Apa Saja Penyebab dan Gejala Herpes Simplex Tipe 2 Itu?

Herpes Simplex Tipe 2 (HSV-2) disebut juga sebagai herpes genial. Penyakit ini adalah infeksi menular seksual karena virus herpes simplex. Penyakit herpes simplex sendiri terbagi dalam tipe 1 dan tipe 1. Keduanya sama-sama menular karena kontak langsung. Perempuan lebih rentan mengalami HSV-2 jika dibandingkan dengan laki-laki. Penyakit HSV-2 dapat didiagnosis dengan beberapa pemeriksaan seperti kultur virus untuk mengambil sampel jaringan dari luka herpes, PCR untuk mengambil sampel cairan tulang belakang, atau pemeriksaan darah untuk mengamati antibodi terhadap HSV-2.

Penyebab herpes simplex tipe 2

HSV-2 disebabkan oleh infeksi virus herpes simplex. HSV-2 dapat terjadi melalui penularan berupa kontak langsung dengan penderita. Penularan terjadi karena sentuhan kulit atau ketika melakukan hubungan seksual. Penularan dapat terjadi meski penderita tidak memiliki luka terbuka pada tubuhnya.

Gejala herpes simplex tipe 2

Umumnya orang yang terinfeksi virus penyakit HSV-2 tidak menunjukkan gejala apa pun. Hal tersebut dikarenakan virus belum aktif. Akan tetapi biasanya berbagai gejala HSV-2 akan muncul pada pasien yang telah terinfeksi dan kondisi imun tubuhnya sedang turun. Beberapa gejala tersebut yaitu:

  • Terdapat cairan yang keluar dari vagina
  • Terdapat luka terbuka yang nyeri dan gatal
  • Demam
  • Nyeri pada punggung bwah
  • Hilangnya nafsu makan
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Terdapat luka melepuh yang dapat pecah di area genital
  • Saat buang ir kecil terasa nyeri

Berbagai faktor akan menyebabkan virus HSV-2 yang telah bersarang pada tubuh menjadi aktif dan menimbulkan gejala. Faktor-faktor tersebut meliputi:

  • Stres fisik maupun psikis
  • Kelelahan berlebih
  • Terdapat gangguan medis atau penyakit tertentu
  • Menurunnya kekebalan tubuh
  • Trauma pada hubungan seksul
  • Paparan sinar matahari
  • Menstruasi

Cara mengobati herpes simplex tipe 2

Sayangnya hingga saat ini belum ditemukan obat atau cara untuk menghilangkan virus herpes simplex tipe 2 dari dalam tubuh penderita. Virus akan menetap di tubuh seumur hidup dan menjadi aktif sewaktu-waktu karena faktor-faktor yang sebelumnya telah dijelaskan. Gejala HSV-2 bisa hilang dengan sendirinya tanpa obat. Akan tetapi, pemberian obat tetap bisa dilakukan guna mempercepat proses penyembuhan. Obat tersedia dalam bentuk oral dan salep.

Cara mencegah penularan herpes simplex tipe 2

HSV-2 dapat terjadi akibat penularan dari pasien yang telah menderita. Untuk mencegah penularan HSV-2, beberapa cara dapat diterapkan yaitu:

  • Pasien HSV-2 perlu menghindari hubungan seksual sebab dapat dengan mudah menularkan virus melalui alat genital.
  • Pada ibu hamil dengan gejala herpes simplex tipe 2 maka harus mengonsultasikan kondisinya pada dokter. Hal tersebut bertujuan agar usaha pencegahan penularan HSV-2 pada janin dapat dilakukan.
  • Hindari berganti-ganti pasangan secara seksual sebab dapat meningkatkan risiko terkena HSV-2.
  • Penggunaan kondom saat berhubungan seksual mampu menurunkan risiko tertular HSV-2. Meski demikian, hal tersebut tidak terjamin 100%. HSV-2 dapat menular melalui bagian kemaluan yang tidak tertutup kondom.
  • Khusus untuk laki-laki, disarankan untuk menjalani sunat sebab dapat melindungi dari infeksi virus HSV-2, HIV, serta HPV.

Apabila berbagai gejala dirasakan maka sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter. Selain itu, seseorang yang sempat berhubungan seksual dengan penderita HSV-2 meski menggunakan kondom juga sebaiknya menemui dokter untuk melakukan pengecekan. Jika terbukti menderita herpes simplex tipe 2 maka penanganan dapat dilakukan sesegera mungkin. Konsultasi dengan dokter dapat dilakukan secara online melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *