Ketahui Penyebab hingga Cara Mencegah Intrauterine Growth Restriction pada Janin

Ketahui Penyebab hingga Cara Mencegah Intrauterine Growth Restriction pada Janin

Dalam masa kehamilan, pemantauan kondisi janin di dalam rahim perlu untuk dilakukan. Hal ini agar bayi lahir dalam kondisi yang sehat. Namun, terdapat beberapa kondisi yang membuat pertumbuhan janin mengalami hambatan. Salah satunya adalah Intrauterine growth restriction (IUGR), dimana berat badan janin berada pada rentang yang lebih rendah dari usia kandungan atau dikenal juga dengan pertumbuhan janin terhambat. Kondisi ini dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan USG dan perhitungan usia gestasi (usia kandungan).

 Terdapat dua jenis IUGR, yaitu primer dan sekunder.

  • Intrauterine growth restriction primer

IUGR primer adalah pertumbuhan janin terhambat sehingga ukuran tubuh di dalam janin cenderung lebih kecil dari yang seharusnya.

  • Intrauterine growth restriction sekunder

Kondisi ini dapat terdeteksi pada usia kehamilan memasuki trimester ketiga, dimana kepala berukuran normal namun bagian tubuh lebih kecil dari semestinya. Hal ini membuat ukuran tubuh janin tidak proporsional.

Gejala dan Tanda Intrauterine Growth Restriction

Tidak semua ibu hamil yang mengandung janin dengan kondisi IUGR merasakan keluhan atau gejala spesifik. Namun, yang dapat terlihat adalah ukuran perut ibu akan lebih kecil dibanding kehamilan dengan janin yang tumbuh normal. Untuk memastikan kondisi ini, harus dilakukan dengan USG.

Janin dengan kondisi IUGR akan memiliki ukuran lebih kecil 10% jika dibandingkan dengan ukuran janin normal seusianya. Penampilan bayi juga akan terlihat pucat dan kulit yang lebih kering.

Penyebab Intrauterine Growth Restriction

IUGR dapat terjadi karena plasenta tidak bekerja cukup baik untuk menyediakan nutrisi yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh secara normal.

Beberapa kondisi lain yang dapat menyebabkan intrauterine growth restriction adalah masalah kromosom atau infeksi, seperti cytomegalovirus atau toksoplasmosis.

Beberapa faktor lain yang dapat membuat janin dengan IUGR adalah sebagai berikut:

  1. Faktor dari Ibu

Intrauterine growth restriction dapat terjadi jika saat hamil ibu mengalami kondisi seperti:

  • Tekanan darah tinggi
  • Diabetes parah
  • Penyakit ginjal 
  • Penyakit jantung
  • Masalah pernapasan
  • Infeksi tertentu
  • Malnutrisi
  • Mengkonsumsi obat-obatan terlarang dan alkohol
  • Merokok
  1. Faktor pada rahim dan plasenta
  • Alirah darah ke rahim dan plasenta berkurang
  • Plasenta terlepas dari rahim (solusio plasenta)
  • Plasenta berada terlalu bawah dan menutupi jalan lahir
  • Infeksi pada jaringan sekitar janin

Selain itu, kehamilan kembar dan kondisi cacat lahir juga dapat meningkatkan risiko terjadinya IUGR.

Pengobatan Intrauterine Growth Restriction

Penanganan dan perawatan IUGR akan disesuaikan dengan penyebab, kondisi janin, serta usia kehamilan. Dokter akan melakukan pemantauan pertumbuhan janin secara berkala.

Jika ibu memiliki penyakit lain yang menjadi faktor janin dengan kondisi IUGR, maka perawatan janin juga akan meliputi penyakit lain yang diderita oleh ibu. Pada kasus tertentu, ibu hamil dianjurkan untuk menjalani bedrest agar aliran darah ke janin dapat lancar.

Selain itu, ketika IUGR terjadi pada saat kehamilan memasuki usia 34 minggu, dokter mungkin akan menyarankan ibu untuk mempercepat proses persalinan. Hal ini juga dilakukan jika dalam pemantauan pertumbuhan janin tampak berhenti.

Cara Mencegah IUGR

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi risiko intrauterine growth restriction pada janin adalah sebagai berikut:

  • Melakukan pengecekan kandungan secara rutin
  • Peka terhadap gerakan janin
  • Tidak mengkonsumsi obat sembarangan karena beberapa jenis obat dapat mengganggu kesehatan janin
  • Mengkonsumsi makan sehat dan bergizi untuk mendukung tumbuh kembang janin
  • Istirahat yang cukup dan tidak beraktivitas yang berlebihan
  • Menghindari konsumsi alkohol dan merokok
  • Menjalani gaya hidup sehat

Jika ibu hamil merasakan ada yang berbeda dari gerakan atau pertumbuhan janin, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Beginilah Diagnosis, Perawatan, dan Pencegahan HELLP Sindrom

hellp sindrom

HELLP sindrom merupakan gabungan dari tiga kondisi abnormal tubuh diantaranya hemolisis, peningkatan kadar enzim hati, serta rendahnya jumlah trombosit. HELLP sindrom terjadi pada 1% dari  total kehamilan. Kondisi ini dapat mengancam kesehatan ibu dan kematian bayi jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Perlu dilakukan serangkaian pemeriksaan saat tanda dan gejalanya mulai dirasakan oleh ibu hamil.   

Diagnosa HELLP sindrom

Sebelum pergi ke dokter dan dilakukan diagnosis, terdapat gejala yang muncul sebagai tanda bahwa tubuh sedang tidak baik-baik saja. Gejala seringkali muncul dengan cepat. Berikut ini gejala yang dirasakan ibu hamil:

  • Kelelahan
  • Pandangan buram
  • Kenaikan berat badan sangat cepat
  • Pembengkakan terutama di bagian wajah dan tangan
  • Sakit kepala
  • Mual atau muntah
  • Nyeri perut bagian kanan atas
  • Kejang
  • Mimisan
  • Pendarahan yang sulit berhenti

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu kemudian dilanjutkan serangkaian tes jika memang terdapat dugaan kuat ibu hamil mengalami HELLP sindrom. Jika ibu hamil merasakan nyeri perut, pembesaran hati, dan pembengkakan di bagian tubuh tertentu maka bisa jadi terdapat gangguan hati. Dokter juga akan memeriksa tekanan darah. Berikut ini beberapa tes lain yang akan membantu diagnosis:

  • Tes darah meliputi pengecekan kadar trombosit, enzim di hati, dan jumlah sel darah merah
  • Tes urin untuk mengetahui abnormalitas protein
  • Pemindaian MRI untuk menentukan adanya pendarahan di hati

Perawatan HELLP sindrom

Setelah diagnosis HELLP sindrom ditegakkan, dokter akan memberikan penanganan yang berbeda-beda tergantung tingkat keparahan dan jarak kelahiran bayi. Jika HELLP sindrom bersifat ringan atau jika janin berusia kurang dari 34 minggu, dokter akan merekomendasikan perawatan berikut ini:

  • Transfusi darah untuk mengatasi anemia dan rendahnya kadar trombosit darah
  • Pemberian magnesium sulfat untuk mencegah kejang
  • Pengobatan antihipertensi untuk mengontrol tekanan darah
  • Pengobatan kortikosteroid untuk membantu mematangkan perkembangan paru-paru janin saat kondisi bayi lahir prematur

Persalinan merupakan cara menghentikan perkembangan HELLP sindrom. Meskipun dalam banyak kasus, bayi yang dilahirkan dalam kondisi permatur.

Dokter akan terus memantau sel darah merah, trombosit dan kadar enzim di hati saat dalam masa perawatan. Kondisi janin di rahim juga akan dipantau ketat. Tes prenatal seperti mengevaluasi gerakan, detak jantung, dan aliran darah janin dilakukan. Oleh karena itu, ibu hamil diharuskan dirawat di rumah sakit.

Induksi persalinan juga akan diberikan jika dokter memutuskan melakukan persalinan sesegera mungkin karena kondisi yang mendesak. Cara sesar bisa menjadi pilihan persalinan. Akan tetapi, sesar bisa menyebabkan komplikasi jika ibu hamil memiliki masalah pembekuan darah berkaitan dengan kadar trombosit rendah.

Pencegahan HELLP sindrom

Pada dasarnya, penyebab HELLP sindrom tidak diketahui secara pasti sehingga tidak dapat dicegah. Akan tetapi, penerapan gaya hidup sehat selama kehamilan mampu menurunkan risikonya. Terlebih jika ibu hamil merupakan penderita diabetes dan tekanan darah tinggi.

Jangan lupa untuk selalu berolahraga teratur. Olahraga yang aman bagi ibu hamil diantaranya berenang, yoga, senam khusus ibu hamil, pilates, atau sekadar jalan kaki.

Berikut ini cara terbaik memantau kesehatan tubuh dari gangguan HELLP sindrom:

  • Kunjungi dokter kandungan secara teratur sesuai jadwal
  • Beritahu dokter jika Anda memiliki keluarga dengan riwayat HELLP sindrom, pre eklampsia, atau tekanan darah tinggi
  • Sadari gejala sedini mungkin dam hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut

Dokter mungkin akan merekomendasikan konsumsi aspirin pada kehamilan selanjutnya jika ibu hamil pernah mengalami pre eklampsia atau HELLP sindrom.  

Macam-Macam Senam Lantai yang Perlu Anda Ketahui!

Dalam sebuah kompetisi senam, baik pria maupun wanita, senam lantai merupakan salah satu kegiatan yang membantu olahraga yang lebih luas yang dikenal dengan senam artistik. Melalui berbagai akrobatik, termasuk senam lantai, balok keseimbangan, palang tidak rata, vault, ring, dan pommel horse, senam artistic mendorong para atlet melalui prestasi kekuatan, kelincahan, dan keanggunan. Namun, ada berapa jenis senam lantai? Berikut macam-macam senam lantai yang perlu Anda ketahui. 

Apa itu senam lantai?
Senam lantai merupakan salah satu kegiatan yang merupakan rangkaian program senam artistik total. Dalam kompetisi putri, cabang olahraga lainnya adalah balok keseimbangan, palang tidak rata, dan lompat galah. Sedangkan pada putra, perlombaan lainnya adalah parallel bar, pommel horse, still ring, dan vault. 

Latihan lantai diatur dengan musik dan melibatkan pesenam yang melakukan serangkaian gerakan berguling dan atletik yang diselingi dengan koreografi tari. Rutinitas ini akan berlangsung tidak lebih dari 90 detik dan harus mencakup seluruh area lantai. 

Macam-macam senam lantai

Badan pengatur senam internasional, Federal International de Gymnastique, mengakui lima jenis senam kompetitif yang menggunakan senam lantai. Setiap jenis senam menampilkan akrobat, kekuatan, dan keseimbangan, tetapi setiap jenis menggunakan lantai dengan caranya sendiri, dengan seperangkat aturan dan elemen lantai. 

  1. Artistik wanita

Pesenam wanita menunjukkan kepribadian dan kreativitasnya pada senam lantai, yang dilakukan di lantai pegas, seperti yang sebelumnya telah dijelaskan. Senam lantai ini mencakup kombinasi elemen senam, akrobatik, dan tari. Juri akan menilai pesenam tidak hanya kemampuan atletiknya, tetapi juga individualitas, orisinalitas, kedewasaan, penguasaan, dan kualitas artistiknya. 

  1. Artistik pria

Pesenam pria tampil di lantai yang sama dengan pesenam wanita, tetapi tidak menggunakan musik, dan dinilai dengan kriteria yang berbeda. Kegiatan senam ini harus menampilkan variasi elemen jatuh, handstand, dan rotasi yang terkait. Ia harus jatuh ke depan dan kebelakang dan menahan keseimbangan satu kaki dan lengan. 

  1. Ritmik 

Di Amerika Serikat dan di sebagian besar negara, hanya wanita yang berkompetisi dalam senam ritmik. Pesenam ritmik selalu tampil di lantai mengikuti musik instrumental, tetapi dengan peralatan yang berbeda untuk setiap senam. Alat yang berbeda adalah tali, lingkaran, bola, pentungan dan pita. 

  1. Akrobatis

Pesenam melakukan gerakan dengan pasangan atau kelompok, saling mendukung di tangan dan bahu atau saling melempar ke udara, saat mereka melakukan tindakan keseimbangan dan kekuatan yang berani. Pasangan biasanya terdiri dari, pasangan pria, pasangan wanita pasangan campuran, kelompok wanita tiga orang, atau kelompok pria empat orang. 

  1. Aerobik

Macam-macam senam lainnya adalah aerobik. Bentuk senam lantai ini tergolong lebih baru, senam campuran aerobik dan gerakan aerobik dalam rutinitas yang dikoreografikan dengan musik. Atlet memasangkan elemen lompat dan keseimbangan senam dengan elemen kick dan lunge pada senam. Misalnya, pesenam aerobik pria dan wanita dapat bertanding sebagai individu, pasangan campuran, trio, atau grup beranggotakan enam orang. Juri akan mencari gerakan, kelenturan, dan kekuatan yang berkelanjutan. 

Macam-macam senam lantai tentu sangat bermanfaat bagi tubuh dan otot kita. Selain itu, dengan banyak berlatih tubuh akan semakin lentur dan melatih keseimbangan badan menjadi lebih baik. Tidak hanya itu, manfaat senam lantai lainnya adalah dapat membentuk kekuatan dan menambah rasa percaya diri seseorang. Yuk, coba sekarang!

Cara Menghilangkan Bau Ketiak, Coba dengan Bahan Alami Ini!

Bau ketiak kerap kali membuat siapa pun merasa tak nyaman, bahkan menghilangkan rasa percaya diri seseorang yang mengalaminya. Bau ketiak dan aroma yang tidak sedap tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, namun juga dapat mengganggu sekitar. 

Cara menghilangkan bau ketiak dengan bahan alami mungkin dapat Anda coba. Bahan-bahan berikut tentunya aman digunakan dan mungkin tidak akan menimbulkan iritasi atau bahaya pada ketiak Anda. berikut beberapa caranya. 

Cara menghilangkan bau ketiak

  1. Cuka sari apel

Cuka sari apel diperkaya oleh asam asetat dalam jumlah yang cukup. Selain itu, cuka sari apel memiliki karakteristik yang bersifat asam, yang dapat menghancurkan mikroba beracun dalam tubuh. Sifat antimikroba dan sifat asam dapat menghancurkan bakteri penyebab bau badan. Oleskan cuka sari apel langsung pada ketiak Anda pada malam hari dan bilas dengan air hangat di pagi hari.

  1. Jus tomat

Jus tomat terkenal karena fitur astrigen dan antioksidan yang signifikan, yang dapat membantu menghilangkan sekresi kelenjar keringat berlebih, serta bakteri permukaan tubuh. Anda dapat mencelupkan kain ke dalam jus tomat dan oleskan pada ketiak Anda, kaki dan bagian tubuh lain yang memiliki bau yang tidak sedap, untuk menutup pori-pori kulit dan menekan produksi keringat yang berlebih. 

  1. Baking soda

Soda kue atau baking soda dapat membantu menyerap kelembaban dari kulit dan mengurangi bau. Anda dapat mencampurkan soda kue dan jus lemon/perasan lemon dengan perbandingan yang sama, lalu oleskan ke ketiak Anda selama beberapa menit, dan bersihkan. Sebagai alternatif, campurkan soda kue dan tepung maizena dengan perbandingan sama yang dapat berfungsi sebagai deodoran. 

  1. Jus lemon

Lemon bertindak sebagai antiseptik yang hebat, di mana dapat menyingkirkan bakteri penyebab bau badan. Anda dapat mengoleskan jus dari setengan lemon ke ketiak Anda atau, jika Anda memiliki kulit sensitif encerkan dahulu dengan air. 

  1. Gram kasar

Garam batu atau kasar memiliki sifat pembersih yang kuat, yang dapat menghilangkan keringat berlebih dan mempengaruhi kerja mikroba yang tinggal di permukaan kulit. Anda cukup menambahkan beberapa kristal garam batu ke dalam bak atau ember berisi air hangat, aduk rata sampai larut sepenuhnya dan mandi dengan santai, agar keringat dan bau badan tetap terkendali. 

  1. Kantung teh hijau

Terkenal karena memiliki antioksidan dan potensi detoksifikasi, kantong teh hijau adalah berkah yang merupakan salah satu cara menghilangkan bau ketiak atau bau kaki. Caranya, celupkan beberapa kantong teh ke dalam air hangat dan setelah benar-benar basah, tekan pada daerah ketiak dan kaki masing-masing selama 5 menit dan bilas. Hal ini berfungsi untuk mengatur kelenjar keringat Anda dan mengurangi bau. 

  1. Witch hazel

Witch hazel adalah astringent yang dapat mengontraksi pori-pori kulit serta mengurangi produksi keringat. Caranya sangat mudah, Anda cukup mengoleskan di bawah lengan Anda saat Anda berkeringat, dan ini akan bertindak seperti antiperspiran. 

Jadi, Anda dapat mencoba beberapa cara menghilangkan bau ketiak di atas. Jika memang beberapa cara tersebut tidak juga membantu Anda dalam mengurangi bau ketiak, ada baiknya untuk mengkonsultasikan hal tersebut ke dokter dan mendapatkan solusi dari masalah Anda. Selamat mencoba!

Penasaran Cara Menentukan HPL USG? Ini Faktanya

Penasaran Cara Menentukan HPL USG? Ini Faktanya

Waktu kelahiran menjadi waktu yang paling dinanti-nanti oleh ibu yang sedang hamil. Berbagai cara menentukan hari perkiraan lahir (HPL) pun dicoba guna bisa menebak kapan bisa bertemu dengan sang janin dan apa saja persiapannya. Salah satu metode yang kerap digunakan adalah cara menentukan HPL USG. 

Menentukan waktu HPL dengan tes ultrasonografi dianggap sebagai cara yang paling akurat. Pasalnya lewat USG-lah, dapat dievaluasi mengenai kondisi janin, ukuran, cairan ketuban, juga plasenta yang mengarah ke perkiraan lahir. 

Meskipun demikian, ada sejumlah fakta menarik mengenai cara menentukan HPL USG. Lewat beberapa fakta di bawah, Anda dapat mengerti pentingnya rutin melakukan tes USG sekaligus alternatif apa yang bisa dilakukan untuk menentukan HPL. 

Awal Lebih Akurat 

Banyak orang berpikir lebih baik melakukan tes USG untuk mengecek janin setelah kandungan cukup besar. Alasannya agar bisa melihat bentuk janin secara lebih sempurna. Khusus untuk cara menentukan HPL USG, tidak disarankan pikiran demikian. Ini karena penentuan waktu lahir lewat USG akan lebih akurat jika dilakukan ketika kandungan masih kecil. 

Rentang usia kehamilan yang disarankan untuk melihat HPL lewat USG adalah pada trimester pertama sampai pada usia kehamilan 20 minggu. Dari kisaran tersebut, waktu tertepat menentukan HPL lewat USG adalah sebelum minggu kedelapan. 

Margin of Error 

Anda mungkin sudah cukup percaya diri mengenai ketepatan HPL setelah melakukan cara menentukan HPL USG sejak awal-awal kehamilan. Namun, seberapa cepat pun Anda melakukan tes ini, margin of error akan penghitungan USG tetap ada. 

Rata-rata margin of error dari pengecekan HPL lewat USG berkisar 10—11 hari. Namun dalam sebuah penelitian ditemukan, wanita yang melakukan pengecekan HPL USG pada trimester pertama hanya mengalami perbedaan waktu kelahiran sekitar 5 hari. 

Dapat Terus Berubah 

Cara menentukan HPL USG tidaklah semudah penetapan waktu lahir begitu Anda melakukan tes USG. Umumnya, dokter akan meminta Anda menunggu dan melakukan tes USG lagi di waktu mendatang dalam rentang waktu sebelum 22 minggu. Barulah pada usia kehamilan 22 minggu, dokter akan membicarakan perihal HPL kepada Anda secara lebih serius. 

Ini terjadi karena USG menentukan HPL dengan berbagai ukuran, mulai dari perkembangan janin sampai plasenta. Perkembangan janin pun tidak sama antara satu dengan yang lain dan terus bertumbuh. Kondisi ini paling berpengaruh terhadap perubahan waktu HPL yang tertampil di USG. Pada pemeriksaan terakhir terkait HPL pada usia kandungan 22 minggu, dokter umumnya akan membandingkannya dengan hasil tes USG yang pertama kali Anda lakukan. 

Abdomen atau Vagina 

Ada dua metode USG yang umum dilakukan pada ibu hamil. Pertama adalah USG di abdomen atau perut. Lalu yang kedua adalah tes USG lewat vagina atau yang dikenal sebagai USG transvaginal. Kedua metode ini dapat menjadi cara menentukan HPL USG. Namun khusus untuk transvaginal, metode ini hanya dapat dilakukan ketika usia kandungan masih kecil. 

Metode USG transvaginal umum dilakukan kepada perempuan dengan usia kandungan 7—10 minggu. Dokter lebih menyarankan metode USG ini karena dinilai lebih akurat dalam menggambarkan kondisi janin. Penggambaran yang lebih akurat akan berimbas ke lebih tepatnya waktu lahir yang dapat diperkirakan. 

Dapat Meleset 

Meskipun menggunakan alat USG yang paling canggih sekalipun, HPL yang tertampilkan bisa saja tidak akurat dan meleset jauh dari perkiraan. Besaran nilai melesetnya bahkan bisa jauh dari margin of error. Kondisi ini terjadi apabila ada kelainan perkembangan janin. Waktu yang meleset jauh pun dapat terjadi apabila cara menentukan HPL USG dilakukan lewat dari 18 minggu. 

Karena alasan-alasan tersebutlah, hasil dari USG tidak selalu dijadikan oleh dokter untuk menentukan HPL. Beberapa dokter tetap lebih merekomendasikan penentuan HPL lewat hari pertama haid terlahir yang ditambah dengan 280 hari. Namun, cara menentukan HPL USG juga akan tetap menjadi pertimbangan, khususnya bagi ibu hamil yang memiliki jadwal menstruasi tidak teratur. 

*** 

Cara menentukan HPL USG hanya satu dari banyak cara mempertimbangkan hari kelahiran sang buah hati. Ada banyak cara lain yang bisa Anda gunakan untuk melakukan persiapan kelahiran. Namun, selalu konsultasikan semuanya dengan dokter Anda, ya.

Alat-Alat untuk Pengukuran dan Pemeriksaan Antropometri

Bagi sebagian masyarakat Indonesia, pemahaman mengenai pemeriksaan antropometri masih terbilang menjadi bahan yang belum dikenal secara luas. Antropometri secara umum hanya digunakan untuk meneliti status gizi pada anak. Sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan No 1995/MENKES/S/2010.

Dalam keputusan tersebut pengukuran ini mengikuti standar yang telah ditetapkan oleh WHO pada tahun 2005. Selain itu dijelaskan pula mengenai bagaimana tolok ukur yang digunakan dalam mengukur status gizi anak, yang perlu diketahui adalah antropometri tak hanya populer sebagai alat pengukur status gizi pada anak tetapi juga kontribusi lebih di bidang kesehatan.

Alat Pemeriksaan Antropometri

  1. Antropometer

Merupakan instrumen antropometri yang paling umum digunakan, fungsi alat ini adalah untuk mengukur dimensi tubuh manusia. Khususnya pada bagian tubuh yang berbentuk datar, alat ini terdiri dari beberapa batang yang bisa digunakan dan bentuknya memanjang vertikal. Selain itu, terdapat sliding block yang bisa dipindahkan ke atas dan ke bawah.

  1. Sliding Caliper

Instrumen kedua yang digunakan untuk pemeriksaan, merupakan caliper yang biasanya digunakan pada alat-alat. Teknik yang kerap kali dilihat, meski demikian sliding caliper yang digunakan untuk pengukuran ini telah disesuaikan dengan khusus sehingga presisi pengukuran dan keamanannya dapat lebih bisa terjaga.

  1. Small Spreading Caliper

Alat ukur antropometri ini memiliki jenis yang sama dengan caliper, namun dari ujung caliper ini berbentuk setengah lingkaran. Fungsinya berbanding terbalik dengan antropometri, yakni mengukur dimensi tubuh yang tidak berbentuk lurus. Bagian yang diukur menggunakan alat ini di antaranya seperti kepala, lengan, pinggul, kaki dan lainnya.

  1. Large Spreading Caliper

Alat terakhir adalah spreading caliper, bentuknya sama dengan small sporeading caliper yang membedakan hanya instrumen ini terletak pada pengukuran yang dua kali lipat lebih besar. Alat ini bisa digunakan sebagai pelvimeter, meskipun fungsinya untuk mengukur bagian tertentu dari tubuh manusia.

Manfaat Kesehatan

Menurut CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit) di Amerika Serikat, antropometri merupakan pengukuran dimensi tulang dan jaringan adiposa (lemak) pada bayi yang baru lahir. Pemeriksaan ini juga termasuk pemantauan berat badan dan panjang badan bayi, bentuk dan ukuran lingkar kepala hingga penampakan leher, mata, hidung hingga telinga bayi.

  1. Indeks Berat Badan Menurut Umur (BB/U)

Kategori ini digunakan untuk menentukan kategori bayi atau anak yang memiliki berat badan sangat kurang, berat badan kurang, berat badan normal dan risiko berat badan lebih. Berat badan bayi yang baru lahir adalah saat nilai Z-score pada pengukuran antropometri berada pada -2 SD sampai dengan +1 SD.

  1. Indeks Panjang Badan atau Tinggi Badan

Untuk menentukan kategori bayi atau anak yang sangat pendek (stunting), pendek, normal dan tinggi, untuk panjang normal bayi yang baru lahir dan tingginya dikatakan idela jika Z-score pada pengukuran berada pada -2SD sampai dengan +3SD. Tinggi rata-rata bayi yang baru lahir berkisar 49,9 cm untuk laki-laki dan untuk perempuan 49,1 cm.

  1. Indeks Berat Badan dan Massa Tubuh

Pemeriksaan antropometri pada kategori ini digunakan untuk menentukan bayi atau anak yang mengalami gizi buruk, kurang, baik, berlebih hingga obesitas. Bayi atau anak bisa dikatakan memiliki gizi baik atau normal jika hasil dalam pengukuran Z-score menunjukkan pada angka kisaran -2SD sampai +1SD.

  1. Lingkar Kepala

Dalam pengukuran ini lingkar kepala bayi juga ikut di pantai, lingkar kepala yang normal atau cukup adalah 35 cm. Biasanya pertambahan besar lingkar kepala bayi laki-laki lebih besar 1 cm ketimbang bayi perempuan.

Beberapa Opsi Sayuran Berwarna Merah

Beberapa Opsi Sayuran Berwarna Merah

Sayuran berwarna hijau bukanlah satu-satunya sayuran sehat di luar sana. Menurut Mayo Clinic, sayuran berwarna merah, seperti tomat dan paprika, dapat membantu mengurangi resiko diabetes, osteoporosis, dan kolesterol tinggi.

Sayur-sayuran berwarna merah alami itu sehat dan tinggi nutrisi, sumber vitamin yang bagus dan produk yang sempurna untuk mengkonsumsi antioksidan yang sangat bermanfaat bagi tubuh Anda.

Fitonutrien yang memberi warna merah pada keindahan sayur-sayuran ini juga memiliki manfaat kesehatan yang kuat. Warna yang lebih pekat, seperti rona gelap pada bit, biasanya berarti sayuran lebih kaya fitonutrien ini termasuk antioksidan, vitamin, dan mineral. Nutrisi ini telah terbukti membantu mencegah kanker, melawan penyakit kronis, dan memperkuat sistem kekebalan.

Sayuran berwarna merah mendapatkan rona dan nutrisi tambahan dari likopen dan antosianin. Likopen adalah antioksidan yang terbukti dapat mengurangi resiko penyakit jantung, melindungi mata, melawan infeksi, dan melindungi dari kerusakan akibat asap tembakau.

Para peneliti juga mempelajari potensi perlindungannya terhadap kanker prostat dan tumor lainnya. Antosianin dipercaya dapat melindungi hati, meningkatkan penglihatan, serta menurunkan tekanan darah dan peradangan.

Menurut National Cancer Institute, terlepas dari manfaatnya, 95 persen orang dewasa tidak mendapatkan cukup sayuran berwarna merah dan oranye. Untuk mendapatkan cukup asupan sayuran berwarna merah yang banyak manfaatnya, berikut beberapa sayuran yang bisa Anda jadikan pilihan:

  • Bit

Bit adalah salah satu sayuran kaya antioksidan. Mereka juga merupakan sumber potasium, serat, folat, vitamin C, dan nitrat. Untuk hasil terbaik, cobalah memanggang bit dengan sedikit minyak yang menyehatkan jantung dan menumis sayuran untuk kandungan vitamin A, C, dan K yang tinggi. Anda juga dapat minum jusnya, tetapi para peneliti merekomendasikan untuk berhati-hati dalam mengkonsumsinya.

  • Kubis merah

Meskipun sayuran ini bisa tampak lebih ungu daripada berwarna merah, kubis berbagi banyak manfaat dengan saudara kandungnya seperti kubis Brussel, dan brokoli. Warnanya yang dalam berasal dari antosianin, antioksidan kuat yang dapat menurunkan resiko gangguan otak, kanker, dan penyakit kardiovaskular. Kubis merah dikemas dengan vitamin dan mineral serta sumber serat, vitamin B6, kalium, dan mangan yang bagus.

  • Paprika merah

Sayuran manis ini memiliki dosis vitamin A harian Anda, tiga kali lipat dosis harian vitamin C Anda, dan hanya 30 kalori. Paprika merah adalah pilihan yang bagus untuk fungsi kekebalan tubuh yang sehat dan kulit yang bercahaya. Konsentrasi vitamin C yang tinggi membantu melindungi dari infeksi. Kunyah mentah atau dimasak untuk mendapatkan vitamin B6, vitamin E, dan folat.

  • Tomat

Dari saus pasta hingga salad caprese segar, tomat memberikan manfaat tersembunyi. Tomat adalah sumber likopen, vitamin C, dan kalium yang bagus. Menurut National Institutes of Health, sekitar 85 persen likopen dalam makanan kita berasal dari tomat segar dan produk tomat. Sementara semua varietas memberikan manfaat nutrisi, tomat yang dimasak dengan sedikit minyak memudahkan tubuh Anda menyerap likopen.

Sayuran berwarna merah merupakan bagian penting dari makanan sehat. Pastikan untuk memasukkannya setiap hari, tetapi jangan lupa untuk memakan seluruh sayur dengan berbagai macam warna. Menurut penelitian, orang yang makan berbagai macam sayuran dan buah-buahan memiliki resiko lebih rendah terkena beberapa penyakit kronis.

Kapan Anak Perlu ke Dokter Mata?

Melakukan pemeriksaan mata pada anak secara teratur harus dimulai sejak usia 3 hingga 5 tahun karena sangat penting.  Keuntungan dari pemeriksaan mata secara teratur ke dokter mata mampu untuk mendeteksi masalah mata pada anak, biasanya pemeriksaan dilakukan saat orang tua mengetahui si anak mengalami gejala awal seperti kesulitan melihat dari jarak tertentu.

Pemeriksaan mata dilakukan guna memastikan kondisi mata pada anak sehat dan tidak memiliki masalah penglihatan yang bisa mengganggu kinerja. Seperti saat sekolah, sehingga berpotensi memengaruhi kesehatan anak lebih jauh dari itu. Di Amerika Serikat, menurut National Insitutes of Health menemukan jika sekitar 35 persen anak prasekolah mengalami masalah rabun dekat.

Waktu tepat Anak ke Dokter Mata

Para orang tua disarankan untuk memilih waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan mata anak, waktu yang tepat adalah ketika mood atau perasaan si anak sedang baik-baiknya dan tidak rewel. Anak jarang mengeluhkan kondisi penglihatan, karena itu orang tua harus waspada akan beberapa hal yang biasanya mengarah pada masalah mata, seperti berikut ini.

  • Bayi Terlahir Prematur

Biasanya bayi dalam kondisi memiliki berat badan yang rendah, bayi ini biasanya terpapar oksigen yang tinggi sehingga mengalami masalah pada retina. Untuk orang tua segera meminta kepada dokter untuk melakukan pemeriksaan dengan RetCam.

  • Terlihat Seperti Mata Kucing

Kondisi ini terlihat terutama ketika terkena cahaya terang atau saat di foto, ini menjadi salah satu gejala tumor. Jangan menunda pergi ke dokter karena ini sangat berhubungan dengan keselamatan si anak.

  • Bola Mata tidak Normal

Apabila bola mata tidak normal sejak lahir dari segi bentuk, ukuran dan gangguan gerakan maka wajib bagi para orang tua untuk segera memeriksakan anak ke dokter agar segera mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

  • Juling Hingga Usia 4 Tahun

Jika mata anak masih juling meskipun sudah berusia empat tahun dan tidak ada kontak mata saat berhadapan meskipun pada jarak dekat, kondisi ini segera harus mendapatkan pertolongan dari dokter.

  • Mata Merah

Mata sering merah, berair hingga mengeluarkan kotoran atau belekan harus segera dibawa ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat. Jika tidak segera mendapat penanganan dikhawatirkan kondisi’ akan semakin memburuk.

  • Kelainan di Sekitar Kelopak

Kelainan yang muncul bisa seperti bulu mata mengarah ke dalam, kelopak mata tidak terbentuk atau kelopak mata turun. Tentunya dalam kondisi ini anak segera harus mendapatkan penanganan yang tepat dan benar.

Menurut American Adademy of Opthalmology dan American for Pediatric Ophtalmology and Strabismus, orang tua harus mulai memeriksakan kondisi anak sejak awal si anak dilahirkan. Mata bayi yang baru saja lahir biasanya akan diperiksa menggunakan tes refleks merah untuk mengecek apakah mata bayi normal, atau apakah adanya kemungkinan tanda-tanda kelainan penglihatan.

Ketika bayi sudah berusia enam hingga satu tahun, orang tua bisa kembali ke dokter mata untuk memeriksakan kondisi mata anak dan melihat bagaimana perkembangannya. Setelah itu, di usia tiga sampai 3,5 tahun anak perlu menjalani pemeriksaan lanjutan dan tes ketajaman mata guna memastikan kondisi penglihatannya.

Setelah anak menginjak usia 5-6 tahun, diperlukan lagi pemeriksaan ke dokter karena pada rentang usia ini sangat rentan bagi anak mengalami masalah mata. Seperti mengalami tanda-tanda rabun jauh, di usianya saat ini anak perlu memeriksakan kondisi mata setidaknya dua tahun sekali setelah itu.

Kalori Singkong Goreng yang Perlu Diperhatikan Sebelum Disantap

kalori singkong goreng

Salah satu makanan pokok yang terkenal dan baik bagi kesehatan adalah singkong. Singkong juga dapat dijadikan bahan dasar pembuatan kue yang bebas gluten dan relatif aman untuk dikonsumsi bagi orang yang rentan mengalami alergi.

Singkong dapat diolah dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan digoreng. Namun, perlu diperhatikan bahwa gorengan adalah salah satu jenis makanan yang mempunyai efek buruk bagi tubuh. Sebelum mengkonsumsinya, Anda perlu mengetahui jumlah kalori singkong goreng dan bagaimana manfaatnya bagi tubuh.

Kalori Singkong Goreng dan Kandungan Nutrisinya

Singkong memiliki jumlah kalori yang cukup tinggi, yaitu mencapai 165 kalori per 100 gram dalam kondisi mentah. Sumber kalori dari singkong ini sebanyak 98% berasal dari karbohidrat.

Berikut rincian kandungan kalori dan nutrisi pada singkong dengan takaran 100 gram:

  • Kalori: 165
  • Serat: 1,9 gram
  • Lemak: 0,3 gram
  • Karbohidrat: 39 gram
  • Sodium: 14 mg
  • Gula: 1,8 gram
  • Protein 1,4 gram
  • Fosfor: 5% RKH
  • Kalsium: 2% RKH
  • Riboflavin: 2% RKH
  • Thiamine: 20% dari rekomendasi konsumsi harian (RKH)

Nutrisi yang terdapat dalam kandungan singkong:

  • Karbohidrat
  • Protein
  • Serat
  • Mineral, termasuk kalium, magnesium, fosfor, dan kalsium
  • Vitamin C dan vitamin A
  • Air.

Cara mengolah singkong dapat mempengaruhi jumlah kalori di dalamnya. Jika direbus, jumlah kalorinya akan naik menjadi 173 kalori per 100 gram dengan komposisi 3% protein, 11% lemak, dan 86% karbohidrat.

Jika digoreng, jumlah kalori singkong goreng tanpa tepung adalah 202 kalori per 100 gram. Komposisinya adalah 62% karbohidrat dan 3% protein. Selain itu, 35% kalori sisanya berasal dari kenaikan kadar lemak dari penggunaan minyak goreng. Jika Anda mencelupkan singkong goreng pada adonan tepung sebelum digoreng, hal itu juga akan meningkatkan kalori singkong goreng. Berikut rincian kalori

Mengolah Singkong Goreng yang Sehat

Untuk mengkonsumsi singkong goreng yang aman adalah dengan mengolahnya sendiri. Anda dapat memastikan bahwa minyak yang digunakan bersih dan bukan minyak bekas. Penggunaan minyak bekas atau jelantah dapat meningkatkan kandungan lemak jenuh yang berbahaya bagi kesehatan.

Selain itu, untuk Anda juga dapat menggunakan minyak tumbuhan seperti minyak canola atau minyak zaitun sebagai pengganti minyak sayur. Anda juga perlu menyaring minyak setelah menggoreng singkong agar minyak penggorengan tidak membanjiri singkong.

Sebelum mengolah singkong dan mengontrol kalori singkong goreng, pastikan Anda mengupas kulitnya sampai bersih. Kemudian rendam singkong dalam beberapa jam sebelum dimasak hingga benar-benar matang sempurna.

Anda juga dapat mengkonsumsi singkong dengan dipadukan sumber nutrisi lain sehingga memperoleh gizi seimbang. Selain itu, Anda dapat mengkonsumsi singkong dalam jumlah wajar karena kalori singkong goreng cukup tinggi.

Jangan Mengkonsumsi Singkong dalam Kondisi Mentah

Pastikan Anda memakan singkong dalam keadaan matang. Meskipun jumlah kalori singkong goreng lebih rendah dibanding singkong mentah, mengkonsumsi singkong dalam keadaan mentah justru lebih berbahaya. Singkong mentah memiliki kandungan sianogenik glikosida yang dapat menjadi racun di dalam tubuh jika dikonsumsi berlebihan.

Singkong juga mengandung Hidrogen sianida (HCN) atau asam sianida. Kandungan sianida berasal dari bercak biru pada singkong. Selain itu, singkong adalah umbi-umbian yang berada di dalam tanah sehingga memungkinkan menyerap logam. Beberapa jenis logam yang ada di dalam tanah adalah arsen dan kadmium yang mana efek zat kimia ini dapat menimbulkan keracunan.

Anda perlu mengolah singkong dengan tepat dan benar sebelum dikonsumsi. Hal ini berguna untuk menghindari bahaya yang tidak diinginkan serta meminimalisir jumlah kalori pada singkong goreng.

Albumin, Zat Penting dalam Tubuh & Efek Sampingnya

Albumin adalah protein yang diproduksi oleh hati yang bersirkulasi dalam plasma (bagian cairan bening dari darah Anda). Albumin merupakan obat yang terbuat dari protein plasma dari darah manusia. Obat ini bekerja dengan cara meningkatkan volume plasma atau kadar albumin dalam darah. 

Meskipun merupakan zat penting dalam tubuh, ternyata albumin pun memiliki efek samping. Kira-kira apa efek sampingnya? Berikut penjelasannya!

Fungsi Albumin 

Albumin digunakan untuk menggantikan kehilangan darah akibat trauma seperti luka bakar parah atau cedera yang menyebabkan kehilangan darah. Obat ini juga digunakan untuk mengobati kadar albumin rendah yang disebabkan oleh operasi, cuci darah, infeksi perut, gagal hati, pankreatitis, gangguan pernapasan, operasi bypass, masalah ovarium yang disebabkan oleh obat kesuburan, dan banyak kondisi lainnya. 

Efek samping Albumin

Meskipun memiliki fungsi baik untuk tubuh, ternyata albumin pun bisa terjadi efek samping juga. Berikut beberapa di antaranya. 

Efek samping yang membutuhkan perhatian medis

Seiring dengan efek yang dibutuhkan, albumin dapat menyebabkan efek yang tidak diinginkan. Meskipun tidak semua efek samping ini terjadi, namun jika terjadi pada Anda mungkin akan memerlukan pertolongan medis segera. Segera kunjungi dokter jika salah satu efek samping berikut terjadi:

Lebih umum

  • Bibir dan kuku biru
  • Batuk
  • Nyeri dada
  • Batuk yang terkadang menghasilkan dahak berbusa dan berwarna merah muda
  • Sulit, cepat atau napas berisik
  • Kesulitan menelan
  • Pusing
  • Detak jantung cepat
  • Gatal-gatal, ruam kulit
  • Peningkatan keringat
  • Kulit pucat
  • Bengkak pada kelopak mata atau di sekitar wajah, bibir, atau lidah
  • Bengkak di kaki dan pergelangan tangan
  • Sesak di dada
  • Kelelahan atau kelemahan yang tidak biasa

Kejadian yang tidak diketahui

  • Penglihatan kabur
  • Ketidaknyamanan pada dada
  • Panas dingin
  • Kebingungan 
  • Pusing, pingsan, atau pusing saat bangun tiba-tiba dari posisi berbaring atau duduk
  • Pingsan
  • Detak jantung atau denyut nadi yang cepat, berdebar, atau tidak teratur
  • Demam 
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Rasa sakit atau ketidaknyamanan di lengan, rahang, punggung, atau leher
  • Berkeringat
  • Muntah

Efek samping yang tidak memerlukan perhatian medis

Beberapa efek samping albumin dapat terjadi yang biasanya tidak memerlukan perhatian dokter atau tim medis lainnya. Karena, efek samping ini mungkin akan hilang selama pengobatan karena tubuh Anda akan menyesuaikan dengan obatnya. 

Selain itu, dokter Anda mungkin akan memberitahu Anda tentang cara-cara untuk mencegah atau mengurangi beberapa efek samping ini. Tanyakan pada dokter jika salah satu efek samping ini berlanjut atau mengganggu atau jika Anda memiliki pertanyaan tentang obat ini:

  • Perasaan hangat 
  • Kehilangan atau perubahan rasa
  • Kemerahan pada wajah, lengan, dan kadang-kadang dada bagian atas

Apakah albumin aman untuk kehamilan dan menyusui?

Sampai saat ini, tidak ada penelitian yang memadai yang dilakukan pada obat ini untuk menentukan penggunaan yang aman dan efektif pada wanita hamil.  Sedangkan pada ASI, albumin bisa hadir di dalam ASI. 

Bagaimana cara kerja albumin?

Albumin adalah protein transpor yang terjadi secara alami yang ditemukan di dalam tubuh. Albumin mengikat banyak zat termasuk bilirubin, asam lemak, hormon, enzim, obat-obatan, pewarna, dan elemen jejak. Albumin bertanggung jawab atas 70% sampai 80% tekanan osmotic plasma normal, mengatur volume darah yang bersirkulasi. Albumin menigkatkan volume darah untuk sementara dan yang tersedia secara komersial difraksinasi dari darah atau plasma dari donor. 

Jadi, kesimpulannya albumin terjadi secara alami di dalam tubuh. Pemberian albumin secara medis digunakan untuk mengobati beberapa masalah hati dan volume darah dan beberapa kondisi lainnya. Sedangkan untuk efek samping, bisa terjadi pada beberapa orang namun sangat kecil risikonya. Jika efek samping terjadi harap segera hubungi dokter.