Salep Mebo, Atasi Luka Bakar dengan Mudah dan Cepat

Luka bakar bukan hanya sebutan untuk luka yang disebabkan karena kontak langsung dengan api. Tak sengaja menyentuh benda panas seperti penggorengan ketika memasak, tersiram air panas, atau terciprat minyak panas juga bisa membuat kulit melepuh dan terasa terbakar. Paparan sinar matahari, radiasi, dan bahan kimia juga bisa menyebabkan kulit terbakar. 

Saat ini masih banyak masyarakat Indonesia yang menjadikan tepung atau odol sebagai pertolongan pertama luka bakar. Padahal cara tersebut keliru dan berisiko menimbulkan efek samping lebih lanjut. Untungnya ada salep Mebo, obat khusus luka bakar dan luka gores yang aman dan tepat.

Apa itu salep Mebo?

Salep Mebo adalah obat oles yang berfungsi mengobati luka bakar ringan dan luka gores. Salep ini terbuat dari bahan-bahan herbal Tiongkok, seperti rimpang tanaman huang lian (Copitidis rhizoma), akar huang bao atau phellodendron (Phellodendri chinensis cortex), dan akar mangkokan yang telah lama dikenal akan manfaatnya dalam meringankan luka bakar. 

Rimpang tanaman huang luan dapat mengurangi rasa nyeri atau perih di sekitar luka bakar. Sementara akar phellodendron memiliki sifat antiradang yang mampu meredakan kemerahan atau iritasi pada luka, sekaligus memberikan sensasi nyaman di kulit sekitar luka. 

Manfaat tersebut juga diperkuat dengan sifat analgesik dan anti radang pada akar mangkokan. Selain itu, akar mangkokan memiliki sifat antimikroba yang berfungsi menghambat dan membunuh bakteri sehingga terhindar dari risiko infeksi lanjutan pada luka. 

Komposisi obat

Salep Mebo 20 gram mengandung tiga bahan aktif yang terbuat dari tanaman herbal Tiongkok, yaitu:

  • Rimpang coptidis 5,5 %
  • Akar Phellodendri chinensis 5,5 %
  • Akar mangkokan (Scutellariae radix) 5,5 %

Indikasi dan kegunaan

Mebo salep memiliki manfaat utama untuk mengobati luka bakar ringan. Namun salep ini juga dapat digunakan untuk mengobati luka gores ringan dan borok kulit. 

Dosis dan aturan pakai

Sebelum mengoleskan salep Mebo ke luka bakar, lepaskan perban, kain, atau bahan lain yang menutupi area tersebut. Bersihkan luka dengan air mengalir yang sejuk lalu keringkan dengan cara menepuk lembut dengan kain atau kassa. 

Oleskan salep Mebo secara tipis (tidak lebih dari 1 mm) pada seluruh permukaan kulit yang terluka dengan menggunakan tangan bersih atau bisa juga cotton bud. Salep bisa dioleskan kembali 4-6 jam berikutnya setelah pemakaian pertama. 

Setelah diobati, jangan tutupi luka dengan perban atau kain. Untuk menjaganya tetap bersih, Anda bisa mengawasi luka tersebut dan menghindari hal-hal yang bisa mengotori luka. Selama terapi dengan salep Mebo, jangan bersihkan luka dengan air ataupun disinfektan. 

Untuk dosis dan cara pakai lebih jelas, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter, apoteker, atau tenaga medis profesional lainnya. 

Kenapa setelah pakai salep Mebo terasa panas?

Salep Mebo biasanya aman digunakan tanpa efek samping. Namun pada beberapa orang, pemakaian salep Mebo menimbulkan efek samping seperti kulit kemerahan dan gatal-gatal. Efek samping tersebut biasanya ringan dan akan hilang seiring waktu. 

Ketika salep Mebo dioleskan di area yang terluka maka akan menghasilkan sensasi sejuk dan nyaman. Jika Anda merasakan panas, bisa jadi Anda hipersensitif atau alergi dengan salah satu komponen dalam obat. Segera hentikan pemakaian dan segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut. 

Catatan

Salep Mebo merupakan obat khusus luka bakar ringan. Jika luka bakar parah dan terbuka, segera temui dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *