Anemia Tak Cuma Satu, Ada Banyak Jenisnya yang Perlu Anda Tahu

Rasa pusing dan kurang konsentrasi seringkali tidak terjadi karena demam, melainkan faktor kekurangan zat besi. Apakah Anda juga mengalaminya? Well, kondisi kekurangan zat besi ini membuat sel darah merah tidak bisa membawa oksigen secara cukup ke dalam jaringan tubuh. Akibatnya, Anda jadi terserang yang namanya Anemia

Anemia menyerang secara tidak pandang bulu. Baik generasi tua, muda hingga anak-anak sangat berpotensi mengalaminya. Selain terjadi karena asupan zat besi yang kurang, Anemia ternyata juga dialami ketika sedang menstruasi. Lebih lanjut lagi, Anemia sebenarnya juga menyerang mereka yang punya gaya hidup terlalu sibuk. 

Mungkin, banyak dari Anda yang belum paham bahwa Anemia aslinya dibagi ke dalam beberapa jenis. 

Jenis-Jenis Anemia

1. Sideroblastik

Pada kasus Anemia Sideroblastik, tidak terjadi kasus kekurangan zat besi melainkan malah kelebihan. Mereka yang terserang Anemia tipe ini mempunyai zat besi namun tidak bisa memasukkannya ke dalam hemoglobin. Padahal, hemoglobin ini diperlukan oleh sel darah merah supaya oksigen terangkat secara efisien. 

Ini karena sumsum tulang yang memproduksi sel darah imatur bentuknya adalah cincin. Pada sel darah yang sehat, bentuknya adalah seperti cakram. Nah, kelebihan zat besi yang imatur ini membuat radikal bebas menyerang tubuh sehingga sel darah sehat pun hancur. Mereka yang mengalami anemia Jenis ini terlihat sangat pucat serta sering sakit kepala. 

2. Diamond Blackfan

Anak-anak yang berusia satu tahun bisa terkena Diamond Blackfan Anemia. Ditandai dengan kulit pucat, anak-anak yang menderita jenis anemia ini cenderung terlihat mudah mengantuk. Selain itu, denyut jantungnya seringkali melemah. Hal ini terjadi ketika si kecil tidak memproduksi sel darah merah secara cukup. Penyakit Anemia jenis Diamond Blackfan ini menurun secara genetik dari keluarga yang juga menderita. 

3. Fanconi

Selain Anemia Jenis Diamond Blackfan, ada juga jenis anemia lain yang diturunkan secara genetik yaitu Fanconi. Tipe ini terjadi ketika sel darah merah tidak diproduksi secara cukup oleh sumsum tulang. Anemia jenis ini biasanya didiagnosa punya kesempatan hidup hingga tahun ke 30 saja sejak mereka dipastikan mengidap Anemia Fanconi. 

4. Iron Deficiency

Iron Deficiency adalah jenis Anemia yang dirasakan oleh orang-orang pada umumnya. Normalnya orang membutuhkan zat besi yang cukup guna memproduksi hemoglobin yang cukup untuk sel darah merah. 

Selain karena pola makan yang buruk, Iron Deficiency juga terjadi pada sebagian besar ibu hamil serta wanita menstruasi. Kondisi tertentu seperti kanker usus serta pendarahan pada korban kecelakaan sangat mungkin menyebabkan Anemia terjadi. Penggunaan obat-obatan yang salah dosis juga menyebabkan anemia. 

5. Vitamin Deficiency / Anemia Pernisiosa

Anemia Vitamin Deficiency adalah jenis Anemia yang disebabkan oleh kurangnya asupan vitamin B1-12. Meskipun tubuh Anda secara alami memilikinya, tetapi kenyataanya Anda tetap memerlukan suplemen tambahan guna membantu tubuh memproduksi sel darah merah secara cukup. 

Kekurangan vitamin B1 hingga B12 membuat tubuh tidak mampu memproduksi sel darah yang berkualitas. Biasanya hal ini disebabkan oleh diet yang salah sehingga nutrisi yang penting malah hilang dan rusak.

5. Anemia Akibat Penyakit Tertentu

Beberapa jenis penyakit tertentu seperti kanker, HIV AIDS, penyakit ginjal dan radang akut mampu mengganggu produksi sel darah merah sehingga Anda jadi kekurangan zat besi. 

6. Anemia Aplastik

Anemia jenis ini terjadi pada penderita autoimun. Gejalanya ditandai oleh wajah yang tiba-tiba memucat karena sel darah merah tidak berproduksi dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *