Pentingnya Kalsium bagi Ibu Hamil, Penuhi dengan Cal 95!

Selama menjalani masa kehamilan seorang ibu wajib mendapatkan asupan nutrisi yang lengkap dan baik. Sebab, baik tidaknya tumbuh kembang janin di dalam rahim amat bergantung pada asupan nutrisi itu. Dan salah satu nutrisi yang penting untuk dicukupi selama masa kehamilan adalah kalsium. Ibu hamil bisa mendapatkannya dari makanan, minuman, atau suplemen tambahan, seperti Cal 95.

Angka Kecukupan Gizi (AKG) Indonesia pada tahun 2013 merekomendasikan ibu hamil dan ibu menyusui untuk mengonsumsi 1300 mg kalsium per hari. Mengonsumsi empat porsi saji dari produk olahan susu dan makanan kaya kalsium, membantu ibu untuk mendapatkan 1300 mg kalsium per hari tersebut. Optimalkan asupan kalsium, juga vitamin dan mineral lainnya yang baik bagi ibu hamil.

Pada masa kehamilan, janin di dalam kandungan ibu membutuhkan kalsium untuk pembentukan tulang dan otot yang kuat. Selain itu, kalsium juga penting untuk menjaga detak jantung selalu stabil dan saraf berfungsi sempurna.

Kekurangan kalsium pada masa kehamilan bisa menyebabkan kelahiran prematur atau bahkan kematian janin saat persalinan. Maka, penting bagi seorang ibu untuk memerhatikan asupan kalsium karena jika bayi tidak mendapatkan cukup kalsium, si kecil dengan terpaksa mengambil kalsium dari tulang ibu sehingga nantinya berpotensi menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Lebih lanjut, mencukupi kebutuhan kalsium uga bermanfaat bagi kesehatan ibu hamil secara keseluruhan. Salah satu manfaat yang bisa didapat ibu hamil saat memenuhi kebutuhan kalsiumnya adalah mengurangi risiko terjadinya preeklampsia. Preeklampsia merupakan tekanan darah tinggi dan adanya protein dalam urin yang dapat menyebabkan kematian pada perempuan dan bayi pada masa persalinan. 

Tidak hanya saat kehamilan, kalsium juga dibutuhkan setelah persalinan. Hal ini didukung oleh sebuah penelitian yang  menunjukkan bahwa seorang ibu mungkin kehilangan tiga hingga lima persen dari massa tulang saat menyusui bayinya.

Oleh karenanya ibu hamil, juga ibu menyusui, sebaiknya tetap memerhatikan asupan kalsium setelah persalinan dan masa menyusui karena dapat membantu memperkuat tulang dan menangkal tulang keropos (osteoporosis) di kemudian hari.

Perlu digarisbawahi bahwa tubuh manusia tidak bisa memproduksi kalsium sendiri sehingga seseorang, utamanya ibu hamil dan menyusui, perlu mengonsumi makanan atau suplemen, termasuk Cal 95, untuk mendapatkannya. Beberapa makanan dan minuman yang dapat memenuhi kebutuhan kalsium selama kehamilan yaitu susu dan produk susu lainnya, seperti keju atau yoghurt.

Jika kamu karena kondisi tertentu menghindari konsumsi produk susu selama kehamilan, kale, brokoli, dan sayuran hijau lainnya dapat menjadi pilihan. Namun, kandungan kalsium di dalamnya cenderung lebih sedikit. Ikan kaleng seperti sarden, sereal, jus, minuman kedelai dan beras, dan roti juga mengandung kalsium sehingga bisa kamu manfaatkan.

Oh, iya. Ibu hamil juga tidak boleh melupakan vitamin D. Vitamin D dibutuhkan untuk membantu kerja kalsium dalam menjaga kepadatan tulang ibu dan janin. Ikan salmon, sarden, telur, dan daging adalah bahan makanan yang kaya akan kandungan vitamin D.

Jika seseorang sudah berhasil menjalankan pola konsumsi yang memenuhi kebutuhan akan kalsiumnya, disarankan dia tidak lagi mengonsumsi suplemen tambahan. Namun, jika kondisi yang terjadi sebaliknya, yakni karena satu dan lain hal tak mampu mencukupi kebutuhan kalsiumnya, ibu hamil dan ibu menyusui diharapkan mengonsumsi suplemen khusus untuk mengganti kalsium yang tidak didapatkan dari makanan itu.

Ada banyak produk suplemen kalsium yang bisa dikonsumsi, salah satunya adalah Cal 95. Produk satu ini mengandung setidaknya 500 mg kalsium di tiap kapsulnya. Sehingga ibu hamil cukup mengonsumsi dua atau tiga kapsul setiap hari untuk mencukupi kebutuhan kalsium harian tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *