6 Obat untuk KB Fertilitas Alami Tanpa Alat Kontrasepsi

Alat kontrasepsi diciptakan untuk pasangan yang sedang ingin mencegah kehamilan. Ada banyak pilihan alat kontrasepsi yang bisa dipertimbangkan di antaranya ialah obat untuk KB fertilitas, IUD, suntik KB, implan KB, dan sebagainya. 

Selain itu, kamu juga bisa mencegah kehamilan secara alami, lho! Nah, tahukah kamu apa saja obat untuk KB fertilitas yang alami yang bisa kamu lakukan? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Tidak berhubungan seks

Salah satu KB alami yang bisa dicoba untuk mencegah kehamilan dan terjamin 100% efektif adalah abstinence atau tidak berhubungan seksual.

Selain itu, kamu juga sudah pasti tidak akan terkena penyakit menular seksual (kelamin) dari pasangan karena tidak melakukan hubungan seks. Menghindari hubungan seks artinya tidak melakukan sexual intercourse (penetrasi) ataupun sexual outercourse (tanpa penetrasi).

Namun, jika ingin menggunakan KB ini sebagai kontrasepsi alami, kamu dan pasangan harus sepakat untuk sama-sama menahan gairah seks satu sama lain.

2. Senggama terputus

Senggama terputus juga dikenal sebagai “keluar di luar”. Artinya, saat berhubungan seksual, pasangan pria akan menarik penisnya keluar dari vagina sebelum terjadi ejakulasi (keluarnya sperma). Untuk mempraktikkan KB alami ini, kamu membutuhkan konsentrasi tinggi agar berhasil melakukannya. Namun, tidak semua orang bisa berkonsentrasi penuh pada saat melakukan hubungan intim.

Pasangan pria mungkin saja tidak sengaja mengeluarkan sedikit cairan saat penis masih berada di dalam vagina. Cairan ini bisa saja mengandung sperma di dalamnya. Jadi, KB alami ini bisa dikatakan gagal jika sel sperma itu berhasil berenang masuk ke dalam rahim dan membuahi sel telur. Alhasil, kehamilan bisa terjadi saat sel telur yang sudah dibuahi kemudian menempel pada dinding rahim.

3. Metode fertility awareness

Fertility awareness juga dikenal sebagai natural family planning. Metode fertility awareness adalah salah satu KB alami yang dilakukan dengan cara mencatat siklus menstruasi pasangan. Berdasarkan siklus menstruasi tersebut kamu bisa tahu kapan indung telur melepaskan sel-sel telur setiap bulannya (ovulasi).

Jika ingin mencegah kehamilan menggunakan KB alami ini, kamu bisa melakukannya dengan menghindari berhubungan seksual bersama pasangan selama masa subur. Biasanya, masa-masa paling subur dari seorang wanita adalah mendekati ovulasi.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghitung masa subur jika ingin menggunakan fertility awareness sebagai KB alami, di antaranya:

  • Cek suhu basal tubuh
  • Cek lendir serviks
  • Metode kalender

4. Memberikan ASI eksklusif pada bayi 

Menariknya, memberikan ASI eksklusif pada bayi juga bisa menjadi cara KB alami. Metode ini dikenal dengan nama amenore laktasi. Ini karena menyusui dapat membantu menunda ovulasi hingga enam bulan setelah pasangan melahirkan.

KB alami ini tergolong efektif untuk kurun waktu tertentu. Hal ini disebabkan oleh hormon yang dibutuhkan untuk melancarkan produksi ASI dapat mencegah pelepasan hormon ovulasi.

Namun, mengingat KB alami ini hanya mampu membantu menunda kehamilan hingga enam bulan, sebaiknya menggunakan metode kontrasepsi lain setelah lewat dari masa itu.

Manfaat dari menerapkan metode amenore laktasi sebagai KB alami pilihan adalah sebagai berikut:

  • Tidak memiliki efek samping.
  • Mudah dan tidak membutuhkan biaya apa pun.
  • Tidak memengaruhi keseimbangan hormon di dalam tubuh.
  • Tidak membutuhkan berbagai jenis pengobatan.
  • Bekerja secara efektif.
  • Hubungan seks dengan pasangan terasa lebih nikmat tanpa ada gangguan alat kontrasepsi.

5. Outercourse

Cara KB alami lainnya agar tidak hamil adalah outercourse. Artinya, kamu tetap bisa melakukan hubungan seksual dengan pasangan, tetapi tanpa melakukan sexual intercourse, seperti penetrasi.

Saat outercourse, kamu hanya diperbolehkan untuk melakukan aktivitas seks seperti berciuman, pijatan mesra, seks oral, masturbasi (onani), saling meremas, atau seks menggunakan mainan (sex toys).

Outercourse tentu bisa menjadi satu dari beragam pilihan KB jika ingin mencegah kehamilan secara alami. Pasalnya, kamu masih bisa menikmati aktivitas seks dengan pasangan selama tidak ada pertukaran cairan tubuh dari alat kelamin.

Jika ingin menerapkan KB alami ini, kamu bisa menggunakan dental dam atau kondom demi mengurangi risiko penularan penyakit kelamin.

6. Ramuan dan obat tradisional

Ramuan herbal dan obat tradisional disebut-sebut dapat menjadi KB alami sebagai pencegah kehamilan. Namun, penelitian untuk membuktikan seberapa efektif obat tradisional dan ramuah herbal sebagai kontrasepsi masih sangat terbatas. Salah satu herbal yang telah diuji melalui sebuah penelitian adalah kunyit.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Molecular Reproduction and Development menunjukkan bahwa kurkumin yang terkandung pada kunyit dapat menjadi kontrasepsi alami yang ideal. Studi ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sperma manusia dan tikus.

Selanjutnya dari sperma tersebut dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui pengaruhnya pada motilitas (pergerakan sperma), reaksi akrosom (proses sperma menembus sel telur), dan pembuahan.

Hasilnya, sperma dengan kandungan kurkumin dapat menurunkan motilitas, akrosom, dan fertilisasi tikus. Tak hanya itu, pemberian kurkumin, terutama melalui vagina tikus juga menyebabkan penurunan kesuburan yang drastis.

Penelitian tersebut merupakan studi pertama yang membuktikan efek kurkumin berupa penghambatan fungsi sperma, pembuahan, dan kesuburan. 

Setelah membaca pemaparan di atas, kamu mungkin akan mempertimbangkan kontrasepsi atau obar untuk KB fertilitas terbaik untukmu dan pasangan. Jadi, jangan ragu untuk melakukan konsultasi ke dokter guna mendapatkan keputusan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *