MENGETAHUI PENTINGNYA PERAN AYAH DALAM KELUARGA

Peran ayah dalam keluarga

Kedua orang tua memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak. Tidak hanya ibu, ayah juga memiliki peran dalam keluarga. Selain menafkahi keluarga, peran ayah dalam keluarga yaitu mengayomi, mengasihi, dan mengajarkan ilmu kepada anak. Berikut ini penjelasan mengenai pentingnya peran ayah dalam keluarga untuk membangun keluarga yang harmonis.

ALASAN PENTINGNYA PERAN AYAH DALAM KELUARGA

Sejak dahulu, penelitian cenderung berfokus pada pentingnya peran ibu dalam mengasuh anak. Padahal, sebagai orang tua, ayah juga sosok yang seharusnya turut andil dalam mendidik anak. Saat ini, beberapa penelitian mengenai peran ayah dan cara mengasuh semakin berkembang.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan National Institute of Child Health and Human Development (NICHD) menunjukkan bahwa peran ayah dalam keluarga sangat signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh kasih sayang ayah terhadap perkembangan anak sama besarnya dengan pengaruh kasih sayang ibu sehingga membentuk hal-hal positif pada anak, meliputi: 

  • anak yang mendapatkan kasih sayang dari ayahnya memiliki karakteristik psikologi yang positif, misalnya harga diri yang tinggi dan memiliki kepercayaan diri yang baik.
  • anak yang mendapatkan kasih sayang dari ayah yang cukup, memiliki tingkat depresi yang lebih rendah, sehingga anak mampu mengatasi dengan baik tugas-tugas dan masalah saat mereka dewasa 
  • kasih dari ayah membantu perkembangan anak-anak, khususnya pada fungsi sosial, emosional, dan kognitif mereka. 
  • anak-anak yang menerima lebih banyak cinta dari ayah mereka cenderung tidak memiliki masalah perilaku sehingga dapat menghindari aktivitas negatif seperti penyalahgunaan zat atau obat-obatan

APA SAJA PERAN AYAH DALAM KELUARGA?

Secara teoritis, para ahli telah menguraikan empat tugas utama yang harus dilakukan oleh para ayah, yaitu:

  • memberikan dukungan keuangan
  • memberikan perawatan
  • memberikan dukungan emosional
  • menetapkan paternitas hukum.

Berbagai Peran Ayah dalam Pengasuhan

Mengasuh anak adalah merupakan kerja sama yang harus dilakukan oleh istri dan suami. Baik ibu dan ayah memainkan peran penting dan memiliki peran yang berbeda dalam mengasuh anak.

Adapun beberapa peran ayah dalam pengasuhan yang perlu diketahui adalah sebagai berikut.

1. Ayah sebagai Teman Bermain: mengajak main anak bisa menjadi cara yang efektif untuk menjalin hubungan yang baik dengan anak. Namun, Anda juga perlu memberi anak kesempatan untuk mengajari mereka beberapa pelajaran hidup.

2. Ayah sebagai Pelatih atau Guru: Anda dapat mengajarkan anak untuk menjadi pribadi yang tangguh dan bertanggung jawab. Tunjukkan kepada anak cara mempersiapkan diri untuk menjalani kehidupan nyata. Dengan begitu, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang memiliki kemampuan pemecahan masalah dengan baik (problem solving).

3. Ayah sebagai Pelindung: Laki-laki umumnya lebih baik dalam mengidentifikasi masalah keamanan dan melindungi anak, istri, dan keluarga dari bahaya fisik apa pun. Ayah memiliki fisik yang lebih besar dan lebih kuat daripada wanita. Sebagai seorang ayah, Anda harus memenuhi reputasi ini. Tetapi penting juga untuk mengajari anak agar bisa melindungi diri mereka sendiri. Ajari anak menjadi orang yang bertanggung jawab, memiliki jiwa petualang, tanpa mengorbankan keselamatan.

4. Ayah sebagai Sahabat: cobalah untuk menghabiskan waktu bersama anak Anda sehingga Anda dapat membangun dan memperkuat ikatan persahabatan.

5. Ayah Sebagai Teladan: seorang anak tumbuh menjadi replika ayahnya. Jika dia melihat ayahnya menghormati ibu dan saudara perempuannya – dia akan tumbuh untuk menghormati wanita. Jika dia melihat ayahnya baik hati, maka anak akan tumbuh menjadi orang yang baik dan tulus. Dia akan meniru prioritas ayahnya dalam hidup, kerendahan hati, dan kejujuran. Jadi berikanlah contoh yang baik kepada anak.
6. Ayah sebagai Penyedia: seorang pria berperan sebagai pencari nafkah bagi keluarganya ketika dia menikah dan berkeluarga. Sediakan seluruh kebutuhan anak dengan baik. Mulai dari uang, pendidikan, pakaian, dan lain-lain. Namun, jangan lupa untuk mengajarkan anak agar bijak dalam mengelola keuangan sejak dini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *