Amankah Mandi Setelah Olahraga? Jangan Sampai Salah Kaprah, ya!

Amankah Mandi Setelah Olahraga? Jangan Sampai Salah Kaprah, ya!

Seperti yang kita tahu, aktivitas olahraga membuat tubuh berkeringat lebih dari biasanya. Tubuh penuh keringat ini membuat Anda merasakan tubuh bau dan lengket. Nah, solusinya adalah cepat-cepat mandi setelah olahraga agar Anda kembali merasa segar dan wangi.

Namun pernahkah Anda mendengar larangan soal mandi setelah olahraga? Mungkin ada teman atau orang terdekat yang melarang Anda mandi setelah berolahraga dengan alasan tidak baik untuk kesehatan. Lantas, benarkah mandi setelah olahraga itu berbahaya? Simak ulasan berikut.

Bolehkah Mandi Setelah Olahraga?

Setelah menggerakan tubuh secara intens lewat aktivitas olahraga, detak jantung menjadi lebih cepat dan memompa darah yang kaya akan oksigen ke otot-otot aktif lebih banyak dari biasanya. Selain itu, suhu tubuh juga akan meningkat, sehingga Anda akan berkeringat lebih banyak sebagai bentuk pengendalian tubuh agar suhu badan bisa kembali normal.

Langsung mandi setelah olahraga dengan air dingin tanpa memberikan jeda waktu hingga kondisi tubuh kembali normal, dapat memicu dampak buruk sebagai berikut:

1. Pembuluh Darah Melebar

Hal ini cukup serius, mengguyur tubuh dengan air dingin ketika suhu tubuh masih panas, memberikan risiko serangan jantung dan kematian mendadak. Hal tersebut disebabkan karena air dingin dapat membuat pembuluh darah melebar, sehingga Anda rentan terkena penyakit yang sifatnya menyerang secara tiba-tiba, seperti serangan jantung.

2. Fungsi Kelenjar Keringat Terganggu

Aktivitas olahraga juga membuat pori-pori pada kulit terbuka lebih lebar dan mengeluarkan cairan keringat untuk mengembalikan suhu tubuh ke kondisi normal. Nah, langsung mandi setelah berolahraga tanpa jeda sama sekali dapat mengganggu fungsi kelenjar keringat. Hal ini menyebabkan kinerjanya menurun dan pelepasan panas tubuh pun jadi terhambat.

Tips Mandi Setelah Berolahraga

Jika melihat kedua risiko di atas, sebaiknya Anda memberikan jeda sebelum mandi setelah berolahraga. Biarkan suhu tubuh kembali normal terlebih dahulu. Berikut saran atau tips yang bisa dilakukan ketika mandi setelah aktivitas olahraga.

1. Pilih air panas atau air dingin

Mandi dengan air hangat atau air dingin sehabis berolahraga diperbolehkan dan keduanya sama-sama memiliki manfaat. Air hangat akan membuat peredaran darah lebih lancar, membantu otot lebih tenang dan memulihkan sendi.

Sedangkan mandi air dingin dapat melindungi organ dalam tubuh, meredakan panas , serta mencegah terjadinya radang otot. Mandi air dingin juga jauh lebih menyegarkan terlebih jika dilakukan setelah olahraga.

2. Gunakan sabun antibakteri

Sabun antibakteri dapat mencegah terjadinya iritasi kulit dan berkembangnya bakteri penyebab bau badan. Namun, tidak disarankan memakainya berlebihan, jika digunakan terlalu banyak sabun antibakteri akan membuat kulit menjadi kering.

3. Batasi durasi mandi

Mandi sewajarnya saja, jangan lakukan terlalu lama. Durasi mandi 5-10 menit sudah cukup, jika lebih lama lagi kemungkinan kulit Anda akan kehilangan kelembaban alaminya, sehingga menjadi lebih kering.

Dapat disimpulkan bahwa mandi setelah olahraga sebenarnya tidak mengancam kesehatan, namun jangan lakukan langsung saat suhu tubuh masih panas. Berikanlah jeda antara mandi dan olahraga, pastikan tumbuh Anda sudah dalam suhu normal. Cobalah mandi dengan air hangat untuk memberikan relaksasi pada otot-otot yang tegang atau boleh juga memakai air dingin agar panas yang dialami otot akibat kenaikan asam laktat dapat terkendali dengan lebih baik. Selamat mencoba!

Apakah Anak Wajib Pakai Helm saat Naik Sepeda?

Mungkin ada sebagian dari kita yang berpikir kalau helm sepeda anak itu tidak terlalu penting. Alasannya beragam.

Mulai dari yang berpikir kalau sepeda itu kan alat transportasi yang tidak berkecepatan tinggi, beda dengan motor. Jadi kemungkinan kecelakaannya rendah.

Kalaupun ada insiden, paling hanya jatuh biasa dan anak lecet-lecet. Padahal nyatanya, bersepeda tanpa helm sama bahayanya dengan naik motor tanpa helm lho.

Kalau kamu juga punya pemikiran yang sama, berikut beberapa alasan kenapa anak harus selalu memakai helm saat bersepeda!

Helm sepeda anak

Masih banyak yang mengabaikan helm

Melansir Motherly, sebuah penelitian baru mengungkap kalau kurang dari 60 persen orang tua dengan anak usia 4 hingga 13 tahun yang selalu memakai helm saat bersepeda.

Sekitar 18 persen menyebut kalau mereka sama sekali tidak pernah memakaikan helm kepada anaknya. Jadi sekitar 1 dari 5 orang tua tidak pernah memakaikan helm sepeda kepada anak.

Padahal keselamatan saat bersepeda itu sangat penting lho. Apalagi dengan anak-anak yang kemampuan bersepedanya belum mahir.

Kenapa anak harus pakai helm saat naik sepeda?

Penggunaan helm saat bersepeda akan memberikan perlindungan terhadap wajah, kepala, dan pastinya otak saat terjadi kecelakaan.

Berikut beberapa alasan kenapa anak harus selalu mengenakan helm saat bersepeda:

  • Helm efektif mengurangi potensi cedera kepala pada anak-anak yang jatuh atau kecelakaan
  • Mengurangi risiko cedera otak
  • Anak-anak yang masih belajar sepeda butuh helm untuk melindungi mereka saat terjatuh atau adanya insiden
  • Apabila anak-anak yang usianya lebih besar melakukan olahraga sepeda dengan intensitas tinggi maka helm adalah perangkat wajib

Selain itu, jika anak bersepeda di luar maka ada sedikit risiko terjadinya insiden dengan orang atau kendaraan lain. Jadi helm bisa menjadi pelindung apabila terjadi insiden tak diinginkan.

Bagaimana kalau anak menolak pakai helm?

Pasti tidak sedikit anak yang akan merasa risih dan menolak mengenakan helm. Hal ini adalah lumrah, terutama untuk anak yang usianya lebih kecil.

Mereka belum sepenuhnya memahami kepentingan memakai helm untuk perlindungan. Jadi tugas orang tua adalah membimbingnya.

Berikut beberapa tips yang bisa orang tua lakukan kalau anak menolak pakai helm saat naik sepeda?

1. Lakukan edukasi

Sebelum anak mulai belajar naik sepeda, orang tua harus secara aktif memberikan edukasi tentang protokol keamanan saat bersepeda.

Mulai dari penggunaan helm, penggunaan safety gear, hingga aturan berkendara di jalan. Ini akan secara perlahan memberikan pemahaman kepada anak pentingnya keselamatan.

2. Hias helm dengan selera anak

Anak punya karakter superhero favorit? Atau warna favorit? Nah orang tua bisa menghias helm anak dengan berbagai stiker atau hiasan yang sesuai dengan kesenangan anak.

Tapi dalam menambah hiasan perlu diingat, jangan sampai hiasan yang ditambahkan merusak fungsi helm sebagai pelindung ya.

3. Berikan contoh

Anak-anak adalah peniru ulung, maka dari itu orang tua harus aktif memberikan contoh kepada mereka.

Saat orang tua menaiki sepeda atau motor, pastikan selalu memakai helm dan perangkat keselamatan. Dan pastikan anak melihat itu.

4. Pilih helm sepeda anak yang aman dan nyaman

Anak bisa rewel dan menolak memakai helm bisa jadi karena helm tidak pas dan tidak nyaman. Pilih helm yang ringan, berventilasi baik, dan punya straps yang lembut di kulit.

Helm yang pas seharusnya tidak kebesaran atau kekecilan di kepala anak. Selain itu helm juga harus menutupi dahi dan tidak terlalu ke depan atau ke belakang.

Nah itu dia ulasan tentang pentingnya helm sepeda anak. Jadi yuk mulai ajak anak untuk paham keselamatan saat bersepeda!

Bikin Nyaman, Ini 5 Sepatu Badminton Terbaik untuk Wanita

Memilih sepatu badminton terbaik yang nyaman dan aman penting dilakukan untuk mencegah terjadinya cedera.

Hal ini karena sepatu badminton memiliki desain yang berbeda dibandingkan sepatu biasa atau sepatu lari. Pada sepatu badminton, bantalan sepatu dibuat dengan ketebalan medium, sehingga memudahkan kita untuk bergerak. 

pilihan sepatu badminton terbaik untuk memaksimalkan permainan bulu tangkis

Untuk itu, sebelum berolahraga badminton, pastikan kamu memakai sepatu yang pas dengan bahan ringan. Jangan sesekali menggunakan sepatu biasa karena bisa membuat kaki tidak leluasa hingga menyebabkan cedera. 

Berikut ini beberapa rekomendasi sepatu badminton terbaik untuk wanita.

Victor A730F AR

Sepatu Victor A730F AR didesain dengan kekuatan TPU yang tinggi, sehingga membantu pergerakan lebih stabil. Sepatu ini juga dilengkapi dengan lapisan pelindung yang membuatnya lebih tahan lama.

Selain nyaman, Victor A730F AR didesain dengan model dan warna yang unik dan cerah, yakni kombinasi warna putih, tosca, dan juga kuning. 

Victor A730F AR dijual dengan harga mulai dari Rp1 jutaan. 

Asics Upcourt 3

Sepatu merk Asics Upcourt 3 dibuat dari bahan EVA atau ethyl vinyl acetate yakni merupakan sol dari karet sintetis yang membuat kaki lebih nyaman.  

Sockline pada sepatu Asics Upcourt 3 juga bisa dilepas pasang. Jadi, bila sewaktu-waktu ingin mengganti dengan sol sepatu orthotic, bisa dilakukan kapan saja. 

Asics Upcourt 3 memiliki harga yang cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp799 ribuan. 

Adidas Ligra 6

Adidas Ligra 6 dibuat dengan bantalan yang cukup nyaman di bagian tumit. Selain itu, insole pada sepatu ini juga mampu menjaga kestabilan saat bergerak. 

Sepatu ini tak hanya digunakan untuk badminton saja, tetapi bisa digunakan untuk olahraga voli. Bahan midsolenya cukup empuk, sehingga nyaman digunakan untuk pertandingan olahraga

Adidas Ligra 6 dijual dengan harga mulai dari Rp 1jutaan. 

Yonex Power Cushion Comfort Z 2 Womens

Yonex Power Cushion Comfort Z 2  Womens didesain dengan menggunakan jaring halus, berupa double raschel mesh. Hal ini membuat kaki jadi lebih nyaman, ringan, serta mencegah cedera.

Sepatu ini juga memiliki sirkulasi udara 8 kali lebih banyak dibandingkan dengan bahan mesh lainnya, sehingga mencegah bau kaki. 

Terdapat teknologi Power Cushion yang membantu kaki saat meloncat atau mendarat. Berkat teknologi ini, Yonex Power Cushion Comfort Z 2 Womens memiliki daya pantul yang baik, sehingga pergelangan kaki tetap nyaman dan tidak sakit. Permainan badminton pun akan lebih optimal. 

Yonex Power Cushion Comfort Z 2 Womens dibanderol dengan harga mulai dari Rp1,9 jutaan.

Victor A900F

Victor A900F didesain khusus sesuai dengan bentuk kaki wanita yang ramping, sehingga nyaman digunakan. 

Sepatu ini juga didesain dengan teknologi Energymax V, sehingga mampu menstabilkan daya guncang saat kita bergerak. Sepatu ini juga didesain dengan sirkulasi udara yang baik dan mencegah bau kaki. 

Victor A900F memiliki model yang unik dengan perpaduan warna biru dan coral. Cocok dipilih untuk kamu yang ingin tampil trendi. 

Victor A900F dijual dengan harga mulai dari Rp1,9 jutaan. 

Itu dia beberapa rekomendasi sepatu badminton terbaik untuk wanita yang bisa dipilih. Selain nyaman, sepatu badminton khusus wanita juga memiliki model yang menarik dan unik. 

Hindari melakukan olahraga badminton menggunakan sepatu biasa atau sepatu lari, hal ini bisa meningkatkan risiko kaki cedera. Selain itu, performa kita pun jadi tidak maksimal. Selamat mencoba, ya!

Macam-Macam Senam Lantai yang Perlu Anda Ketahui!

Dalam sebuah kompetisi senam, baik pria maupun wanita, senam lantai merupakan salah satu kegiatan yang membantu olahraga yang lebih luas yang dikenal dengan senam artistik. Melalui berbagai akrobatik, termasuk senam lantai, balok keseimbangan, palang tidak rata, vault, ring, dan pommel horse, senam artistic mendorong para atlet melalui prestasi kekuatan, kelincahan, dan keanggunan. Namun, ada berapa jenis senam lantai? Berikut macam-macam senam lantai yang perlu Anda ketahui. 

Apa itu senam lantai?
Senam lantai merupakan salah satu kegiatan yang merupakan rangkaian program senam artistik total. Dalam kompetisi putri, cabang olahraga lainnya adalah balok keseimbangan, palang tidak rata, dan lompat galah. Sedangkan pada putra, perlombaan lainnya adalah parallel bar, pommel horse, still ring, dan vault. 

Latihan lantai diatur dengan musik dan melibatkan pesenam yang melakukan serangkaian gerakan berguling dan atletik yang diselingi dengan koreografi tari. Rutinitas ini akan berlangsung tidak lebih dari 90 detik dan harus mencakup seluruh area lantai. 

Macam-macam senam lantai

Badan pengatur senam internasional, Federal International de Gymnastique, mengakui lima jenis senam kompetitif yang menggunakan senam lantai. Setiap jenis senam menampilkan akrobat, kekuatan, dan keseimbangan, tetapi setiap jenis menggunakan lantai dengan caranya sendiri, dengan seperangkat aturan dan elemen lantai. 

  1. Artistik wanita

Pesenam wanita menunjukkan kepribadian dan kreativitasnya pada senam lantai, yang dilakukan di lantai pegas, seperti yang sebelumnya telah dijelaskan. Senam lantai ini mencakup kombinasi elemen senam, akrobatik, dan tari. Juri akan menilai pesenam tidak hanya kemampuan atletiknya, tetapi juga individualitas, orisinalitas, kedewasaan, penguasaan, dan kualitas artistiknya. 

  1. Artistik pria

Pesenam pria tampil di lantai yang sama dengan pesenam wanita, tetapi tidak menggunakan musik, dan dinilai dengan kriteria yang berbeda. Kegiatan senam ini harus menampilkan variasi elemen jatuh, handstand, dan rotasi yang terkait. Ia harus jatuh ke depan dan kebelakang dan menahan keseimbangan satu kaki dan lengan. 

  1. Ritmik 

Di Amerika Serikat dan di sebagian besar negara, hanya wanita yang berkompetisi dalam senam ritmik. Pesenam ritmik selalu tampil di lantai mengikuti musik instrumental, tetapi dengan peralatan yang berbeda untuk setiap senam. Alat yang berbeda adalah tali, lingkaran, bola, pentungan dan pita. 

  1. Akrobatis

Pesenam melakukan gerakan dengan pasangan atau kelompok, saling mendukung di tangan dan bahu atau saling melempar ke udara, saat mereka melakukan tindakan keseimbangan dan kekuatan yang berani. Pasangan biasanya terdiri dari, pasangan pria, pasangan wanita pasangan campuran, kelompok wanita tiga orang, atau kelompok pria empat orang. 

  1. Aerobik

Macam-macam senam lainnya adalah aerobik. Bentuk senam lantai ini tergolong lebih baru, senam campuran aerobik dan gerakan aerobik dalam rutinitas yang dikoreografikan dengan musik. Atlet memasangkan elemen lompat dan keseimbangan senam dengan elemen kick dan lunge pada senam. Misalnya, pesenam aerobik pria dan wanita dapat bertanding sebagai individu, pasangan campuran, trio, atau grup beranggotakan enam orang. Juri akan mencari gerakan, kelenturan, dan kekuatan yang berkelanjutan. 

Macam-macam senam lantai tentu sangat bermanfaat bagi tubuh dan otot kita. Selain itu, dengan banyak berlatih tubuh akan semakin lentur dan melatih keseimbangan badan menjadi lebih baik. Tidak hanya itu, manfaat senam lantai lainnya adalah dapat membentuk kekuatan dan menambah rasa percaya diri seseorang. Yuk, coba sekarang!

Waspada Dislokasi Lutut bagi Para Penyuka Olahraga Lari

Bagi penggemar olahraga lari atau bahkan sangat getol mengikuti ajang marathon run, tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah dislokasi lutut.

Di samping manfaat olahraga lari yang cukup beragam bagi kesehatan organ tubuh, seperti paru-paru, menguatkan tulang dan otot, serta mengurangi berat badan tubuh, ternyata seseorang juga rentan mengalami dislokasi lutut.

Mengenal dislokasi lutut

Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap cabang olahraga memiliki risikonya masing-masing, sama seperti olahraga lutut. Risiko dislokasi lutut sepertinya sudah umum di kalangan para pelari. Namun, apakah Anda telah mengetahui benar seperti apa dislokasi lutut ini?

Dislokasi lutut merupakan suatu kondisi yang mana terjadi pergeseran pada bagian tempurung lutut dari posisi normalnya. Salah satu ciri yang umumnya paling dikenali dari kondisi ini, yaitu terdapat bagian lutut yang mencuat keluar dari tempat asalnya.

Kondisi ini tentunya cukup mengkhawatirkan. Terlebih, kondisi ini juga diikuti dengan bengkak di sekitar area lutut dan juga rasa sakit luar biasa ketika menggerakkan kaki.

Bagaimana mengatasi dislokasi lutut?

Walaupun memang terdengar seperti kondisi yang serius, nyatanya tidak semua kasus dislokasi lutut perlu mendapatkan penanganan dengan operasi. Walaupun begitu, berkonsultasi dengan dokter tentu perlu dilakukan.

Salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk meredakan rasa nyeri akibat dislokasi lutut adalah dengan mengompresnya menggunakan kantong pemanas dan es batu. Jika Anda tidak memiliki kantung pemanas, maka Anda dapat menggunakan botol yang sudah tidak terpakai kemudian mengisi botol tersebut dengan air hangat. Rasa panas dari air hangat membantu melemaskan otot-otot. Sedangkan, rasa dingin dari es batu dapat mengurangi rasa sakit dan bengkak pada lutut.

Bagaimana menghindari cedera saat berlari?

Melakukan pemanasan dan juga peregangan sesaat sebelum berlari, akan membantu Anda mengurangi risiko mengalami cedera yang tidak diinginkan. Selain itu, Anda juga perlu memilih sepatu olahraga yang mendukung rasa nyaman ketika dipakai berlari untuk waktu yang lama. Penting juga bagi Anda untuk memelajari teknik berlari yang benar agar terhindar dari cedera.