Cara Mengeluarkan Dahak pada Bayi dengan Teknik Penguapan

Batuk berdahak menyebabkan lendir menjadi kental dan lengket. Anda dapat membantu bayi mempertahankan fungsi paru-paru dan menghindari komplikasi dari penumpukan lendir serta penyumbatan dengan melakukan teknik pembersihan jalan napas (ACT) menggunakan penguapan. Drainase postural dan perkusi dada (PD & P) adalah salah satu dari beberapa teknik pembersihan jalan napas yang membantu membersihkan lendir dari paru-paru.

Teknik penguapan ini harus dilakukan setiap hari, untuk membantu menjaga paru-paru tetap bersih. Ada beberapa posisi drainase postural. Posisi yang berbeda membantu mengalirkan lendir dari berbagai bagian paru-paru. Semua penderita cystic fibrosis harus melakukan semua posisi kecuali bayi. Khusu untuk bayi, sebaiknya tidak diletakkan dengan posisi kepala menunduk (“tipping”). Posisi ini dapat menyebabkan refluks, yaitu saat isi lambung masuk ke kerongkongan.

Teknik penguapan untuk cara mengeluarkan dahak pada bayi biasanya membutuhkan waktu 20 hingga 30 menit. Secara umum, bayi atau anak kecil yang tidak memiliki gejala kongesti mungkin memerlukan waktu perawatan yang lebih sedikit daripada anak yang berusia lebih tua yang memiliki batuk hingga terdengar seperti sesak dan sering.

Pada awalnya, teknik penguapan terlihat sulit dan rumit. Tetapi dengan bantuan dan latihan, perawatan menjadi lebih mudah, terutama bila Anda memperhatikan manfaatnya bagi anak. Penting untuk melakukan latihan ini persis seperti yang diinstruksikan oleh dokter.

Cara Mengeluarkan Dahak pada Bayi dengan Teknik Penguapan

Sebelum memulai, kumpulkan bahan-bahan yang Anda butuhkan, seperti tisu, bantal, kain tipis, atau handuk. Jika memiliki bayi atau anak kecil, Anda dapat duduk di kursi dengan anak di pangkuan. Jika anak Anda lebih besar, sebaiknya letakkan di tempat tidur menggunakan bantal dengan posisi kepala lebih tinggi. Anda mungkin perlu bereksperimen untuk menemukan tempat terbaik untuk melakukan perawatan agar Anda dan anak Anda merasa nyaman.

Posisi anak 

Tepuk punggung atau dada anak dengan menangkupkan tangan dengan cepat dan berirama. Teknik ini akan mencairkan lendir dan memungkinkannya mengalir. Jangan langsung menepuk kulit punggung, sebaiknya tutupi mulut dengan pakaian tipis atau kain untuk menadah dahak yang keluar.

Tekuk tangan Anda di pergelangan tangan seperti bentuk cangkir. Anda dapat menepuk tulang rusuk anak dengan aman, tetapi jangan menepuk di bawah tulang rusuk bawah atau di atas tulang belakang atau payudara. Ikuti prosedur ini untuk setiap posisi.

Berapa banyak kekuatan yang digunakan saat bertepuk, dan berapa lama Anda bertepuk, tergantung pada anak. Pertimbangkan hal-hal berikut ini:

  • Anak-anak yang lebih kecil membutuhkan lebih sedikit tenaga dan waktu daripada anak-anak atau remaja yang lebih tua dan besar.
  • Perhatikan tanda-tanda nyeri dan ketidaknyamanan pada anak.
  • Apakah anak Anda sesak tetapi lendir tidak keluar? Jika demikian, Anda mungkin perlu menggunakan lebih banyak tenaga.
  • Pada akhir setiap posisi, Anda bisa menggetarkan area dada untuk membantu mengendurkan dan mengeluarkan lendir. 

Ajak anak untuk menarik napas panjang dan menghembuskannya dengan kuat. Saat anak menghembuskan napas, letakkan tangan Anda di atas area dada dan berikan sedikit tekanan. Kemudian dengan cepat kontraksikan dan kendurkan otot lengan dan bahu Anda untuk menghasilkan getaran di seluruh area dada. Cara mengeluarkan dahak pada bayi ini cukup efektif, namun untuk mendapatkan hasil maksimal dari teknik ini, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter atau terapis pernapasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *