Kompolax Emulsi, Atasi Masalah Pada Gangguan Buang Air Besar

Nyeri anus merupakan rasa sakit dan tidak nyaman pada bagian anus atau rektum yang sebenarnya tidak berbahaya dan dapat membaik dengan sendirinya. Penyebab dari nyeri anus ini beragam, sembelit atau feses yang keras bisa menjadi penyebabnya. Jika Anda mengalami kondisi seperti ini, bisa segera mengonsumsi Kompolax Emulsi. Obat ini memiliki fungsi untuk melunakkan feses ketika Anda mengalami sulit buang air besar. 

Tidak hanya itu, Kompolax Emulsi juga memiliki manfaat lain seperti melunakkan peradangan di sekitar anus, pembesaran atau pembengkakkan pembuluh darah di usus besar dan juga melembekkan feses ketika baru saja selesai menjalani operasi. 

Jika penyebab dari nyeri anus karena adanya pembengkakan atau rasa tidak nyaman ketika mengejan saat buang air besar, Anda bisa melakukan diskusi dengan dokter untuk mengatasi hal ini karena dikhawatirkan menjadi masalah yang serius seperti wasir. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meredakan gejala dan mencegah agar tidak terjadi nyeri anus yang disebabkan oleh wasir.

  1. Konsumsi banyak makanan berserat 

Perbanyaklah mengonsumsi makanan yang tinggi serat karena akan membantu feses menjadi lebih lembut sehingga saat mengejan tidak dibutuhkan tekanan yang besar. Serat yang cukup bagi tubuh juga akan membantu agar peradangan, pendarahan dan pembesaran wasir tidak menjadi lebih parah. Selain itu juga dapat mengurangi iritasi karena feses yang terperangkap di sekitar pembuluh darah. Anda dapat mengonsumsi gandu, brokoli, kacang polong dan buah – buahan untuk mencukupi kebutuhan harian serat.

  1. Jangan menunda keinginan untuk BAB

Seringkali ketika sudah ada keinginan buang air besar, Anda menunggunya dengan berbagai alasan, padahal ini dapat membahayakan terutama bagi Anda penderita wasir. Jad buatlah jadwal buang air besar secara teratur supaya dapat meringankan kondisi Anda dan tidak memperparah rasa nyeri pada anus.

  1. Berendam air hangat

Berendam dapat membantu Anda untuk meringankan keluhan, rasa gatal, iritasi serta kejag otot anus yang Anda rasakan. Jika Anda tidak memiliki bathub, cukup menggunakan bak mandi yang berisi air hangat sebatas pinggang, kemudian duduklah di sana selama 20 menit setelah buang air besar. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Anda bisa melakukannya sebanyak 2 hingga 3 kali dalam satu hari.

  1. Mengoleskan obat

Anda bisa memberikan obat pereda nyeri yang berbentuk krim dengan tujuan meringankan rasa sakit yang dirasakan. Krim yang digunakan biasanya mengandung anestesi lokal, hidrokortison yang efektif dalam meringankan peradangan dan meredakan rasa nyeri. Tetapi perlu diketahui jika penggunaan krim ini tidak lebih dari 7 hari karena dapat menyebabkan terjadinya penipisan kulit.

  1. Menempelkan es dan duduk di tempat empuk

Anda bisa menempelkan es yang dibungkus dengan kain pada daerah sekitar anus untuk meredakan nyeri dan pembengkakan pada wasir yang diderita. Tidak hanya itu, duduk diatas permukaan yang lembut dan empuk juga dapat mengurangi pembengkakan yang terjadi.

  1. Jangan mengejan terlalu kuat saat sedang BAB

Pendarahan dan nyeri anus pada wasir bisa terjadi karena adanya tegangan dan tekanan yang berlebih saat Anda mengejan ketika buang air besar. Selain itu, mengangkat benda yang terlalu berat, batuk, atau sedang hamil juga dapat menigkatkan tekanan dalam rongga perut dan mengejan yang terlalu kuat.

Itulah enam hal yang harus Anda hindari ketika mengalami wasir. Anda bisa mengonsumsi Kompolax Emulsi agar feses yang dikeluarkan menjadi lebih lembek sehingga Anda tidak perlu mengejan terlalu keras. Jika Anda mengalami wasir yang sudah parah, segeralah periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *