daging ayam, dan yoghurt yang mengandung banyak vitamin B kompleks.

Berapa Total Biaya untuk Melakukan Imunisasi Dasar Lengkap?

imunisasi dasar lengkap

Memberikan imunisasi dasar lengkap tentunya merupakan kewajiban orangtua pada si kecil. Hal ini dilakukan untuk mencegah terserangnya penyakit yang bisa berdampak pada kecacatan bahkan kematian saat di masa tumbuh kembangnya. 

Vaksin yang diberikan pun terdapat beberapa jenis. Selain itu harga imunisasi dasar lengkap untuk balita ini juga cukup beragam, sesuai dengan vaksin yang akan diberikan pada bayi. Ada yang gratis dan mendapat subsidi dari pemerintah, ada juga yang harus bayar.

Lalu berapa biaya yang dibutuhkan untuk imunisasi dasar lengkap ini? Berikut daftarnya.

Imunisasi Polio

Agar anak terlindung dari penyakit polio, orangtua bisa melakukan imunisasi polio. Polio termasuk jenis penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan kelumpuhan dan juga berdampak pada tumbuh kembang mereka. 

Vaksin polio ini harganya mulai dari 85 ribu hingga 300 ribu rupiah. 

Imunisasi BCG

Bakteri penyakit tuberculosis akan menyerang saluran pernapasan, otot, kelenjar getah bening, otak, tulang, hingga ginjal. 

Untuk mencegah terserangnya penyakit ini pada buah hati kita, bisa dilakukan imunisasi BCG. Vaksin ini diberikan pada bayi yang baru lahir dan disarankan untuk diberikan pada bayi paling lambat di usia sebelum 3 bulan. 

Paling optimal vaksin ini diberikan pada usia sebelum 2 bulan. Harga dari imunisasi BCG ini yakni sekitar 250 ribu hingga 375 ribu rupiah. 

Imunisasi Hepatitis B

Melindungi anak dari penyakit menular hepatitis B, imunisasi hepatitis B ini perlu dilakukan dan menjadi salah satu imunisasi dasar lengkap yang wajib diberikan pada anak. 

Vaksin ini bisa diberikan pada bayi yang usianya kurang dari 24 jam setelah dilahirkan. Imunisasi Hepatitis B bisa mencegah terjadinya penyakit yang menyerang organ hati. 

Untuk harga dari vaksin ini sekitar 90 ribu sampai 120 ribu rupiah.

Imunisasi Campak

Untuk mencegah penyakit campak, anak bisa diberikan imunisasi campak. Sebab penyakit ini bisa mengakibatkan pneumonia, diare, hingga radang otak. 

Harga imunisasi campak ini yakni sebesar 130 ribu hingga 155 ribu rupiah. 

Imunisasi DPT

Ini merupakan vaksin kombinasi yang diberikan agar anak terhindar dari tiga penyakit mematikan yakni difteri yang merupakan penyakit yang membuat bayi kesulitan bernapas, lumpuh, hingga mengalami gagal jantung. 

Sementara pertusis adalah batuk rejan yang akan membuat bayi batuk parah hingga tak bisa bernapas, tak jarang juga bisa menyebabkan kematian. 

Lalu tetanus yakni penyakit yang membuat otot kaku dan mulut tak bisa digerakan. Vaksin DPT ini dibanderol mulai dari 135 ribu hingga 300 ribu rupiah.

Ada pula beberapa jenis imunisasi tambahan yang dibutuhkan oleh si kecil, yakni:

  • Hib (Influenza Tipe B) yang harganya mulai dari 215 ribu hingga 219 ribu rupiah.
  • Vaksin PCV yang dihargai sebesar 400 ribu sampai 800 ribu rupiah.
  • Imunisasi Hepatitis A, harganya kisaran 350 ribu hingga 550 ribu rupiah. 
  • Rotavirus yang memiliki harga mulai dari 280 ribu hingga 400 ribu rupiah.
  • Vaksin influenza harganya sekitar 165 ribu hingga 290 ribu rupiah.
  • Vaksin MMR (Gondong, campak, Rubella) dibandrol sekitar 165 ribu hingga 475 ribu rupiah.
  • Imunisasi Tifoid mulai dari harga 150 ribu hingga 400 ribu rupiah.
  • Vaksin Varisela atau cacar air yang harganya sekitar 450 ribu sampai 630 ribu rupiah. 

Harga tersebut adalah kisaran harga mulai dari harga termurah hingga mahal. Biaya vaksin ini biasanya juga memiliki harga berbeda-beda di setiap daerah maupun rumah sakit.

Gratis imunisasi dasar lengkap

Mengingat Imunisasi Dasar Lengkap adalah salah satu program pemerintah, maka hal ini sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah, sehingga bisa dilakukan secara gratis di Puskesmas. 

Pastikan kamu sudah memiliki BPJS Kesehatan dan dalam keadaan aktif, ya. Kalau tidak punya, kamu pun tetap mendapatkan imunisasi dengan harga murah, yakni cukup membayar sekitar Rp2 ribu hingga Rp5 ribu.

Mengingat imunisasi adalah hal yang sangat penting terutama untuk melindungi tubuh bayi dari berbagai penyakit, maka jangan tunda imunisasi dan segera lakukan, ya!

Gejala Anemia Anak dan Mengobatinya dengan Ferriz Drop

ferriz drop

Anemia pada anak adalah suatu kondisi di mana jumlah sel darah merah pada tubuh menurun di bawah normal untuk usia anak. Anak yang mengalami kondisi anemia dapat terlihat pucat, rewel, lelah, atau lemah. Meski gejala tersebut dapat membuat orang tua khawatir, penyebab paling umum dari anemia seperti kekurangan zat besi pada umumnya mudah untuk diobati terutama ketika telah terdeteksi dini. Salah satu pengobatan yang dapat dilakukan adalah dengan mengonsumsi suplemen Ferriz Drop yang dapat membantu menjaga zat besi dalam darah tetap cukup.

Gejala Anemia pada Anak

Anak yang mengalami anemia akan menimbulkan gejala sebagai berikut:

  • kulit pucat atau berwarna kuning
  • pipi dan bibir menjadi pucat
  • lapisan kelopak mata dan dasar kuku terlihat kurang berwarna merah muda dari biasanya
  • menjadi lekas merah
  • lemah
  • mudah lelah, yang menyebabkan anak menjadi sering tidur siang
  • anak-anak yang mengalami penghancuran sel darah merah dapat menjadi sakit kuning 
  • sesak napas
  • detak jantung menjadi cepat
  • tangan dan kaki menjadi bengkak
  • merasa sakit kepala
  • pusing dan pingsan
  • vertigo terutama saat berdiri
  • pembesaran limpa atau hati
  • mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang terlambat atau tertunda
  • kemampuan penyembuhan luka dan jaringan yang buruk

Anak-anak yang mengalami anemia yang disebabkan karena kadar zat besi yang sangat rendah dalam darahnya juga dapat memakan benda-benda asing yang sebetulnya bukan termasuk kategori makanan, seperti es, kotoran, tanah liat, kertas, karton, dan tepung maizena. Perilaku ini disebut “pica”. Perilaku pica sering terjadi pada anak-anak yang mengalami zat besi yang rendah dan dapat menyebabkan sembelit. Pica biasanya bisa berhenti setelah anemia diobati dengan suplemen zat besi, salah satunya adalah Ferriz Drop.

Diagnosis Anemia pada Anak

Karena anemia sering terjadi pada anak-anak, maka dokter kerap melakukan pemeriksaan rutin untuk hal tersebut. Pada umumnya, anemia pada anak-anak didiagnosis menggunakan tes darah berikut ini:

  • Hemoglobin dan Hematokrit

Diagnosis ini merupakan tes skrining pertama untuk anemia pada anak-anak. Tes ini dilakukan untuk mengukur jumlah hemoglobin dan sel darah merah dalam darah.

  • Hitung Darah Lengkap (CBC)

Tes hitung darah lengkap digunakan untuk memeriksa sel darah merah dan sel darah putih, trombosit serta kadang-kadang retikulosit atau sel darah merah muda.

  • Pap Perifer

Tes ini menggunakan sampel kecil darah yang diperiksa di bawah mikroskop untuk melihat apakah sel darah tersebut terlihat normal.

Untuk mendapatkan sampel darah, petugas medis akan memasukkan jarum ke dalam pembuluh darah, biasanya di lengan atau tangan anak. Tourniquet dapat dililitkan di lengan anak untuk membantu petugas medis untuk menemukan pembuluh darah. Kemudian, darah akan ditarik ke dalam jarum suntik atau tabung reaksi. 

Cara Mengobati Anemia pada Anak

Pengobatan anemia dilakukan berdasarkan penyebabnya. Anak-anak dan remaja yang mengalami anemia mungkin memerlukan:

  • obat
  • perubahan pola makan atau diet
  • transfusi darah
  • pengobatan penyakit lain yang mendasari
  • mengonsumsi vitamin tetes atau pil dan mineral seperti Ferriz Drop.

Ferriz drop sendiri merupakan suplemen yang berkhasiat untuk memenuhi kebutuhan zat besi yang sangat penting pada masa pertumbuhan anak. Zat besi merupakan komponen pembentukan hemoglobin, jika kurang hemoglobin maka dapat menyebabkan anemia.

Hemoglobin bertugas untuk mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh. Ketika pembentukan hemoglobin menjadi terhambat, maka tubuh akan mengalami kekurangan oksigen. Hal tersebut dapat mengakibatkan beberapa jaringan dan organ pada tubuh anak tidak bekerja secara maksimal yang menghambat tumbuh kembang anak. Anda bisa membeli Ferriz Drop ini di apotek atau toko kesehatan dengan harga Rp 36.000 untuk kemasan isi 15 mL.

8 Buah untuk Bayi yang Ampuh Atasi Sembelit Saat MPASI

8 Buah untuk Bayi yang Ampuh Atasi Sembelit Saat MPASI

Bayi susah BAB alias sembelit adalah hal yang umum ditemui saat memulai fase MPASI. Walaupun hal ini sangat normal dan dialami oleh sebagian besar bayi, tapi sebaiknya tidak dibiarkan berlarut-larut. Tentunya hal ini sangat wajar dialami bayi saat peralihan makanan dari cair ke padat. Organ pencernaan membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan kondisi itu, sehingga gangguan mungkin saja terjadi. Anda bisa mengatasi masalah ini dengan memberikan buah untuk bayi.

Ketika bayi mengalami sembelit, tentu ia akan merasa tak nyaman dan sangat  rewel. Walau begitu, sebisa mungkin, hindari memberinya obat. Coba deh cara alami dengan memberinya asupan buah. Berikut pilihan buah yang bisa Anda berikan padanya.

  1. Buah naga

Tekstur buah naga yang lembut akan memudahkan bayi Anda saat memakannya. Selain kaya akan vitamin dan mineral, buah naga juga kaya akan air dan juga serat yang dapat melancarkan pencernaannya. Namun jangan kaget, mengonsumsi buah naga dapat memengaruhi warna feses maupun urine bayi. Apalagi kalau si Kecil mengonsumsi buah naga merah. Warna urine dan fesesnya juga akan merah gelap. 

  1. Tomat

Tomat termasuk dalam golongan buah yang memiliki kandungan serat tinggi. Tidak hanya itu, tomat juga sangat baik untuk kesehatan fungsi hati. Kombinasi keduanya manfaat tersebut membuat tomat sangat berkhasiat sekali untuk melancarkan buang air besar.

  1. Pir

Kandungan air dan vitamin dalam pir dapat menjadi pencahar alami dan membantu melancarkan sistem pencernaan. Kandungan air yang tinggi pada buah ini juga dapat menjaga anak tidak dehidrasi. Selain itu, rasanya yang manis dan menyegarkan  tentu akan disukai si Kecil.

  1. Apel merah

Selain kaya serat, apel merah juga mengandung kalium dan asam organik. Mengonsumsi apel merah sangat bermanfaat untuk membuat feses lebih lunak, mengurangi lemak jahat dan melancarkan buang air besar.

  1. Plum

Selain kaya serat, plum juga memiliki kandungan kalium yang tinggi dan sorbitolnya dapat langsung melancarkan pencernaan secara alami. Antioksidan tinggi yang terkandung dalam plum juga dapat melawan sumber penyakit lainnya.

  1. Pepaya

Selain mengandung antioksidan, antikanker dan mempercepat penyembuhan luka, buah yang satu ini juga sering digunakan sebagai buah pelancar BAB dan mencegah sembelit.

  1. Buah beri

Stroberi dan aneka buah beri lainnya dikenal mengandung serat yang tinggi dan memiliki kalori yang rendah ini bermanfaat untuk kesehatan tubuh terutama mencegah sembelit.

  1. Alpukat

Buah ini memiliki serat tinggi, yaitu sekitar 2,2 gram serat di setiap 100 gram beratnya. Oleh karena itu, alpukat mampu melancarkan buang air besar dan mencegah terjadinya sembelit.

Di samping memberikan buah untuk bayi yang membantu proses buang air besar, terdapat beberapa tips lainnya yang bisa Anda lakukan saat bayi mengalami sembelit, yaitu.

  • Memperbanyak asupan air putih. Untuk bayi yang sudah berusia 6 bulan ke atas, berikan ia lebih banyak air putih untuk membantu melunakkan fesesnya, sehingga proses keluarnya jadi lebih mudah.
  • Melatih kaki bayi. Letakkan bayi pada posisi telentang, lalu angkat kedua kakinya. Buatlah gerakan kaki bayi seperti sedang mengayuh sepeda. Cara ini dapat melepaskan tekanan pada usus dan perut agar dapat bekerja dengan lebih optimal.
  • Memijat perut bayi. Untuk membuat pencernaan bayi berfungsi dengan baik, Ibu bisa memijat perut bayi dengan lembut. Caranya dengan meletakkan bayi dalam posisi telentang, lalu lakukan gerakan memutar searah jarum jam dimulai dari pusarnya. Lakukan secara perlahan saja supaya bayi tidak merasa kesakitan ya.
  • Memandikan bayi dengan air hangat. Buatlah bayi merasa rileks dengan memandikannya di air hangat. Setelah itu, berikan pijatan lembut pada perutnya seperti cara di atas.

Itulah 8 jenis buah untuk bayi yang bisa membantu Anda untuk mengatasi sembelit di fase MPASI. Meski begitu, jika kondisi sulit BAB ini semakin memburuk, segeralah untuk berkonsultasi dengan dokter anak. Anda bisa melakukan konsultasi secara online melalui SehatQ.