Kista Pilonidal, Penyakit yang Sebabkan Benjolan di Pantat Atas

Kista adalah benjolan di bawah kulit berbentuk kantung yang bisa berisikan cairan, udara, atau zat lain seperti kotoran atau rambut. Kista bisa menyerang siapa saja, dan tumbuh di bagian tubuh manapun, salah satunya kista.

Kista merupakan penyebab umum dari benjolan di pantat atas. Ada juga jenis kista yang berkembang di bokong bagian atas di dekat tulang ekor, yaitu kista pilonidal. 

Apa itu kista pilonidal?

Kista pilonidal adalah kantong yang terbentuk di bawah kulit yang biasanya berisi kotoran dan rambut yang terletak di lipatan pantat bagian atas (celah bokong) dan tulang ekor. 

Kista pilonidal biasanya terjadi ketika rambut menusuk kulit dan tertanam. Namun ada juga yang menyatakan bahwa kista pilonidal muncul setelah adanya trauma yang diterima tubuh Anda. 

Ketika kista terinfeksi, benjolan di pantat akan berubah menjadi abses pilonidal yang berisikan nanah dan menimbulkan rasa yang sangat menyakitkan. Ukurannya bervariasi, bisa kecil atau menutupi area yang luas.

Kondisi ini lebih sering terjadi pada pria daripada wanita, dan mereka yang berusia lebih muda. Orang yang banyak duduk, seperti pengemudi truk atau angkutan umum, memiliki peluang lebih tinggi untuk mendapatkannya. 

Orang yang dilahirkan dengan lesung pipit kecil di kulit di antara bokong juga berpotensi berkembang menjadi kista pilonidal. Faktor risiko lainnya termasuk:

  • Riwayat keluarga
  • Penggunaan pakaian ketat
  • Aktivitas bersepeda
  • Obesitas
  • Memiliki rambut tubuh yang banyak
  • Tidak aktif bergerak
  • Keringat berlebih. 

Tanda dan gejala

Benjolan di pantat akibat kista jarang menyebabkan rasa sakit. Namun jika kista terinfeksi, gejalanya meliputi:

  • Benjolan terasa nyeri dan berwarna kemerahan
  • Bengkak di bagian bawah tulang belakang
  • Tekstur kulit lembut saat disentuh
  • Demam
  • Keluar nanah atau darah ketika abses pecah
  • Abses mengeluarkan bau busuk

Bagaimana kista pionidal diobati?

Meminum antibiotik, kompres hangat, dan mengoleskan krim penghilang bulu ke benjolan bisa membantu mengempiskan kista pilonidal. Perawatan rumahan lain yang bisa Anda coba diantaranya:

  • Duduk berendam di baskom berisi air hangat
  • Makan makanan kaya vitamin A dan C
  • Membalurkan minyak esensial yang memiliki sifat anti-inflamasi, seperti minyak pohon teh atau minyak sage

Namun jika kista membesar dan terinfeksi, diperlukan perawatan medis. Dokter akan melakukan tes darah terlebih dahulu untuk menentukan diagnosis.

Selanjutnya opsi perawatan yang tersedia yaitu:

  • Insisi 

Metode ini digunakan untuk mengatasi kista pilonidal ringan. Setelah dokter menyuntikkan bius lokal, dokter akan membuat sayatan kecil untuk mengeluarkan kista kemudian mengeringkannya. 

Dalam metode ini, dokter menghilangkan folikel rambut dan membiarkan luka terbuka, hanya dibalut oleh kain kasa. Anda harus sering mengganti kain kasa sampai kista sembuh, kurang lebih 3 minggu setelah perawatan. 

Dokter bisa saja menutup luka dengan jahitan untuk mendapat waktu penyembuhan yang lebih cepat. Namun risiko kekambuhan lebih tinggi. 

  • Marsupialisasi

Dalam prosedur ini, dokter akan memotong dan mengeringkan kista, sekaligus menghilangkan nanah dah rambut yang terdapat di dalamnya. Kemudian dokter akan menjahit tepi potongan ke tepi luka untuk membuat kantong. 

Dengan metode ini, Anda tak perlu repot-repot mengganti kain kasa setiap hari karena luka sayatan yang dibuat dokter lebih kecil dan dangkal. Namun, waktu penyembuhannya lebih lama, kurang lebih 6 minggu, hingga luka benar-benar mengering. 

Selain itu prosedur ini hanya bisa dilakukan oleh dokter yang terlatih khusus dalam teknik tersebut. 

Catatan

Ada banyak penyebab benjolan di pantat, salah satunya kista. Jika Anda ragu, Anda bisa mengunjungi dokter untuk mengetahui penyebab benjolan dengan jelas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *