Edabu BPJS, Permudah Badan Usaha Mengurus Jaminan Kesehatan

Bagi Anda yang tidak banyak bersinggungan dengan pengurusan BPJS, mungkin tidak familier dengan Edabu BPJS. Aplikasi yang diluncurkan oleh BPJS Kesehatan, khusus untuk badan usaha.

Elektronik Data Badan Usaha atau Edabu BPJS telah dirilis sejak tahun 2015. Tujuan peluncuran aplikasi ini untuk memudahkan PT, CV, atau organisasi bisnis lain dalam mengelola kepesertaan BPJS Kesehatan karyawannya. Baik pendaftaran, pembaruan data, serta berbagai keperluan lainnya.

Dalam perjalanannya, aplikasi Edabu BPJS terus bertransformasi demi memberikan pengalaman yang praktis bagi pengguna. Aplikasi ini telah mengalami berbagai penyempurnaan sejak awal kemunculannya, mulai dari New Edabu 1.0, E-dabu 3.1, hingga yang baru dirilis pada pertengahan 2019, yaitu New Edabu 4.2.

Penyempurnaan fitur Edabu BPJS

Sifat user friendly penting sekali untuk dimiliki oleh setiap jenis aplikasi, tidak terkecuali Edabu BPJS. Hal ini tampaknya disadari pula oleh pihak BPJS Kesehatan.

Tidak heran pihak BPJS Kesehatan terus melakukan perbaikan pada aplikasi tersebut. Di bawah ini berbagai fitur Edabu BPJS yang benar-benar akan mempermudah Anda, sebagai badan usaha.

– Tidak perlu approval BPJS Kesehatan untuk mengubah data

Sebelumnya, pengguna Edabu BPJS perlu menunggu approval dari BPJS Kesehatan saat perlu mengubah data. Kini, hal ini dapat langsung dilakukan.

Misal, Anda ingin menambahkan data karyawan yang sebelumnya belum terdaftar sebagai peserta JKN, dapat langsung dilakukan. Begitu pula saat Anda perlu menambahkan anggota keluarga yang menjadi tanggungan karyawan atau menghentikan kepesertaan karyawan karena adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

– Rincian tagihan

Edabu BPJS menawarkan kemudahan bagi peserta jaminan kesehatan ini, untuk memeriksa rincian iuran tagihan, pada bulan berjalan dan bulan sebelumnya. Rincian tagihan tersebut dapat dengan mudah diunduh oleh peserta.

– Memeriksa status keanggotaan

Melalui aplikasi Edabu BPJS, status keanggotaan karyawan dapat dengan mudah diketahui. Hanya dengan memasukkan NIK, dapat diketahui apakah karyawan yang bersangkutan sudah terdaftar sebagai peserta JKN atau belum.  

Perubahan FKTP

Seperti diketahui, dalam sistem BPJS, pengobatan perlu dilakukan berjenjang. Dimulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Kini, badan usaha yang perlu mengubah data FKTP, cukup melakukannya melalui aplikasi. Sungguh praktis, bukan?

Masih ada berbagai perubahan lain dalam aplikasi Edabu BPJS terbaru. Anda dapat mengetahuinya secara langsung dengan mengakses situs resmi Edabu.

Lebih mudah digunakan

Bagi karyawan yang bekerja sebagai tim HRD atau mereka yang bertanggung jawab mengurus kepesertaan BPJS, perbaikan pada sistem Edabu BPJS ini sangat meringankan pekerjaan mereka.

Terutama, karena sebagian besar perubahan data pada Edabu BPJS terbaru ini, tidak lagi membutuhkan approval dari BPJS Kesehatan. Bukan hanya mempercepat proses perubahan, hal ini juga sangat mempermudah.

Meski demikian, masih banyak badan usaha yang belum memanfaatkan aplikasi ini secara optimal. Karenanya, BPJS Kesehatan kerap menggelar sosialisasi aplikasi Edabu BPJS kepada perusahaan atau badan usaha. Tentu, tujuannya agar aplikasi ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Bagaimana dengan Anda, termasuk yang masih belum terlalu mengenal sistem Edabu atau sudah sangat familier dengan sistem ini?

Bagi Anda yang sudah terbiasa atau familier menggunakan Edabu BPJS, sebaiknya kerahasiaan dan keamanan data terus dijaga dengan selalu memperbarui data kredensial. Data password, data identitas person in charge (PIC) dari badan usaha, serta alamat email PIC badan usaha, merupakan data yang perlu diperbarui secara berkala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *