Jangan Sepelekan Benjolan di Belakang Telinga!

Apakah kamu pernah mendapati adanya sebuah benjolan di belakang telinga? Apabila iya, kamu jangan panik terlebih dahulu, ya. Perlu diketahui, bahwa penyebab munculnya benjolan  ini dapat beragam, mulai dari jerawat, infeksi, hingga kanker. Lebih lanjutnya, mari simak artikel berikut ini!

Penyebab Benjolan di Belakang Telinga

Umumnya, benjolan di belakang telinga disebabkan oleh beberapa faktor di bawah ini:

  • Infeksi

Benjolan di belakang telinga dapat muncul karena adanya infeksi bakteri pada bagian tertentu di telinga. Terdapat tiga jenis infeksi yang mungkin terjadi, yaitu otitis media, abses, dan mastoiditis.

Otitis media terjadi karena adanya infeksi pada bagian tengah telinga. Infeksi ini akan menyebabkan penumpukan cairan dan pembengkakan.

Sementara itu, abses atau yang umumnya dikenal dengan bisul adalah benjolan yang berisi nanah dan akan terus berkembang ketika jaringan pada bagian belakang telinga terinfeksi oleh bakteri. Normalnya, tubuh akan secara otomatis mengirimkan sel darah putih pada bagian yang terinfeksi untuk melawan bakteri-bakteri. Nanah yang terdapat di dalam benjolan ini adalah hasil dari gabungan sel dengan jaringan yang rusak dan bakteri-bakteri di dalamnya. Seseorang yang memiliki abses akan merasakan perasaan nyeri ketika benjolan ini muncul.

Sama halnya dengan abses yang mengandung nanah di dalam benjolannya, mastoiditis adalah infeksi yang berkembang di belakang telinga.

  • Jerawat

Jerawat pada dasarnya dapat muncul di mana saja, termasuk di belakang telinga. Apabila pori-pori di kulit belakang telinga tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati, maka jerawat akan muncul pada bagian itu. Dalam kasus yang lebih parah, jerawat akan meradang apabila tidak diatasi dan dapat menjadi infeksi.

Serupa dengan jerawat, namun dermatitis seboroik memiliki ciri yang bersisik dan berwarna kuning atau merah. Sayangnya, hingga saat ini penyebab munculnya dermatitis seboroik belum diketahui secara jelas.

  • Pembengkakan kelenjar getah bening

Limfadenopati merupakan pembengkakan kelenjar getah bening yang dapat menyebabkan munculnya benjolan di belakang telinga. Kasus ini disebabkan oleh infeksi, kanker, atau peradangan.

  • Kanker

              Apabila benjolan di belakang telingamu tidak terasa menyakitkan atau menimbulkan perasaan nyeri, namun terus membesar, sebaiknya kamu segera memeriksakannya ke dokter. Hal tersebut dapat menjadi pertanda adanya kanker.

  • Kista

Sebenarnya, kista dapat muncul di mana saja, termasuk di belakang telinga. Kista sebasea ini merupakan benjolan non kanker yang dapat muncul di bawah kulit. Benjolan ini dapat muncul karena kista berkembang di sekitar kelenjar sebasea yang berfungsi melumasi kulit dan rambut.

Nah, setelah kamu tahu apa-apa saja yang dapat menjadi penyebab munculnya benjolan di belakang telinga, semoga kamu tetap dapat mengambil tindakan bijak apabila hal ini terjadi, ya. Jangan panik dahulu sebelum kamu benar-benar mendengar hasil diagnosis dari dokter!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *