Hal-Hal yang Perlu Diketahui Seputar Metabolisme Bilirubin

Bilirubin merupakan zat dalam tubuh yang berkontribusi dalam memberikan warna kuning pada urin dan kotoran. Saat proses metabolisme bilirubin terganggu, kadar bilirubin dalam tubuh Anda akan menjadi berlebih dan Anda rentan terkena penyakit kuning.

Zat bilirubin terbentuk dari pecahan sel darah merah di dalam tubuh Anda. Organ hati membantu mengeluarkan zat ini dari tubuh. Saat kadar bilirubin menjadi terlalu tinggi, Anda mudah mendeteksinya dari perubahan warna kulit dan mata menjadi kuning.

Seperti apa proses metabolisme bilirubin?

Setelah bilirubin dihasilkan oleh pecahan sel darah merah, bilirubin akan melalui hati dan disimpan dalam saluran empedu. Nantinya, tubuh akan mengeluarkannya melalui kotoran dan urin.

Bergeraknya bilirubin melalui hati sampai dikeluarkan dari tubuh dibantu oleh albumin. Albumin ini merupakan protein sederhana yang berperan dalam membawa bilirubin. 

Begitu bilirubin sampai ke hati, bilirubin akan menjadi larut dalam air dan bisa diekskresikan. Bilirubin yang sudah sampai ke hati akan bersifat toksik, karena itu perlu dikeluarkan dari tubuh Anda. Seluruh proses inilah yang disebut dengan proses metabolisme bilirubin. 

Terkadang, sebelum bilirubin bisa sampai ke hati, terjadi penumpukan zat bilirubin yang menyebabkan kadar bilirubin yang tinggi. Hal ini mungkin disebabkan oleh adanya kondisi medis tertentu dalam tubuh Anda.

Salah satu penyakit yang menyebabkan hal ini adalah anemia hemolitik. Kondisi ini terjadi ketika terlalu banyak sel darah merah yang rusak sebelum siklus hidup alaminya berakhir. 

Selain penyakit pada sel darah merah, penyakit pada hati juga bisa menyebabkan kadar bilirubin yang terlalu tinggi. Organ hati yang mengalami kerusakan mungkin tidak bisa membuat bilirubin menjadi larut dalam air, sehingga zat ini akan menumpuk di hati.

Beberapa kondisi yang menyebabkan gangguan pada hati adalah hepatitis A, overdosis obat, dan penyakit autoimun. 

Penyakit yang diasosiasikan dengan gangguan metabolisme bilirubin

Secara khusus, tingginya kadar bilirubin seringkali menjadi ciri khas dari beberapa kondisi medis tertentu, seperti:

  • Hepatitis

Hepatitis merupakan peradangan pada organ hati yang disebabkan oleh infeksi. Infeksi ini terjadi pada satu dari lima jenis virus hepatitis, baik itu hepatitis A, B, C, D, maupun E. 

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang menderita hepatitis. Di antara seluruh jenis hepatitis, hepatitis A menjadi jenis hepatitis yang paling tidak berbahaya, namun tetap memerlukan penanganan segera. 

  • Sirosis

Kondisi yang satu ini merupakan kerusakan pada jaringan parut. Kerusakan ini juga berkaitan dengan kerusakan jangka panjang akibat infeksi hepatitis, konsumsi alkohol berlebihan, serta penyalahgunaan zat terlarang.

  • Anemia hemolitik

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, anemia hemolitik juga berpengaruh pada kadar bilirubin yang tinggi dan mengganggu proses metabolisme bilirubin. Kondisi ini ditandai dengan ketidakmampuan tubuh untuk menghasilkan sel darah merah dalam jumlah yang cukup.

Saat seseorang menderita anemia hemolitik, tubuh mereka melakukan penghancuran sel yang lebih cepat daripada kemampuan untuk menghasilkan sel yang baru. Hal inilah yang mempengaruhi kadar bilirubin. 

  • Batu empedu

Batu empedu merupakan batu yang terbentuk di kantong empedu. Batu ini terbuat dari kolesterol yang mengkristal.

Kondisi ini sebenarnya tidak berbahaya dan bisa diobati. Hanya saja, ada komplikasi yang bisa ditimbulkan dari batu empedu, termasuk gangguan pada metabolisme bilirubin. 

Gangguan metabolisme bilirubin sebaiknya segera Anda atasi dengan bantuan dari dokter. Bila dibiarkan, kondisi ini bisa menimbulkan efek samping yang membahayakan kesehatan Anda.

Apa Bisa Orang Mati Hidup Lagi?

orang mati hidup lagi dari sisi medis

Anda mungkin pernah mendengar kata mati suri, kondisi dimana orang yang sudah mati hidup lagi. Ternyata terdapat istilah ilmiah dari kondisi ini, yaitu fenomena Lazarus. 

Fenomena Lazarus sendiri merupakan kasus yang sangat jarang terjadi, mungkin masih kurang laporan mengenai kondisi ini. Meskipun jarang terjadi, kondisi ini adalah kondisi yang nyata. 

Fenomena Lazarus, atau sindrom Lazarus, didefinisikan sebagai kembalinya sirkulasi spontan yang tertunda (ROSC) setelah CPR berhenti. Dengan kata lain, pasien yang dinyatakan meninggal setelah serangan jantung mengalami kembalinya aktivitas jantung secara mendadak.

Sindrom ini dinamai menurut Lazarus dari Betania, yang menurut Perjanjian Baru dari Alkitab, dihidupkan kembali oleh Yesus Kristus 4 hari setelah kematiannya. Hal ini pertama kali dilaporkan dalam literatur medis pada tahun 1982, dan istilah fenomena Lazarus pertama kali digunakan oleh Bray pada tahun 1993.

Sejak tahun 1982, ketika fenomena Lazarus pertama kali dideskripsikan dalam literatur medis, setidaknya terdapat 38 kasus orang mati hidup lagi yang dilaporkan. Menurut laporan tahun 2007 oleh Vedamurthy Adhiyaman dan rekannya, pada sekitar 82 persen kasus sindrom Lazarus hingga saat ini, ROSC terjadi dalam 10 menit setelah CPR dihentikan, dan sekitar 45 persen pasien mengalami pemulihan neurologis yang baik.

Bagaimana penjelasan medis atau ilmiah pada orang yang sudah mati dan hidup lagi? Sebenarnya apa yang menyebabkan fenomena Lazarus terjadi masih belum jelas, namun terdapat beberapa teori yang mendasarinya.

Beberapa peneliti berpendapat bahwa fenomena Lazarus mungkin disebabkan oleh penumpukan tekanan di dada yang disebabkan oleh CPR. Setelah CPR dihentikan, tekanan ini secara bertahap dapat dilepaskan dan jantung kembali bekerja.

Teori lain adalah tindakan obat tertunda yang digunakan sebagai bagian dari upaya resusitasi, seperti adrenalin. Ada kemungkinan bahwa obat yang disuntikkan melalui vena perifer tidak diberikan secara memadai secara terpusat karena aliran balik vena yang terganggu, dan ketika aliran balik vena membaik setelah menghentikan hiperinflasi dinamis, pemberian obat dapat berkontribusi pada kembalinya sirkulasi.

Hiperkalemia, kondisi dimana kadar kalium dalam darah Anda terlalu tinggi adalah penjelasan lain yang diusulkan untuk fenomena Lazarus, karena telah dikaitkan dengan ROSC yang tertunda.Karena sangat sedikitnya kasus sindrom Lazarus yang dilaporkan, mengungkap mekanisme atau penjelasan yang pasti di balik kondisi tersebut rumit. Namun satu hal yang mungkin terjadi adalah, orang yang mengalami fenomena Lazarus mungkin memang sebenarnya tidak pernah mati.

Pada tahun 2014 terdapat laporan dari seorang wanita berusia 80 tahun yang telah “dibekukan hidup-hidup” di kamar mayat rumah sakit setelah salah dinyatakan meninggal.

Pada tahun yang sama, Rumah Sakit New York diserang setelah salah menyatakan seorang wanita mati otak setelah overdosis obat. Wanita itu terbangun tak lama setelah dibawa ke ruang operasi untuk pengambilan organ. Kasus-kasus seperti ini menimbulkan pertanyaan, bagaimana mungkin secara keliru menyatakan seseorang telah mati? 

Terdapat dua jenis kematian yaitu kematian klinis dan kematian biologis. Kematian klinis diartikan sebagai tidak adanya denyut nadi, detak jantung, dan pernapasan, sedangkan kematian biologis diartikan sebagai tidak adanya aktivitas otak.

Melihat definisi ini, Anda mungkin berasumsi bahwa akan mudah untuk mengetahui kapan seseorang telah meninggal, tetapi dalam beberapa kasus, ternyata kematian tidak sesederhana itu. Terdapat sejumlah kondisi medis yang dapat membuat seseorang “tampak” mati. Sehingga kondisi dimana orang mati dan hidup lagi, ternyata benar-benar nyata.

11 Cara Menghilangkan Ketombe dan Rambut Rontok yang Perlu Dicoba

cara menghilangkan ketombe

Munculnya ketombe di kepala memang membuat tidak nyaman sama sekali. Kadang, ketombe disertai dengan rambut rontok. Menyebalkan sekali, bukan? Nah, ada beberapa cara menghilangkan ketombe dan rambut rontok yang bisa dicoba. Simak selengkapnya di sini.

Cara Menghilangkan Ketombe dan Rambut Rontok yang Ampuh

Ketombe muncul akibat banyaknya jamur dan bercampur dengan kulit kepala berminyak. Sehingga sel-sel kulit mati menjadi serpihan putih alias ketombe. Ketombe dan rambut rontok memang tidak secara langsung menjadi penyebab rambut rontok. Namun keduanya berkaitan.

Berikut beberapa perawatan rumahan yang bisa dilakukan sebagai cara menghilangkan ketombe dan juga rambut rontok.

  • Menggunakan Sampo Antiketombe

Jika Anda memiliki masalah dengan ketombe, maka penting untuk menggunakan sampo yang mengandung antiketombe untuk mengurangi dan mengatasi masalahnya. Penting juga untuk melihat kandungan sampo antiketombe yang akan Anda beli. Sampo antiketombe haruslah mengandung zinc atau selenium.

Namun, hindairi penggunaan selenium sulfida untuk pemilik rambut terang. Sebab, sampo dengan kandungan tersebut bisa membuat perubahan warna di rambut Anda. Jadi baca dulu kandungan sampo antiketombe yang akan Anda gunakan.

  • Mengonsumsi Makanan Bernutrisi

Ternyata, mengatasi ketombe dan rambut rontok juga bisa dengan memerhatikan konsumsi makanan Anda. Menjaga asupan nutrisi penting untuk kesehatan rambut amatlah penting. Nutrisi yang dimaksud berupa zat besi, zinc, selenium, niacin, biotin, vitamin A, vitamin D, dan vitamin E, asam amino, serta protein.

Akan tetapi, pastikan bahwa asupan tersebut Anda dapatkan dari makanan, bukan dari suplemen tanpa konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Sebab, konsumsi suplemen secara berlebihan akan memperparah kerontokan yang Anda alami.

  • Mencoba Pijat Kulit Kepala

Terapi pijat kuli tkepala ternyata juga bisa jadi salah satu cara menghilangkan ketombe dan kerontokan rambut, lho. Terapi ini akan meningkatkan aliran darah dan juga merangsang pertumbuhan sel rambut. Dengan begitu, terapi ini juga akan membuat rambut Anda menjadi lebih tebal dan tidak mudah rontok.

  • Mengoleskan Minyak Esensial

Minyak esensial seperti rosemary dan peppermint disebut dapat memperlambat kerontokan rambut. Meski belum banyak bukti ilmiah terkait hal ini.

Minyak esensial juga disebut bisa mendorong pertumbuhan rambut baru. Namun, pastikan agar Anda mencampur minyak esensial tersebut dengan minyak pelarut seperti olive oil, virgin coconut oil, atau jojoba oil.

  • Melakukan Perawatan Rambut dengan Benar

Rambut yang dirawat dengan cara yang benar dapat membantu mengatasi ketombe dan rambut yang rontok. Misalnya dengan tidak mengikat rambut terlalu kencang, mencuci rambut dengan sampo yang berbahan lembut serta dibiarkan kering sendiri, menghindari penggunaan produk penata rambut, tidak menggaruk kulit kepala dengan kuat, serta tidak membiarkan rambut dan kulit kepala terpapar sinar matahri panas berlebihan.

  • Menggunakan Kondisioner

Menjaga kelembapan kulit kepala dengan kondisioner setelah keramas juga bisa dilakukan. Akan tetapi, jangan sampai kondisioner secara langsung terkena ke kulit kepala. Jangan sampai kondisioner meninggalkan residu di rambut, sehingga penting untuk dibilas hingga bersih agar tidak muncul ketombe.

  • Rambut Perlu Terkena Sinar Matahari

Ternyata salah satu cara menghilangkan ketombe juga dengan membiarkan rambut dan kulit kepala terkena paparan sinar matahari pagi sebelum pukul 10.00. Namun, tidak boleh terlalu lama karena sinar ultraviolet berlebihan dapat menyebabkan risiko kanker kulit serta terjadinya penuaan dini.

  • Perawatan Medis

Tindakan medis bisa dicoba jika penyebab kerontokan dan kepala gatal sudah parah. Beberapa perawatan yang bisa dilakukan seperti transplantasi rambut, menggunakan obat imunoterapi untuk mengaktifkan atau menonaktifkan respons imun, menggunakan antijamur untuk memperlambat kerontokan serta menumbuhkan rambut baru, bisa juga menggunakan steroid untuk mengurangi peradangan.

  • Mengelola Stres

Stres memang tidak menjadi penyebab langsung ketombe dan rambut rontok. Namun, stres bisa membuat sistem kekebalan tubuh melemah. Ketika tubuh melemah, infeksi jamur di kulit kepala berisiko semakin tinggi.

Mengelola stres bisa dengan melakukan teknik relaksasi dan meditasi. Atau bisa juga dengan berjalan di alam terbuka yang juga dapat membantu mengatasi stres yang dirasakan.

  1. Menghindari Produk Pemicu Iritasi

Pewarna dan produk rambut juga bisa menyebabkan dermatitis kontak dan membuat kulit kepala jadi lebih sensitif. Sehingga dapat memicu ketombe dan berpotensi menyebabkan kerontokan rambut dan ketombe.

Bagi Anda yang cukup sensitif, sebaiknya menghindari bahan atau kandungan seperti pengawet, pemutih, wewangian, formaldehida, dan juga deterjen.  Meski pada sebagian orang, kandungan tersebut tidak berefek apa-apa.

  1. Menggunakan Bahan-bahan Alami

Selain itu, cara menghilangkan ketombe selanjutnya juga bisa dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti lidah buaya, daun sirsak, jeruk nipis, minyak kemiri, minyak almond, minyak zaitun, cuka, dan bahan alami lainnya. Penggunaan bahan alami tentu akan lebih minim risiko dan efek samping.

6 Jenis Massage Oil yang Bantu Remajakan Kulit

Secara umum pijatan dengan menggunakan minyak pijat atau massage oil memberi banyak manfaat kesehatan untuk tubuh, seperti melemaskan otot-otot hingga meningkatkan sirkulasi darah. Tak hanya itu, pijatan ternyata juga bisa membuat rileks kulit dan meremajakannya. Ketika minyak pijat dibalurkan, minyak ini juga memberikan sejumlah nutrisi penting bagi kulit.

Meskipun terdapat berbagai produk yang tersedia dan diperjualkan, bukan suatu kesalahan jika harus memilih produk mana yang akan digunakan nantinya. Minyak alami kembali dipercaya dan digunakan banyak orang karena tidak menyebabkan reaksi alergi. Selain itu juga tidak memiliki banyak bahan kimia yang justru memicu alergi serta hemat biasa.

Jenis Massage Oil

  1. Minyak Pijat Zaitun

Fungsi yang dimiliki minyak pijat ini adalah memanjakan kulit, minyak zaitun sangat ideal untuk pijat ringan. Karena diserap sangat lambat ke dalam kulit, hal ini sempurna untuk mengendurkan otot dan mengunci kelembapan. Minyak ini bisa meningkatkan sirkulasi darah, membuang racun, membawa cahaya alami masuk ke kulit dan meningkatkan metabolisme serta energi tubuh.

  1. Minyak Pijat Kelapa

Penggunaan minyak pijat ini sangat baik jika dicampurkan dengan minyak esensial lain, memiliki asam lemak menengah dan lemak jenuh yang bisa menjaga kulit tetap terhidrasi. Lemak yang baik dapat memperbaiki lapisan luar pelindung kulit, mengunci kelembapan kulit dan memperlambat penguapan yang menjadi penyebab kulit kering.

Minyak pijat ini juga bisa digunakan untuk mengurangi penuaan, garis-garis halus dan kerutan, kaya akan sumber Vitamin E dan memiliki antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan kulit secara keseluruhan.

  1. Minyak Pijat Almond

Perlu diketahui jika minyak almond sangat cocok digunakan untuk pemilik kulit sensitif, fungsi utama minyak almond adalah dapat menghilangkan rasa sakit. Kandungan yang didalam minyak almond mampu menenangkan kulit, bereaksi sebagai anti-inflamasi dan bertindak sebagai pelembab.

Minyak pijat ini juga sangat bisa melindungi kulit dari paparan sinar UV, memberikan mineral dan nutrisi yang dibutuhkan dan bermanfaat bagi kulit. Dampak yang diberikan secara keseluruhan adalah menghilangkan tanning akibat sinar matahari.

  1. Minyak Pijat Biji Anggur

Minyak ini tidak mengandung bau apa pun dan jika digunakan pada kulit akan memberikan sensasi ketenangan. Manfaat baik dari minyak pijat ini adalah dapat menambah kilau pada kulit, menjadi sempurna untuk berbagai jenis pijat dan bahkan memiliki manfaat antimikroba.

Selain itu, minyak pijat ini mengandung senyawa yang dikenal sebagai ‘resveratrol’ yang memiliki sifat sebagai anti-inflamasi. Selain itu, minyak pijat biji anggur juga mengandung banyak Vitamin E, asam linoleat, dan senyawa fenolik.

  1. Minyak Pijat Jojoba

Minyak jojoba menjad jenis minyak selanjutnya yang cocok digunakan untuk meremajakan kulit, namun perlu diketahui jika harga minyak ini sedikit lebih mahal dari jenis lainnya. Namun demikian, khasiat yang diberikan minyak pijat jenis ini sepadan dengan harga yang dibanderol.

Minyak ini tidak menyebabkan iritasi kulit dan sangat membantu dalam mengobati jerawat, tidak berbau dan bisa disimpan dalam waktu yang lama. Minyak ini memiliki sifat antibakteri, manfaatnya untuk kesehatan kulit jangka panjang.

  1. Minyak Pijat Wijen

Massage oil ini sudah diketahui sejak dahulu jika memiliki banyak manfaat untuk tubuh, jenis minyak ini punya nilai gizi yang tinggi dan dapat bekerja sangat baik dalam memperkuat struktur tubuh, termasuk tendon, otot dan ligamen.

Minyak wijen dikenal dapat memelihara dan melakukan detoksifikasi, meredakan sirkulasi yang buruk, kecemasan, kembung, kekeringan yang berlebihan dan kondisi sembelit. Gunakan minyak wijen hangat setiap hari untuk hasil maksimal.

Gejala dan Cara Mengobati Kista

ciri-ciri kista

Kista adalah sebuah kantong berisi cairan, gas atau bahan semipadat yang dapat muncul pada bagian tubuh manapun. Kondisi ini bisa terjadi pada beberapa bagian tubuh, seperti kulit, wajah hingga organ dalam seperti ginjal, rahim dan otak. Mengetahui ciri-ciri kista sangat diperlukan, hal ini akan berguna untuk menghilangkannya dari tubuh.

Jenis kista yang dikenal dalam dunia kedokteran terdapat ribuan, kebanyakan bersifat jinak meski sebagian memiliki potensi menjadi ganas. Kista pada umumnya muncul berupa benjolan, baik di atas maupun di bawah kulit, tak seperti penyakit lain karena kista sering kali muncul tanpa adanya gejala dan juga tidak diketahui penyebabnya.

Gejala Munculnya Kista

Perlu diketahui jika gejala utama kista adalah munculnya benjolan di bagian tubuh yang letaknya tergantung pada jenis kista yang dialami. Benjolan ini bisa muncul di wajah, leher, dada, punggung, kulit, telapak tangan hingga telapak kaki. Ukuran dari benjolan kista bervariasi dan biasanya kemunculannya disertai dengan beberapa ciri-ciri kista berikut ini.

  • Kulit di sekitar area kista berubah menjadi berwarna merah.
  • Munculnya infeksi yang memicu nyeri pada kista.
  • Benjolan pada umumnya mengeluarkan darah atau nanah dengan bau tidak sedap.
  • Rasa kaku dan kesemutan, khususnya pada bagian tubuh munculnya kista.
  • Mual dan muntah dalam beberapa waktu tertentu.
  • Demam yang dirasakan penderita.

Akan tetapi, gejala yang muncul juga bisa tergantung pada jenis kista yang dialami oleh penderita, beberapa jenis kista benjolan yang tidak normal bisa mudah diketahui oleh penderitanya karena benjolan tersebut muncul di bawah kulit. Seperti kista payudara, seseorang bisa menyadari kista ini dengan cara merabanya.

Sementara itu pada beberapa kasus penderita kista otak, penderita bisa mengalami gejala berupa sakit kepala dan gejala lainnya. Meski demikian, ada juga kista yang tidak menimbulkan gejala dan tidak diketahui hingga dilalukan tes pencitraan untuk mendeteksi kista tersebut.

Mengobati Kista

Sebelum dokter melakukan penanganan medis untuk mengobati kista, dokter akan mempertimbangkan beberapa faktor. Di antaranya seperti jenis kista, lokasi, infeksi pada kista dan efek samping yang ditimbulkan dari kista tersebut. Berikut beberapa cara yang bisa digunakan dokter untuk menghilangkannya.

  • Obat Kortikosteroid

Dokter akan menyuntikkan obat ini pada area yang muncul benjolan kista, fungsi obat ini adalah untuk mengurangi pembengkakan atau peradangan yang terjadi pada kista.

  • Obat Antibiotik

Pasien akan disarankan oleh dokter untuk mengonsumsi obat antibiotik, terutama jika kista yang muncul mengalami infeksi, selain itu obat antibiotik diberikan jika muncul indikasi pasien mengalami infeksi seksual menular.

  • Berendam

Berendam dengan menggunakan metode sitz bath merupakan prosedur medis yang memakai bak berisi air hangat dan dilakukan sebanyak tiga sampai empat kali dalam sehari. Metode ini sering digunakan untuk mengatasi kista bartolin dengan membuatnya menyusut dan menghilang.

