Cara Mengobati Osteosarcoma

Merupakan salah satu jenis kanker tulang yang bermula pada sel-sel pembentuk tulang disebut dengan osteosarcoma. Kondisi ini tidak boleh disepelekan karena bisa menyebabkan penderitanya tak bebas bergerak, pincang hingga bahkan mengalami patah tulang tanpa sebab yang jelas. 

Kondisi ini bisa menyerang tulang bagian mana saja. Namun, osteosarcoma lebih sering terjadi pada tulang-tulang besar yang tumbuh cepat, seperti tulang paha, tulang kering dan tulang lengan atas. Kanker tulang tergolong kondisi yang jarang terjadi, hanya sebesar satu persen dari seluruh penderita kanker. Tumor yang terbentuk pada tulang pun lebih banyak yang jinak ketimbang kondisi yang ganas.

Pengobatan Osteosarcoma

  • Operasi

Tujuan dari pengobatan ini adalah untuk mengangkat seluruh sel kanker. Tindakan pengobatan ini tergantung pada ukuran dan lokasi dari tumor yang muncul. Selain mengangkat sel kanker, pengobatan ini juga bisa mengangkat otot dan jaringan lain yang terkena kanker. Dalam beberapa kasus dokter juga bisa memutuskan melakukan amputasi.

  • Kemoterapi

Pemberian dua obat atau lebih untuk membunuh kanker, obat yang diberikan bisa dalam bentuk pil, infus, atau kombinasi dari keduanya. Kemoterapi dapat dilakukan sebelum operasi. Kemoterapi ini bertujuan untuk menyusutkan sel kanker agar lebih mudah diangkat. Lamanya pengobatan ini tergantung pada tingkat penyebaran sel kanker.

  • Radioterapi

Merupakan terapi menggunakan sinar-X atau sinar proton yang mampu membunuh sel kanker. Terapi ini dilakukan dengan mengarahkan sinar radiasi tingkat tinggi tersebut ke bagian tubuh di mana kanker tulang berada. Radioterapi dilakukan pada pasien yang tidak menjalani operasi atau masih ada sel kanker tersisa.

Hingga saat ini belum diketahui cara untuk mencegah jenis kanker ini. Namun, dengan pengobatan yang tepat kemungkinan pasien penderita kanker ini untuk sembuh dalam skala cukup besar. Jika seseorang baru saja menjalani pengobatan penyakit ini, disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter secara rutin.

Penyebab Osteosarcoma

Kondisi ini terjadi ketika DNA di dalam sel-sel pembentuk tulang mengalami mutasi atau perubahan, mutasi ini menyebabkan sel-sel pembentuk tulang terus melakukan proses pembentukan tulang baru walaupun sedang tidak dibutuhkan. Tulang baru ini kemudian berkembang menjadi tumor yang menyerang dan menghancurkan jaringan tubuh yang sehat.

Setelah itu menyebar ke bagian tubuh lain, hingga saat ini belum diketahui penyebab mutasi pada sel-sel pembentuk tulang ini. Meski demikian, diketahui beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena salah satu jenis kanker tulang ini. Adapun faktor risiko tersebut:

  • Penderita penyakit ini sebelumnya pernah menjalani pengobatan dengan radioterapi.
  • Penderita ternyata juga menderita penyakit kelainan tulang, seperti penyakit paget atau displasia fibrosa.
  • Adanya kelainan genetik, termasuk retinoblastoma, sindrom Li-Fraumeni, sindrom Bloom, sindrom Werner atau sindrom Rothmund-Thomson.

Gejala kondisi ini tergantung pada lokasi yang terkena tumor, gejala yang muncul bisa seperti terbatasnya gerak tubuh, pincang jika tumor berada di kaki, sakit saat mengangkat sesuatu jika tumor di tangan. Adanya retak atau patah tulang yang bisa terjadi tanpa sebab, kemudian nyeri, bengkak dan kulit kemerahan di area tumbuhnya tumor.

Sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter jika mengalami beberapa gejala terkait kondisi ini. Pemeriksaan secara tepat diperlukan karena gejala dan tanda penyakit ini mirip dengan keluhan pada kondisi lain, seperti terkena cedera saat berolahraga. Pemeriksaan rutin ke dokter tetap harus dilakukan meskipun tengah menjalani pengobatan penyakit ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *