Kondisi Inikah Yang Jadi Membuat Kulit Melepuh?

Kulit melepuh adalah kondisi munculnya kantung berisi cairan di antara lapisan kulit paling luar atau epidermis. Cairan pada kulit yang melepuh ini bisa berupa serum, plasma, darah, ataupun nanah, tergantung pada letak kemunculannya. Walaupun muncul tanpa sebab, sebenarnya ada hal-hal yang menjadi penyebab kulit melepuh yang Anda alami tetapi tidak disadari.

Saat kulit melepuh tanpa sebab terjadi, Anda akan merasa nyeri, tidak nyaman, dan merasa terganggu karena kemunculannya. Meski pada umumnya kulit melepuh bukan menandakan kondisi yang serius dan tidak membutuhkan penanganan medis, sebaiknya Anda tetap perlu waspada jika ini terjadi tanpa sebab yang jelas. Kulit melepuh dapat terbentuk dengan cepat. Maka dari itu, kadang-kadang Anda mungkin tidak menyadari kemunculannya.

Meski kulit melepuh bisa muncul tanpa penyebab, tetapi tetap ada hal yang dapat menjadi pemicu dari kondisi ini. Ini beberapa faktor pemicu yang bisa menyebabkan kulit melepuh.

  1. Adanya gesekan berulang

Gesekan berulang menjadi salah satu pemicu kemunculan kulit melepuh tanpa sebab yang mungkin Anda alami. Biasanya, kulit melepuh yang disebabkan oleh gesekan muncul di area tangan atau kaki. Kulit melepuh pada tangan mungkin terjadi akibat gesekan terus-menerus saat bermain drum atau alat musik lainnya. Sementara pada kaki, kulit melepuh bisa terjadi karena gesekan antara kaki dan alas kaki saat Anda berjalan atau berlari.

  1. Terpapar bahan kimia

Kulit melepuh tanpa sebab bisa pula terjadi karena paparan bahan kimia. Kulit melepuh akibat terpapar bahan kimia dikenal dengan dermatitis kontak. Beberapa bahan kimia yang menyebabkan kemunculan kulit melepuh, antara lain kosmetik, deterjen, zat pelarut, nikel sulfat (yang umum digunakan dalam proses pelapisan logam), dan lainnya.

  1. Suhu ekstrem

Paparan suhu ekstrem juga mungkin menjadi pemicu kulit melepuh tanpa sebab yang tidak Anda sadari. Misalnya, suhu yang terlalu panas ketika kulit mengalami luka bakar akibat tersiram atau menyentuh air panas serta terpapar sinar matahari. Selain itu, suhu yang terlalu dingin juga bisa menyebabkan kulit melepuh. Contohnya, ketika Anda terlalu berada di cuaca dingin atau memegang benda dingin. Pada kasus-kasus tersebut, kulit melepuh tanpa sebab muncul sebagai bagian dari mekanisme pertahanan tubuh untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat perubahan suhu yang secara tiba-tiba pada kulit.

  1. Gigitan serangga

Pemicu kulit melepuh tanpa sebab berikutnya adalah gigitan serangga. Umumnya, jenis gigitan serangga berupa tungau kecil akan meninggalkan lengkungan lecet di permukaan kulit tangan, pergelangan tangan, ketiak, hingga kaki. Selain itu, gigitan kutu dan kutu busuk juga bisa menyebabkan munculnya lepuhan kulit di kulit.

  1. Pembuluh darah pecah di permukaan kulit

Kulit melepuh tanpa sebab bisa jadi karena pembuluh darah pecah di permukaan kulit. Akibatnya, darah keluar menuju celah-celah di antara lapisan kulit sehingga menyebabkan terbentuknya lepuhan yang berisi darah.

  1. Kondisi medis tertentu

Ada beberapa kondisi medis tertentu yang bisa jadi penyebab kulit melepuh. Jika lepuhan kulit yang muncul tergolong banyak dan berkelompok, maka bisa jadi Anda mengalami herpes atau cacar air. Lepuhan kecil di kulit yang bening dan muncul dengan cepat mungkin menandakan kondisi dishidrosis. Apabila kulit melepuh tanpa sebab disertai dengan gejala lain, seperti kulit mengelupas, mengeras, dan pecah-pecah maka Anda mengalami eksim.

Pada beberapa orang, kulit melepuh tanpa sebab bisa saja terjadi karena penyakit autoimun dan atau penyakit genetik. Misalnya, pemfigoid bulosa, dermatitis herpetiformis, atau epidermolisis bullosa.

Jika kulit melepuh tanpa sebab yang Anda alami bukan diakibatkan oleh hal-hal di atas, segera periksakan diri ke dokter guna mendapatkan diagnosis penyebab dan penanganannya dengan tepat.

Rekomendasi Sunblock Wajah Merk Lokal Harga Terjangkau

Meskipun sudah dilapisi skincare berlapis-lapis, kulit wajah tetap membutuhkan sunscreen wajah untuk melindungi dari paparan sinar UV. 

Paparan sinar UVA dan UVB yang langsung mengenai kulit bisa menyebabkan penuaan dini, munculnya flek, hitam, kulit terbakar, hingga meningkatkan risiko terkena kanker kulit. Kandungan pada sunscreen bisa memantulkan kembali sinar UVA dan UVB sehingga kulit tetap sehat. 

Kini, sudah tersedia berbagai macam merk sunscreen lokal dengan harga terjangkau dan formula yang bagus, khususnya untuk tipe kulit orang Indonesia. 

Sebaiknya, pilih sunscreen yang memiliki kandungan SPF dan PA yang efektif untuk menghalau sinar UVA dan UVB. Biasanya ada label broad spectrum untuk sunscreen yang sudah mengandung SPF dan PA. 

Berikut ini beberapa rekomendasi sunblock wajah merk lokal dengan harga terjangkau. 

Wardah UV Shield Essential Sunscreen Gel SPF 30

Produk Wardah UV Shield Essential Sunscreen Gel SPF 30 ini memiliki formula yang cocok untuk semua jenis kulit. Ada sensasi dingin saat pertama kali kamu mengaplikasikan produk ini. 

Teksturnya yang berbentuk gel juga membuat produk ini cepat meresap dan membuat kulit jadi lembap. Terdapat inovasi formula 0% alkohol namun terasa ringan dan tidak lengket di kulit. Selain itu, produk ini juga disertai dengan vitamin E dan pro vitamin B5. 

Produk ini juga sudah mengandung SPF 30 PA +++ dengan broad spectrum yang bisa memberikan perlindungan lebih optimal. 

Wardah UV Shield Essential Sunscreen Gel SPF 30 dibanderol dengan harga Rp35.000.

Joylab Everyday is Sun-Day

Joylab Everyday is Sun-Day merupakan salah satu sunscreen merk lokal yang juga memiliki formula yang bagus untuk kulit. 

Kandungan seperti tea seed oil dan juga argan oil membuat kulit jadi lebih lembut dan lembap. Selain itu, penggunaan sunscreen ini juga mengurangi wajah jadi kusam.

Kandungan SPF 30 dan PA++ bisa mencegah paparan sinar UVA dan UVB yang bisa merusak kulit. 

Tekstur cream pada sunscreen Joylab Everyday is Sun-Day biasanya akan meninggalkan white cast, sehingga harus menunggu beberapa saat agar menyerap dengan sempurna. 

Joylab Everyday is Sun-Day dibanderol dengan harga Rp160.000.

Emina Sun Protection SPF 30

Emina Sun Protection SPF 30 memiliki tekstur cream yang cukup ringan saat diaplikasikan dan tidak meninggalkan white cast

Sunscreen ini cocok dikenakan oleh remaja karena formulanya juga cukup ringan. Emina Sun Protection SPF 30 juga mengandung SPF 30 dan juga PA+++.

Emina Sun Protection SPF 30 dibanderol dengan harga Rp29.000.

ElsheSkin Daily Protection Gel

ElsheSkin Daily Protection Gel memiliki kandungan SPF 30 dan juga allantoin yang melindungi kulit sekaligus merangsang pertumbuhan sel kulit baru. 

Produk ini cocok digunakan untuk tipe kulit wajah berminyak dan beraktivitas di tempat dengan polusi tinggi karena bisa melindungi kulit wajah dari radikal bebas. 

Produk ElsheSkin Daily Protection Gel dibanderol dengan harga Rp85.000.

Sensatia Botanicals Surf Naked Sunscreen Lotion

Produk sunscreen Surf Naked Sunscreen Lotion ini dibuat dari bahan-bahan alami, cruelty free, dan juga ramah lingkungan. 

Produk Surf Naked Sunscreen Lotion mengandung non-nano zinc oxide yang memiliki sifat broad spectrum.

Sunscreen dari Sensatia Botanicals ini juga memiliki kandungan beeswax sehingga cukup tahan dengan air.

Produk Surf Naked Sunscreen Lotion dibanderol dengan harga Rp150.000. 

Itu dia beberapa rekomendasi sunscreen merk lokal dengan harga yang cukup terjangkau. Pastikan kamu selalu menggunakan sunblock wajah yang bisa melindungi kulit dari sinar UV, ya. 

Karsinoma Sel Basal Berbahaya, Ini Tips Menghindarinya

Karsinoma sel basal

Karsinoma sel basal adalah sebutan lain untuk kanker kulit. Pertumbuhan sel abnormal di bawah kulit ini sama berbahayanya dengan kanker-kanker lain. Jika tidak segera ditangani, sel kanker yang awalnya adalah karsinoma sel basal dapat menyebar ke seluruh bagian tubuh dan meningkatkan risiko kematian bagi penderitanya. 

Munculnya lesi berwarna coklat atau putih kerap di area kulit tertentu di tubuh menjadi gejala utama karsinoma sel basal. Penyebab dari penyakit ini pun sangat berhubungan dengan paparan sinar matahari, radiasi, seperti sistem imunitas tubuh. 

Sekali Anda terkena karsinoma sel basal, beragam pengobatan yang menguras energi dan dompet mesti dijalankan. Karena itu, alangkah lebih baik melakukan tindakan pencegahan agar tidak terkena penyakit yang satu ini, bukan? Berikut adalah beberapa tips yang bisa membantu Anda menghindari dan meminimalkan risiko terkena jenis kanker kulit yang satu ini. 

  1. Kenakan Pelindung 

Tiap orang pasti terpapar sinar matahari, apalagi jika tinggal di negara tropis, seperti Indonesia. Anda bisa menyiasatinya dengan mengenakan pakaian pelindung tiap kali hendak berkegiatan di luar ruangan. Memakai pakaian lengan panjang, celana panjang, yang diserta topi dapat meminimalkan paparan sinar matahari yang menusuk Anda. Risiko terkena karsinoma sel basal pun bisa diturunkan. 

  1. Gunakan Tabir Surya 

Saat ini sudah tidak sulit menemukan tabir surya yang memiliki kemampuan perlindungan spektrum luas dan SPF yang tinggi untuk melindungi bagian kulitmu yang terbuka dari serangan ultraviolet yang berasal dari matahari. Gunakanlah tabir surya sebagai perisai untuk mencegah karsinoma sel basal. Oleskan tabir surya ke seluruh bagian kulit yang tidak tertutup pakaian. Anda bahkan sebaiknya menggunakan tabir surya ketika cuaca mendung. Jangan lupa untuk mengoleskan ulang krim tersebut tiap dua jam sekali agar manfaatnya tidak berkurang. 

  1. Pilih Waktu Berkegiatan 

Jika memang tidak terlalu terpaksa, sebaiknya Anda tidak perlu keluar rumah ketika matahari sedang terik-teriknya. Soalnya antara jam 10 sampai 2 siang, sinar matahari banyak mengandung ultraviolet yang berbahaya dan menjadi pemicu karsinoma sel basal. Jika memang mau mengadakan kegiatan di luar ruangan, cobalah mengisi jadwal di kisaran jam 4 sore ke atas ketika sinar matahari sudah mulai meredup. 

  1. Hindari Tanning Bed 

Taning bed sering digunakan untuk perawatan kecantikan ataupun kesehatan. Efeknya memang terasa. Namun, risikonya untuk menimbulkan pertumbuhan sel abnormal di lapisan bawah kulit juga besar. Jadi, daripada harus bertempur dengan karsinoma sel basal di kemudian hari karena penggunaan tanning bed yang mengandung radiasi, lebih baik Anda menghindari perawatan yang menggunakan alat tersebut. 

  1. Penuhi Kebutuhan Vitamin D

Asupan vitamin D yang cukup bisa membuat sistem imunitas lebih kuat dan meminimalkan risiko terkena karsinoma sel basal. Angka kecukupan gizi (AKG) terkait vitamin D dari Kementerian Kesehatan orang dewasa adalah 15 mikrogram atau setara dengan 600 IU per hari. Sementara itu, kebutuhan vitamin D lansia lebih banyak lagi, yaitu 20 mikrogram atau setara 800 IU. Pastikan mendapatkan vitamin D dari diet sehat atau suplemen, jangan mengandalkan sinar matahari. 

  1. Jauhi Arsenik 

Paparan bahan kimia tertentu, seperti arsenik, dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker kulit atau karsinoma sel basal. Orang dapat terpapar arsenik dari air sumur di beberapa daerah, pestisida, dan herbisida, ataupun beberapa obat-obatan dan jamu tradisional. Pastikan selalu mengecek kadar zat kimia pada produk tertentu untuk bisa menjauhi arsenik yang berbahaya. 

Anda pun sebaiknya melakukan pemeriksaan rutin ke dokter terkait kesehatan kulit. Tujuannya agar ketika ditemukan adanya potensi pertumbuhan sel abnormal, tindakan penanganan yang tepat bisa segera dilakukan.

Cara Sederhana yang Efektif untuk Mengecilkan Pori-Pori Wajah

Tampilan pori-pori yang terlihat lebih besar dan kasat mata, menjadi salah satu permasalahan kondisi kulit yang sering dikeluhkan. Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan kotoran atau minyak yang menyumbat pori-pori wajah. Pada dasarnya, kondisi kulit ini dapat diatasi dengan cara-cara sederhana yang dapat dilakukan di rumah. Mari tengok langkah-langkah apa yang dapat dilakukan!

Cara mengecilkan pori-pori wajah

Hal yang perlu Anda sadari adalah apabila melihat iklan produk perawatan atau kecantikan untuk kulit wajah yang mengatakan dapat menutup pori-pori, itu tidak tepat. Ukuran pori-pori sebenarnya tidak dapat diperkecil atau dihilangkan. Hanya saja, produk kecantikan ini dapat memberikan efek tampilan pori-pori yang lebih kecil, sehingga ukuran pori-pori tersebut tampak pudar di wajah. Di bawah ini, terdapat beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mengecilkan pori-pori wajah:

  • Pilih produk makeup dengan kandungan bahan noncomedogenic, oilfree, atau won’t clog pores. Produk-produk dengan label tersebut memiliki kemampuan untuk menyumbat pori-pori ketika dipoleskan pada wajah.
  • Gunakan selalu tabir surya dengan kandungan SPF 30 ke atas setiap pergi keluar rumah. Kondisi kulit yang sering terpapar sinar matahari secara langsung mampu membuat kepadatan kulit berkurang. Nah, kondisi ini akan menjadikan kulit semakin kendur, sehingga menimbulkan tampilan pori-pori yang terlihat lebih besar.
  • Produksi minyak berlebih pada wajah menjadi faktor utama penyumbatan pori-pori. Kondisi ini dapat diatasi dengan mencuci wajah menggunakan air hangat lalu membersihkan dan menggosoknya secara lembut. Jangan lupa untuk memilih produk pembersih wajah yang lembut dan bersifat noncomedogenic.
  • Pilihlah produk perawatan kulit yang mengandung bahan retinol atau retinyl palmitate untuk mengatasi produksi minyak pada wajah yang berlebih, kulit berjerawat dan kendur. Gunakan produk-produk tersebut secara rutin sebelum tidur.
  • Pilihlah produk pembersih atau perawatan wajah yang berbahan dasar gel karena mampu membantu mengecilkan pori-pori. Hindari menggunakan pelembab karena dapat memicu produksi minyak berlebih pada kulit wajah.
  • Atasi jerawat pada wajah secara menyeluruh. Jerawat yang muncul pada wajah menyumbat pori-pori, sehingga menimbulkan kesan pori-pori terlihat lebih besar. Pilihlah pembersih wajah dengan kandungan asam salisilat untuk mengatasi kulit wajah yang berjerawat.
  • Lakukan eksfoliasi kulit atau pengelupasan sel kulit yang mati pada wajah secara rutin. Apabila sel-sel kulit mati tersebut tidak dibersihkan, maka pori-pori dapat tersumbat. Pilihlah produk eksfoliator yang mengandung alphahydroxy acids (AHA) dan betahydroxy acids (BHA).

Semoga tips-tips di atas dapat berguna bagi permasalahan kulit wajah Anda, ya!