  • Aspirasi

Cara ini dipakai untuk mengeluarkan cairan dari dalam kista, nantinya dokter akan menggunakan alat bantu berupa jarum yang kemudian ditusukkan ke dalam kista. Jarum tersebut akan menyerap cairan yang terdapat di dalam kista dan memasukkannya ke dalam tabung jarum suntik.

  • Operasi

Tindakan operasi dilakukan sebagai pilihan terakhir pengobatan bagi dokter dalam menangani kista, operasi yang dilakukan bisa berupa operasi kecil dan pembedahan besar. Ciri-ciri kista yang harus diobati dengan operasi adalah letaknya yang berada pada organ dalam tubuh yang sulit untuk dijangkau.

Ini Dia Cara Membuat Scrub dan Lulur Alami Mudah

Di antara segelintir jenis perawatan tubuh, scrub dan lulur merupakan contoh perawatan yang cukup banyak ditawarkan di salon-salon perawatan dan kecantikan. Sekilas memang terkesan sama, namun sebenarnya scrub dan lulur memiliki perbedaan mendasar. 

Scrub biasanya memiliki butiran-butiran halus yang berfungsi untuk mengangkat kotoran pada kulit. Sederhananya, scrub ini merupakan kegiatan eksfoliasi kulit yang bermanfaat untuk mencegah penumpukan sebum atau minyak yang dapat menyumbat pori-pori. Sementara itu, lulur adalah jenis perawatan tubuh yang bertujuan untuk membersihkan kulit lebih dalam lagi dari pada scrub. Ketika proses eksfoliasi ini selesai dilakukan, maka lulur adalah tahapan perawatan tubuh yang selanjutnya dapat dilakukan.

Sekarang, Anda dapat melakukan kedua perawatan ini dengan mudah secara mandiri di rumah. Di bawah ini, terdapat pilihan bahan alami untuk membuat scrub dan lulur alami.

Cara membuat lulur alami

  • Lulur madu

Bahan yang Anda butuhkan untuk membuat lulur madu, yaitu dua sendok makan madu, setengah gelas gula merah, dan seperempat gelas minyak kelapa. Jika telah siap sedia semua bahannya, maka campurkanlah keseluruhan bahan dalam wadah dan aduk rata, sampai Anda menemukan tekstur yang diinginkan.

Di dalam madu, terdapat kandungan zat antimikroba dan antioksidan yang berfungsi untuk menyehatkan kulit.

  • Lulur bengkoang

Membuat lulur bengkoang, Anda hanya membutuhkan bengkoang berjumlah sesuai keinginan Anda yang disesuaikan dengan kebutuhan, lalu memarut bengkoang tersebut. Setelah selesai, gosok-gosokan bengkoang tersebut pada bagian tubuh yang ingin dilulur dan diamkan selama 10 menit, lalu bilas. Dari lulur bengkoang ini, Anda akan mendapatkan manfaat kulit yang lebih cerah dan bersih.

  • Lulur gula merah

Selain untuk penambah cita rasa masakan, gula merah juga dapat digunakan sebagai lulur tubuh. Anda membutuhkan gula merah dan minyak kelapa atau minyak zaitun. Setelah bahan siap, campur hingga rata sampai mencapai tekstur yang diinginkan. Sebagai tambahan, Anda dapat menuangkan beberapa tetes minyak esensial lavender untuk memberikan efek harum.

Cara membuat scrub alami

  • Scrub kopi

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat scrub kopi, yaitu bubuk kopi, air hangat, dan minyak kelapa. Campurkan keseluruhan bahan hingga mencapai tekstur yang diinginkan, lalu oleskan pada area tubuh yang ingin dirawat. 

Umumnya, scrub kopi ini digunakan untuk merawat wajah. Walaupun memang, scrub kopi tidak dapat membersihkan jerawat, namun ia dapat bermanfaat untuk mencegah penuaan dini.

  • Scrub garam laut

Scrub garam laut dikenal memiliki kandungan antibakteri yang dapat menjaga kesehatan kulit. sebelum memutuskan untuk membuat scrub garam laut, pastikan bahwa produk garam laut yang Anda gunakan merupakan garam dengan tekstur halus, sehingga tidak akan melukai kulit. 

Cara membuat scrub garam laut ini, yaitu dengan mencampurkan setengah cangkir garam laut dan setengah cangkir minyak dasar sesuai dengan selera. Anda juga dapat menambahkan beberapa tetes minyak esensial untuk memberikan efek rileksasi selama proses scrub dilakukan.

Itu dia informasi mengenai cara membuat serta manfaat scrub dan lulur alami yang patut Anda coba.


Ingin tahu tips kecantikan dan kesehatan seperti yang di atas? Pastikan Anda selalu mengunjungi SehatQ.com untuk mendapatkan informasi terbaru seputar kesehatan, kecantikan, hingga parenting.

Bersin Setelah Makan, Apakah Wajar?

Bersin Setelah Makan, Apakah Wajar?

Bersin adalah reaksi alami tubuh Anda terhadap iritasi pada saluran pernapasan bagian atas, terutama hidung. Jika Anda sering bersin setelah makan, Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana sesuatu di perut bisa mengiritasi hidung. Ternyata makan jenis makanan tertentu atau makanan yang sangat besar dapat menyebabkan iritasi hidung.

Saat Anda alergi terhadap sesuatu, seperti serbuk sari, sistem kekebalan Anda menciptakan respons perlindungan. Hal ini menyebabkan rinitis alergi. Rinitis adalah istilah medis untuk radang selaput lendir di hidung Anda. Peradangan ini menyebabkan bersin, sesak, dan pilek. Rinitis sering dipecah menjadi rinitis alergi dan non alergi. Jenis yang berbeda bergantung pada apakah itu disebabkan oleh alergi atau tidak.

Rinitis gustatory adalah jenis rinitis non alergi yang disebabkan oleh makan makanan tertentu, biasanya yang pedas atau panas. Minum alkohol juga dapat menyebabkan rinitis gustatory yang kambuh. Makanan umum yang memicu rinitis gustatory meliputi:

  1. Sup panas
  2. Wasabi
  3. Paprika pedas
  4. Kari
  5. Salsa
  6. Lobak pedas

Sementara rinitis gustatory biasanya dikaitkan dengan makanan panas atau pedas, jenis makanan lain dapat menyebabkan gejala bagi sebagian orang, sehingga menyebabkan Anda mengalami bersin setelah makan. Tidak ada obat untuk rinitis gustatory, karena biasanya tidak menyebabkan masalah kesehatan. Jika bersin Anda menjadi masalah, cobalah mencatat diary dan catat makanan mana yang membuat Anda bersin. Menghindari makanan tersebut dapat membantu Anda menghindari bersin setelah makan di kemudian hari.

Berikut beberapa strategi yang bisa Anda gunakan untuk menghindari bersin setelah makan. Ingatlah bahwa Anda tidak selalu dapat mencegah terjadinya bersin setelah makan. Namun, ada beberapa tips yang bisa mengurangi bersin, termasuk:

  • Menahan nafas sambil menghitung sampai 10, atau selama Anda bisa menahan nafas dengan nyaman. Hal ini membantu menghambat refleks bersin.
  • Menjepit pangkal hidung agar bersin tidak terjadi, hal ini memiliki efek yang sama seperti Anda menahan nafas.
  • Menghindari makanan yang diketahui menyebabkan bersin atau makanan yang membuat Anda alergi.
  • Menggunakan dekongestan yang dijual bebas (OTC), seperti pseudoefedrin, untuk mengurangi pembengkakan atau sensitivitas hidung yang dapat menyebabkan bersin setelah makan.
  • Semprotan hidung antihistamin OTC juga dapat membantu mengurangi timbulnya bersin setelah makan. Semprotan ini menghalangi pelepasan histamin, yang merupakan senyawa inflamasi yang dapat menyebabkan bersin.

Kebanyakan orang cenderung menganggap bersin sebagai reaksi dari menghirup bahan iritan yang “menggelitik” hidung, seperti serbuk sari, debu, bulu hewan peliharaan, parfum, jamur, polutan, atau asap. Tujuan dari hembusan udara pendorong yang dikeluarkan oleh bersin adalah untuk menghilangkan penyebab iritasi tersebut. Namun, bersin memiliki pemicu lain. Beberapa orang bersin sebagai respons terhadap udara dingin, minuman bersoda, makanan pedas seperti cabai atau peppermint, aktivitas seksual, olahraga, saat mencabut alis, atau saat muncul dari cahaya redup lalu menatap matahari atau cahaya terang lainnya.

Mekanisme rinitis gustatory belum sepenuhnya dipahami. Rinitis gustatory juga menjadi lebih umum terjadi seiring bertambahnya usia Anda. Meskipun bukan resiko kesehatan, bersin setelah makan bisa menjadi gangguan yang tidak menyenangkan. Sebaiknya pantau apa yang Anda makan untuk menghindari hal itu terjadi.

Apakah Bufacort-N Efektif untuk Meredakan Peradangan Kulit?

Apakah Bufacort-N Efektif untuk Meredakan Peradangan Kulit?

Peradangan kulit, atau yang disebut sebagai dermatitis, merupakan jenis infeksi kulit dimana masalah tersebut terjadi akibat sistem imun yang tidak bekerja dengan baik di dalam tubuh. Salah satu gejala yang dapat muncul akibat peradangan kulit adalah ruam. Untuk mengobati kondisi seperti ini, pasien dapat menggunakan obat seperti Bufacort-N.

Gejala Peradangan Kulit

Seseorang yang mengalami peradangan kulit bisa tidak hanya mengalami ruam, namun juga bisa mengalami gejala sebagai berikut:

  • Bercak merah.
  • Jerawat.
  • Kulit lecet.
  • Kulit terasa gatal.
  • Kulit terasa hangat.
  • Kulit menebal.
  • Pendarahan karena bagian kulit yang mengelupas.
  • Alergi.
  • Infeksi.
  • Psoriasis.

Penyebab Peradangan Kulit

Berikut adalah penyebab seseorang mengalami peradangan kulit:

  • Lemahnya sistem imun di dalam tubuh

Salah satu penyebab utama seseorang bisa mengalami peradangan kulit adalah mereka memiliki sistem imun yang lemah. Jika sistem imun tidak bekerja dengan baik, maka bisa menimbulkan gejala yang beragam seperti psoriasis.

  • Bakteri

Bakteri juga merupakan penyebab lain dimana hal tersebut dapat menyebar ke dalam tubuh dan menimbulkan berbagai gejala, termasuk eksim dan peradangan kulit.

  • Reaksi alergi

Reaksi alergi juga dapat menyebabkan berbagai gejala pada kulit manusia, termasuk peradangan. Reaksi alergi bisa terjadi karena sebagian orang lebih mudah rentan terhadap bahan-bahan tertentu seperti makanan yang mengandung gluten.

  • Sinar matahari

Sinar matahari juga dapat menyebabkan seseorang mengalami masalah pada kulit, tidak terkecuali dengan peradangan. Peradangan akibat sinar matahari lebih rentan terhadap seseorang yang mengalami penyakit lupus.

Diagnosis Peradangan Kulit

Jika Anda mengalami peradangan kulit, Anda sebaiknya periksa ke dokter. Dokter dapat membantu Anda dengan melakukan diagnosis. Diagnosis peradangan kulit bisa meliputi  pemeriksaan fisik. Selain pemeriksaan fisik, berikut adalah tes lain yang dapat dilakukan dokter untuk mengetahui apakah Anda mengalami peradangan kulit atau tidak:

  • Tes darah

Tes darah dilakukan untuk mengatasi gangguan atau infeksi yang dapat menyebabkan peradangan kulit seperti impetigo dan infeksi jamur kulit.

  • Tes alergi

Tes alergi juga dapat dilakukan dokter untuk mengetahui apakah reaksi alergi yang menyebabkan Anda mengalami peradangan kulit atau tidak.

  • Biopsi kulit

Biopsi kulit perlu dilakukan dengan mengambil sampel dari kulit Anda yang kemudian akan dibawa ke laboratorium untuk diteliti lebih lanjut.

Cara Mengobati Peradangan Kulit

Untuk mengobati peradangan kulit, ada dua cara yang dapat dilakukan, antara lain:

  • Menggunakan obat

Ada berbagai jenis obat yang dapat digunakan untuk mengobati peradangan kulit. Salah satu contoh obat yang dapat Anda gunakan adalah obat krim yang diresepkan dokter seperti Bufacort-N. Anda dapat memperoleh obat tersebut dengan harga sekitar Rp 15.000,00 dalam kemasan 5 gram. Anda perlu terapkan ke bagian kulit yang terdampak dan gunakan sebanyak 2 hingga 3 kali sehari.

  • Menggunakan bahan-bahan alami

Anda juga bisa gunakan bahan alami atau tanpa obat untuk mengobati peradangan kulit. Bahan-bahan tersebut bisa berupa kompres dingin, bahan yang mengandung aloe vera, tomat, minyak zaitun, dan tea tree oil.

Efek Samping Bufacort-N

Jika Anda ingin menggunakan Bufacort-N untuk mengatasi peradangan, Anda perlu berhati-hati karena obat tersebut juga dapat menimbulkan efek samping berupa:

  • Kulit terasa terbakar.
  • Gatal.
  • Jerawat.
  • Iritasi.

Cara Mencegah Peradangan Kulit

Untuk mencegah peradangan, berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan:

  • Mengkonsumsi makanan yang sehat seperti sayuran.
  • Kendalikan diri agar tidak merasa stres.
  • Mengenakan pakaian yang berbahan lembut.

Kesimpulan

Bufacort-N bisa saja menjadi pilihan untuk mengatasi peradangan kulit. Namun, ada beberapa pilihan yang lebih baik untuk mengatasi masalah tersebut dan Bufacort-N bisa menimbulkan berbagai efek samping. Untuk informasi lebih lanjut tentang Bufacort-N atau peradangan kulit, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter kulit.

6 Bahaya Pod Vape Bagi Kesehatan Tubuh

Rokok elektrik sekarang memang tengah banyak digunakan karena disebut lebih sehat ketimbang rokok konvensional. Namun benarkah demikian? Apa saja bahaya pod vape yang perlu diketahui?

Pod vape merupakan salah satu tipe rokok elektrik yang digunakan untuk mengisap nikotin melalui corong yang terkoneksi ke body alat. Pod ini adalah generasi terbaru rokok elektrik dan didesain untuk menyediakan lebih banyak nikotin namun tenaga yang dibutuhkan lebih sedikit dibanding jenis rokok elektrik lainnya.

Bahaya Pad Vape

Memang, asap rokok dari pod vape ini tidak setajam aroma asap rokok biasa. Bahkan aromanya pun lebih beragam “rasa” sehingga bisa dengan mudah ditoleransi oleh hidung orang yang tidak merokok.

Sayangnya, pod vape tidak sesehat yang dibayangkan. Terdapat berbagai bahaya yang bahkan bisa mengancam jiwa penggunanya. Berikut penjelasannya.

  1. Dapat Meningkatkan Risiko Gangguan Paru

Memang, hingga kini belum ada penelitian yang menyebut kaitan langsung dan mendalam terkait bahaya rokok elektrik ini menyebabkan munculnya penyakit paru-paru.

Akan tetapi, pengguna pod yang mengalami penyakit ini dilaporkan terus bertambah jumlahnya. Menurut laporan dari CDC (Center of Disease Control) menyebut adanya peningkatan gangguan paru-paru yang dialami oleh pengguna pod, khususnya remaja dan dewasa muda.

Kondisi ini diyakini akibat kandungan cairannya. Mungkin juga karena alergi, iritasi terhadap bahan kimia yang digunakan, maupun reaksi imun tubuh terhadap uap bahan kimia yang dihisap melalui pod.

  • Mengganggu Kesehatan Gigi dan Mulut

Bahaya pod vape ini juga dapat memengaruhi kesehatan gigi dan mulut penggunanya. Menurut penelitian, permukaan gigi lebih rawan terhadap pertumbuhan bakteri akibat penggunaan pod ini.

Tidak hanya itu, rokok elektrik juga bisa memicu terjadinya iritasi dan peradangan gusi, mulut, hingga tenggorokan. Apapun yang mengandung nikotin sama-sama berisiko merusak sel dan juga jaringan mulut.

  • Meningkatkan Risiko Gangguan Jantung

Menurut hasil penelitian tahun 2019 lalu menyebut bahwa cairan pada rokok elektrik mengandung agen oksidasi, partikulat, aldehida, dan nikotin yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan jantung hingga sistem peredaran darah jika dihisap.

Penggunaan rokok elektrik ini juga meningkatkan detak jantung penggunanya. Ada pula bahaya tekanan darah tinggi yang dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan jantung. Jadi perlu berhati-hati sebelum memutuskan untuk menggunakan pod vape ini.

  • Pod Merusak Kesehatan Sel

Selain itu, bahaya pod vape bagi tubuh adalah dapat terjadi kerusakan pada DNA, stres oksidatif, mengalami disfungsi sel, serta mengganggu perkembangan otak, khususnya pada pengguna vape bernikotin bagi mereka yang berusia di bawah 25 tahun.

  • Menyebabkan Gangguan pada Janin

Penggunaan pod vape pada ibu hamil, baik pengguna aktif maupun pasif, dapat berisiko membahayakan janin dalam kandungannya. Sebab, perkembangan janin yang terpapar nikotin maupun zat berbahaya dari rokok elektrik dapat mengganggu perkembangannya dalam kandungan.

Selain itu, pada anak-anak, paparan nikotin juga bisa mengganggu perkembangan otaknya dan akan berdampak pada daya ingat anak.

  • Menyebabkan Ketagihan

Seperti halnya rokok tembakau, pod yang mengandung nikotin juga membuat penggunanya menjadi ketergantungan. Nikotin akan merangsang otak untuk melepaskan hormon dopamin dalam jumlah banyak dan memberikan efek ketergantungan.

Jadi, salah jika menganggap rokok elektrik dapat membantu Anda menghentikan rokok konvensional. Justru menyebabkan ketergantungan dan bahkan terdapat berbagai bahaya pod vape bagi kesehatan. Sehingga setelah ini, diharapkan Anda lebih bijak menggunakan vape. Jika mungkin, Anda perlahan mulai untuk menghindari penggunaan pod vape maupun rokok konvensional karena sama-sama membahayakan kesehatan tubuh.

Manfaat Konsumsi Balsamic Vinegar Agar Tubuh Lebih Sehat

Pernahkah Anda mendengar produk bahan makanan bernama balsamic vinegar atau cuka balsamik? Mungkin balsamic vinegar terasa asing bagi sebagian orang, namun siapa sangka jika cuka balsamik ini sering digunakan untuk makanan. Penggunaan untuk salad dressing cukup banyak digemari masyarakat. Dalam pembuatannya, cuka balsamik harus mengalami proses yang sangat panjang. Terbuat dari jus anggur yang kemudian difermentasi selama berbulan-bulan, warna dari cuka balsamik yaitu coklat tua dengan rasa asam yang unik. Tak heran jika harga dari cuka yang satu ini cukup mahal. Lantas, apakah ada manfaat dari cuka balsamik ini?

Manfaat balsamic vinegar untuk makanan

Seperti yang diketahui sebelumnya, cuka balsamik seringkali digunakan sebagai bahan pelengkap makanan. Tentunya penggunaan balsamic vinegar pada makanan bisa memberikan manfaat tersendiri. Salah satunya adalah meningkatkan citarasa sehingga lebih lezat dan unik ketika dirasakan lidah.  Tak hanya itu, mengonsumsi makanan yang mengandung cuka balsamik bisa memberikan asupan nutrisi yang baik bagi tubuh. Pasalnya, cuka ini bisa menjadi sumber nutrisi untuk kebutuhan tubuh akan kalsium, fosfor, asam asetat, kalium hingga magnesium. Selain itu, cuka balsamik pun bisa dijadikan menu diet sehat Anda karena bisa membantu menurunkan berat badan.

Manfaat cuka balsamik untuk tubuh

Tidak hanya mampu memberikan citarasa yang khas, cuka balsamik pun bisa memberikan berbagai manfaat bagi tubuh. Apa sajakah itu?

  1. Menurunkan kolesterol

Bagi Anda yang sedang mengontrol asupan kolesterol, maka tidak usah khawatir sebab tubuh cocok sekali mengkonsumsi cuka balsamik ini. Kandungan antioksidan yang terdapat di dalamnya bisa mengurangi atau menghilangkan kolesterol jahat. Bahkan beberapa penelitian menyebutkan bahwa cuka balsamik bisa  memberikan efek positif pada oksidasi LDL dan lemak.

  1. Menurunkan kadar gula darah

Selain mampu menurunkan kolesterol, cuka balsamik juga bisa membantu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Bagi Anda yang memiliki masalah gula darah tinggi karena diabetes, maka baik mengonsumsi makanan yang mengandung cuka balsamik. Pasalnya, cuka ini punya efek antiglikemik yang bisa membantu menjaga stabilitas gula darah dalam tubuh.

  1. Menyembuhkan luka

Meskipun belum ada penelitian medis secara resmi, namun banyak pihak yang mengklaim bahwa cuka balsamik bisa membantu menyembuhkan luka. Hal ini dikarenakan sifat cuka yang mengandung sifat antijamur, antivirus, serta antibakteri sehingga ketika dioleskan pada luka bisa membantu penyembuhan dan mencegah infeksi.

  1. Menyehatkan kulit

Siapa yang tidak ingin punya kulit sehat? Tentunya semua orang menginginkan kulit mereka sehat dan terhindar dari berbagai macam masalah. Siapa sangka, cuka balsamik ini bisa membantu Anda mengatasi berbagai masalah kulit karena kandungan antioksidan dan asam asetat. Beberapa manfaatnya untuk kulit adalah seperti mencegah kemunculan jerawat, penuaan, dan sebagainya. Cara nggunaannya bukan dengan dioleskan melainkan dikonsumsi sebagai pelengkap makanan lain. 

  1. Menyehatkan sistem pencernaan

Adapun manfaat lain dari cuka balsamik untuk tubuh adalah bisa menyehatkan sistem pencernaan. Kandungan aktif asam asetatnya yang kaya bakteri probiotik bisa meningkatkan kesehatan sistem pencernaan khususnya usus. Tak hanya itu, mengonsumsi cuka balsamik bisa membantu proses pencernaan seperti buang air besar jadi lebih normal, teratur, dan lancar.

Selain beberapa manfaat tersebut, balsamic vinegar pun baik dikonsumsi bagi Anda yang mengalami masalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Konsumsi cuka balsamic dapat memberikan dampak baik bagi jantung. Meskipun begitu, cuka ini pun tidak diperkenankan untuk dikonsumsi terlalu banyak. Konsumsi sewajarnya dan pastikan dijadikan sebagai pelengkap makanan agar manfaatnya bisa terasa dengan maksimal.