Jumlah Pasien Terbaru yang Kena Virus Corona di Indonesia

Kasus virus corona di Indonesia pertama kali terdeteksi dan diumumkan Presiden Joko Widodo pada Senin (2/3/2020). Sejak pertama kali muncul hingga saat ini, kasus positif virus corona Indonesi terus bertambah dan nyaris mencapai angka 14 ribu pasien positif. Dengan jumlah angka kematian karena virus corona yang mendekati angka seribu.

Penambah kasus positif virus corona di Indonesia mulai melaju sejak awal April 2020 dengan jumlah per harinya mencapai 200 hingga 300 pasien baru yang terinfeksi virus ini. Bahkan, laju penambahan tersebut semakin bertambah dan mencapai angka 400 di pertengahan April. Meskipun jumlah pasien yang sembuh di Indonesia telah melampaui angka kematian.

Virus Corona Indonesia

Pada awal Mei 2020 pertambahan kasus positif masih melaju dengan cepat dan berada di kisaran 300 orang setiap harinya. Terbaru pada Jumat (8/5/2020) kasus positif bertambah mencapai 338 orang dan total keseluruhan pasien positif virus corona di Indonesia mencapai angka 13.645 kasus orang yang positif.

Sementara jumlah pasien virus corona yang sembuh di Indonesia telah mencapai angka 2.607 orang dengan pasien yang meninggal sudah mencapai angka 959 kasus kematian. Menurut juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto menyebut bahwa penambahan kasus positif sebanyak 533 pasien posifit COVID-19 dalam 24 jam terakhir di rumah sakit di Indonesia.

“Hasil positif, pemeriksaan positif dengan metode polymerase chain reaction (PCR) 13.543, sementara dengan TCM (tes cepat molukuler) sebanyak 102 orang, totalnya 13.645,” ucap Achmad Yurianto di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ia juga menyebut bahwa dalam periode yang sama masih terdapat penambahan 113 pasien yang dinyatakan sembuh.

Asal Mula Virus Corona Indonesia

Kasus virus corona di Indonesia sempat disebut mengalami ‘kurva datar’ oleh Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo. Jakarta disebut masih mengalami penambahan pasien virus corona yang fluktuatif. Hal ini berdasar pada tambahan pasien positif sebanyak 142 orang yang dinyatakan positif terinfeksi pada Jumat (1/5/2020) dan menjadi yang tertinggi sejak April.

Jumlah kasus virus corona secara global terus bertambah hingga mencapai 3,7 juta sejak menembus angka tiga juta penderita pada akhir April 2020. Sementara itu, dalam skala global pasien yang meninggal karena virus ini sudah mencapai 2650.000, sesuai dengan data yang dirilis oleh Johns Hopkins University pada Jumat (8/5/2020).

Jika sebelumnya Indonesia dinyatakan sebagai salah satu negara yang belum terinfeksi, kasus pertama virus ini menginfeksi dua masyarakat yang diduga telah melakukan kontak fisik dengan Warga Negara Asing (WNA) asal Jepang. Hal ini langsung diungkapkan oleh Menteri Kesehatan Indonesia, Agus Terawan Putranto.

Bermula pada tanggal 14 Februari 2020, pasien terinfeksi virus corona bekerja sebagai guru dansa dan memiliki teman dekat yang berasal dari Jepang. Dua hari berselang, guru dansa tersebut mengalami batuk dan kemudian melakukan pemeriksaan di rumah sakit terdekat. Namun, pada saat itu pasien masih diperbolehkan untuk rawat jalan.

Meski demikian, penyakit yang dialami pasien tak kunjung sembuh, hingga pada 6 Februari 2020 ia kembali dirujuk ke rumah sakit dan diminta menjalani rawat inap. Pada saat itu, pasien tak haya mengalami batuk saja tetapi juga mulai disertai dengan sesak napas. Dua hari berselang, pasien ditelfon rekannya di Malaysia yang menyebut temannya asal Jepang positif virus corona.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *