Karsinoma Sel Basal Berbahaya, Ini Tips Menghindarinya

Karsinoma sel basal

Karsinoma sel basal adalah sebutan lain untuk kanker kulit. Pertumbuhan sel abnormal di bawah kulit ini sama berbahayanya dengan kanker-kanker lain. Jika tidak segera ditangani, sel kanker yang awalnya adalah karsinoma sel basal dapat menyebar ke seluruh bagian tubuh dan meningkatkan risiko kematian bagi penderitanya. 

Munculnya lesi berwarna coklat atau putih kerap di area kulit tertentu di tubuh menjadi gejala utama karsinoma sel basal. Penyebab dari penyakit ini pun sangat berhubungan dengan paparan sinar matahari, radiasi, seperti sistem imunitas tubuh. 

Sekali Anda terkena karsinoma sel basal, beragam pengobatan yang menguras energi dan dompet mesti dijalankan. Karena itu, alangkah lebih baik melakukan tindakan pencegahan agar tidak terkena penyakit yang satu ini, bukan? Berikut adalah beberapa tips yang bisa membantu Anda menghindari dan meminimalkan risiko terkena jenis kanker kulit yang satu ini. 

  1. Kenakan Pelindung 

Tiap orang pasti terpapar sinar matahari, apalagi jika tinggal di negara tropis, seperti Indonesia. Anda bisa menyiasatinya dengan mengenakan pakaian pelindung tiap kali hendak berkegiatan di luar ruangan. Memakai pakaian lengan panjang, celana panjang, yang diserta topi dapat meminimalkan paparan sinar matahari yang menusuk Anda. Risiko terkena karsinoma sel basal pun bisa diturunkan. 

  1. Gunakan Tabir Surya 

Saat ini sudah tidak sulit menemukan tabir surya yang memiliki kemampuan perlindungan spektrum luas dan SPF yang tinggi untuk melindungi bagian kulitmu yang terbuka dari serangan ultraviolet yang berasal dari matahari. Gunakanlah tabir surya sebagai perisai untuk mencegah karsinoma sel basal. Oleskan tabir surya ke seluruh bagian kulit yang tidak tertutup pakaian. Anda bahkan sebaiknya menggunakan tabir surya ketika cuaca mendung. Jangan lupa untuk mengoleskan ulang krim tersebut tiap dua jam sekali agar manfaatnya tidak berkurang. 

  1. Pilih Waktu Berkegiatan 

Jika memang tidak terlalu terpaksa, sebaiknya Anda tidak perlu keluar rumah ketika matahari sedang terik-teriknya. Soalnya antara jam 10 sampai 2 siang, sinar matahari banyak mengandung ultraviolet yang berbahaya dan menjadi pemicu karsinoma sel basal. Jika memang mau mengadakan kegiatan di luar ruangan, cobalah mengisi jadwal di kisaran jam 4 sore ke atas ketika sinar matahari sudah mulai meredup. 

  1. Hindari Tanning Bed 

Taning bed sering digunakan untuk perawatan kecantikan ataupun kesehatan. Efeknya memang terasa. Namun, risikonya untuk menimbulkan pertumbuhan sel abnormal di lapisan bawah kulit juga besar. Jadi, daripada harus bertempur dengan karsinoma sel basal di kemudian hari karena penggunaan tanning bed yang mengandung radiasi, lebih baik Anda menghindari perawatan yang menggunakan alat tersebut. 

  1. Penuhi Kebutuhan Vitamin D

Asupan vitamin D yang cukup bisa membuat sistem imunitas lebih kuat dan meminimalkan risiko terkena karsinoma sel basal. Angka kecukupan gizi (AKG) terkait vitamin D dari Kementerian Kesehatan orang dewasa adalah 15 mikrogram atau setara dengan 600 IU per hari. Sementara itu, kebutuhan vitamin D lansia lebih banyak lagi, yaitu 20 mikrogram atau setara 800 IU. Pastikan mendapatkan vitamin D dari diet sehat atau suplemen, jangan mengandalkan sinar matahari. 

  1. Jauhi Arsenik 

Paparan bahan kimia tertentu, seperti arsenik, dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker kulit atau karsinoma sel basal. Orang dapat terpapar arsenik dari air sumur di beberapa daerah, pestisida, dan herbisida, ataupun beberapa obat-obatan dan jamu tradisional. Pastikan selalu mengecek kadar zat kimia pada produk tertentu untuk bisa menjauhi arsenik yang berbahaya. 

Anda pun sebaiknya melakukan pemeriksaan rutin ke dokter terkait kesehatan kulit. Tujuannya agar ketika ditemukan adanya potensi pertumbuhan sel abnormal, tindakan penanganan yang tepat bisa segera dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *